
NEVALION LIFE STORY
***Flashback***
"Apa! 10 menit!? yang benar saja hey kamu apakah kamu menyelesaikan soalnya dengan asal asalan?"Ucap Mahen menanyakan pertanyaan yang sama yang di tanyakan oleh Zahro.
***Flashback End***
"Haihh kenapa pada tidak percaya dengan saya sih, kak Mahen, kak Zahro, saya sungguh menyelesaikan tes itu dengan sungguh sungguh kalau kalian tidak percaya cek aja sendiri jawaban nya apakah jawaban saya asal asalan atau tidak."Ucap Nevalion menyarankan untuk mengecek jawaban dia.
"Baiklah kakak akan mengecek nya sekarang kamu jangan kemana-mana tetap di sini."Ucap Mahen.
Mahen pun membawa kertas itu ke ruangan OSIS, karena jawaban tes nya berada di dalam ruang OSIS.
Mahen pun langsung mengeluarkan kertas jawaban Nevalion dan kunci jawaban tes nya, dan langsung mengoreksi jawaban punya Nevalion.
"Haihh ternyata dia mengerjakan soalnya seperti yang di katakan Zahro asal asalan sepertinya dia memang tidak mauasuk ke kelas unggulan, biarkanlah itu urusan dia."Ucap Mahen menghela nafas dan pasrah saja.
Tok tok tok
"Iya silahkan masuk."Ucap Mahen mempersilahkan masuk.
"Mahen apakah kamu melihat kertas soal buat ujian sekolah? soalnya sepertinya terselip diantara soal tes."Ucap seorang pria.
"Sepertinya tidak pak guru."Ucap Mahen sembari mencari kertas soal yang di maksud di meja OSIS
"Lah itu yang kamu pegang kertas soal buat ujian sekolah."Ucap pria itu yang ternyata seorang guru.
"Yang ini pak maksud bapak?"Ucap Mahen sambil mengangkat kertas punya Nevalion.
"Iya yang itu kertas nya mana sini bapak mau lanjutin bikin soalnya lagi."Ucap pak guru itu sembari mengambil kertas yang ada di tangan Mahen.
"Tapi kan ini belum Pernah di ajarin sama bapak dan bapak akan ngajarin ini masih lama, dan kamu sudah menyelesaikan nya tanpa kesalahan apapun, apakah kamu melihat di internet?."Ucap pak guru itu sembari memasang wajah kebingungan.
"Sebenarnya bukan saya pak yang menyelesaikan soalnya tetapi ada satu anak baru yang menyelesaikan nya."ucap Mahen.
Mahen pun menceritakan apa yang terjadi secara rinci tanpa ada kesalahan.
"APA!! SERIUS KAMU MAHEN TIDAK BERCANDA KAN KAMU DENGAN BAPAK!?." Ucap pak guru itu.
"Awalnya saya juga mengira ini bercanda, dan saya sudah mengeceknya di kunci jawaban itu salah semua, dan yah saya hanya menghela nafas saja dengan apa yang terjadi, terus bapak masuk dan menanyakan kertas soal itu dan mengatakan kalau jawaban nya benar semua apalagi itu buat ujian nanti.
Dan saya kira bapak sedang bercanda dengan saya tetapi itu tidak mungkin karena muka bapak terlihat serius." Ucap Mahen.
"Kalau begitu sebaiknya kita ke tempat anak itu berada."Ucap pak guru itu mengajak Mahen untuk ketemu
"Baik pak mari saya antar bapak ke tempat anak itu."Ucap Mahen sembari mempersilahkan pak guru jalan.
"Terima kasih Mahen."Ucap pak guru.
"Sama sama pak."Ucap mahen.
Mahen pun jalan bersama pak guru untuk menemui Nevalion yang sedang berada di lantai atas.
"Selamat pagi pak guru"Ucap Zahro sembari mencium tangan pak guru.
"Iya selamat pagi juga."Ucap pak guru.
Nevalion pun mengikuti Zahro untuk mencium tangan pak guru itu.