NEVALION LIFE STORY

NEVALION LIFE STORY
Chapter 1



Nevalion


Di pagi yang cerah di sekolah SDN 03 ada seorang anak bersama teman teman nya menunggu di depan ruang rapat untuk mengetahui nilai mereka yang akan menentukan mereka bisa masuk ke SMP favorit atau tidak.


Dan mereka juga menunggu siapa saja 10 besar di sekolah mereka.


Beberapa saat kemudian mereka pun akan mengetahui siapa saja yang masuk 10 besar mereka semua yang berada di depan ruang rapat berdoa agar mereka masuk ke daftar 10 besar dan yang di dalam ruang rapat pun para orang tua berdoa kepada yang maha kuasa agar anak mereka bisa mendapatkan 10 besar.


Atau tidak nilai mereka cukup untuk bisa masuk ke SMP favorit atau nilai mereka cukup untuk masuk ke SMP negeri.


"Okay ibu ibu dan bapak bapak sekalian yang berada di ruang rapat, di akhir acara ini saya akan menyebutkan daftar siswa


yang memasuki 10 besar di sekolah ini, AYOO SEMUANYA TEPUK TANGAN DULU YANG SEMANGAT agar hati para orang tua tenang walaupun sedikit."Ucap kepala sekolah sembari menyemangati para orang tua agar tidak terlalu tegang.


"Okay bapak dan ibu semuanya saya akan menyebutkan nama nama anak yang memasuki 10 besar, urutan ke 10 adalah.... Nevalion tepuk tangan semuanya untuk Nevalion ayo Nevalion kalau kamu ada di luar silahkan masuk."Ucap kepala sekolah mempersilahkan Nevalion untuk masuk.


Nevalion pun kaget karena namanya dia dipanggil.


Nevalion yang sudah tidak berharap akan mendapatkan 10 besar pun hanya diam menunggu ibunya selesai rapat.


tetapi saat sudah selesai ujian dia baru sadar akan kebodohannya itu yang hanya bermalas-malasan dan tidak mau belajar dia sungguh takut kalau dia mendapatkan nilai yang buruk dan tidak bisa masuk ke SMP favorit nya dan SMP itu sudah turun temurun di keluarga besar nya dan semuanya masuk ke SMP itu.


Dan dia pun ingin juga masuk ke SMP itu agar bisa meneruskannya walaupun sudah di bilang orang tua nya untuk masuk ke SMP mana saja.


Walaupun orang tuanya bilang begitu dia sudah tahu keadaan keuangan keluarga nya apalagi bapak nya hanya seorang tukang ojek pangkalan yang sudah jarang orang lain naiki karena sudah ada ojek online yang lebih memudahkan mereka.


Dan ibunya hanya bekerja sebagai buruh cuci Nevalion pun tidak ingin menambah beban orang tuanya dia pun mencari cara agar dia bisa mendapatkan nilai yang tinggi di Ujian Nasional.


Tetapi dia tahu kalau dia belajar pun memang akan berguna tetapi itu sudah tidak berarti lagi karena UN nya sudah selesai dan dia sudah pasrah dan menyesali apa yang dia perbuat.


Dan dia pun ke rumah saudara nya untuk bercerita kepada saudaranya yang sudah akan masuk SMA dan saudara nya menyarankan "Nev aku rasa kamu sudah saatnya deh untuk berdoa kepada yang maha kuasa, sholat yang rajin, baca Qur'an setiap hari, dan berbakti lah kepada kedua orang, insyaallah kalau kamu melakukan itu karena Allah itu semua akan menjadi berkah dan kamu akan mendapatkan manfaatnya."Ucap saudara nya menyarankan untuk berubah menjadi lebih baik.


"Baiklah kak insyaallah saya akan merubah diri saya menjadi lebih baik, makasih ya kak sudah memberikan saya saran." Ucap Nevalion berterima kasih kepada saudaranya karena telah mengasih saran kepada dia.


"Ya tidak apa-apa itu sudah seharusnya sebagai saudaramu aku membantu kamu saat kamu susah."Jawab saudara nya Nevalion.


Dia pun mengikuti saran yang di berikan oleh saudara nya dia melakukan semuanya secara rutin saat di bulan puasa pun dia menambahkan jadwalnya untuk berlari santai di pagi hari agar tubuhnya sehat.