NEVALION LIFE STORY

NEVALION LIFE STORY
Chapter 8



NEVALION LOVE STORY


***Flashback***


Mahen pun jalan bersama pak guru untuk menemui Nevalion yang sedang berada di lantai atas.


"Selamat pagi pak guru"Ucap Zahro sembari mencium tangan pak guru.


"Iya selamat pagi juga."Ucap pak guru.


Nevalion pun mengikuti Zahro untuk mencium tangan pak guru itu


***Flashback end***


"Halo nak apakah kamu yang mengerjakan soal ini?"Ucap pak guru itu sembari menunjukkan kertas soalnya.


"Iya pak saya yang mengerjakan soal itu."Ucap Nevalion dengan santai.


"Hmmm kalau gitu kamu mau ikut lomba matematika yang akan di adakan 2 bulan lagi?"Ucap pak guru itu menawarkan untuk mengikuti lomba matematika.


"Iya pak saya mau."Ucap Nevalion dengan santai.


"Okay kalau gitu nanti bapak kasih materi nya biar kamu bisa pelajari."Ucap pak guru itu.


"Iya pak terima kasih."Ucap Nevalion.


"Kalau begitu bapak kembali ke ruang guru dulu ya."Ucap pak guru.


"Iya pak"Ucap semua yang berada di sana.


******


Ke esokan hari


Hari ini adalah hari di mana kelas tetap di bagikan.


Nevalion datang ke sekolah dia langsung melihat Mading untuk melihat di mana kelas dia.


Nevalion pun menemukan kalau dia berada di kelas 71 kelas unggulan.


Nevalion naik kelantai atas karena kelas dia berada di lantai atas.


Nevalion pun langsung masuk ke kelas nya yang berada tidak jauh dari tangga.


Nevalion pun langsung tidur dan menunggu bel berbunyi, tetapi baru beberapa menit Nevalion tidur dia langsung terbangun karena seseorang menepuk bahu dia.


Saat Nevalion melihat orang itu dia adalah tidak lain dan tidak bukan adalah Arsya.


"Hai Nevalion kita bertemu lagi"Ucap Arsya dengan senang karena bisa sekelas dengan Nevalion.


"Y"Ucap Nevalion dengan muka datar dan melanjutkan tidur nya.


"Haihh seperti kemarin kamu selalu mengacuhkan orang dan tidak pernah memperdulikan apapun."Ucap Arsya.


"Hey Nev aku mau ke kantin apakah kamu ingin ikut atau nitip?."Ucap Arsya menawarkan.


"Aku nitip saja, aku mau apa saja yang penting bisa kenyang."Ucap Nevalion sembari mengeluarkan duit.


"Okay aku akan ke kantin dulu."Ucap Arsya sembari berjalan keluar kelas.


Nevalion langsung melanjutkan tidur nya tetapi baru ingin tidur, meja dia di gebrak.


Nevalion pun langsung mengangkut kepala nya dan melihat 3 orang pria memasang wajah garang.


"Serahkan duit lu sekarang!!."Ucap seorang pria yang di tengah dan sepertinya dia adalah ketua nya.


"Haihh dah jaman begini masih aja ada yang malak yaa."Ucap Nevalion heran.


"Hei bocah cepat berikan uang lu!!."Ucap orang tadi sembari menjulurkan tangannya meminta.


"Kalau saya tidak ingin memberikan bagaimana?"Ucap Nevalion menantang.


"Lu akan kami hajar sampai mampus"Ucap orang tadi sembari memasang wajah sangar.


"Benarkah? apakah kamu bisa?."Ucap nevalion mengejek mereka bertiga.


"Si4l4n lu!! akan gw hajar lu sampai mampus!!."Ucap orang tadi sambil mengarahkan tinjunya ke arah Nevalion.


"Eitss tidak kena."Ucap Nevalion sembari menghindar dari tinjuan orang itu.


Tetapi saat Nevalion menghindari Serangan tadi 2 orang lain nya pun langsung menyerang Nevalion bersama.


Nevalion pun tidak bisa menghindari serangan dari mereka berdua jadi Nevalion hanya menangkis serangan mereka.