
Keesokan Paginya Bian Tidak Membangunkan Estre Untuk Sholat Subuh Dan Mengabaikan Estre Yang Mencak-mencak Gara2 Bangun Kesiangan Padahal Estre Juga Tidak Berniat Sholat Dan Yang Lainnya
Estre " Loe Masih Marah Sama Gue Hah! Gara-gara Gue Clubbing Dan Sekarang Loe Diemin Gue Dan Gak Bangunin Tidur Gue
Suami Gak Guna!
Tidak Ada Respon Dari Bian
Bian Hanya Diam Dan Tatap Membaca Buku Islami
Estre " BIAN! ( Bentaknya )
Bian Akhirnya Buka Suara Dengan Membentak Estre
Bian " APA! GAK SOPAN KAMU BENTAK2 SUAMI KAMU!
( Bentaknya )
Sendirinya Juga Bentak Gue Idih Jadi Heran Gue Sama Suami Abal-abal Gue
Waras Gak Si Dia Batin Estre
Setelah Di Bentak Bian Estre Diam Dan Sibuk Memainkan Ponselnya
Setelah Perdebatan Unfaedah Tadi Mereka Pun Keluar Dari Kamar Menuju Aktivitas Masing-masing Karena Sebentar Lagi Akan Di Adakan Kerja Bakti Bersama Warga Desa
Dan Yang Tidak Terduga Pun Muncul
Ada Seseorang Menemui Estre Di Pesantren
Siapakah Itu?
Mungkin Fans Fanatik Seorang Estrelytta.
Tin Tin
Suara Mobil Sport Mewah Keluaran Terbaru
Munculah Seseorang Keluar Dari Mobil
Dengan Pakaian Modis Kaos Putih Polos Di Padukan Jaket Jeans Biru Dongker Dan Celana Jeans Berwarna Senada Dengan Jaketnya Dan Tidak Lupa Memakai Kacamata Hitam
Banyak Pasang Mata Yang Memandang Kagum
' *Astaghfirullah Siapa Dia Ganteng Banget
' Ada Artis Disini
' Apakah Dia Mau Ke Pesantren Ini*
Dan Begitulah Tanggapan Mereka Akan Seseorang Yang Keluar Dari Mobil
Dia Berjalan Masuk Ke Pesantren Dan Berhenti Di Depan Estrelytta
.... " Hai Mahasiswa Saya Yang Paling Wow
Estre " Anda Ngapain Kesini?
Dia Adalah Dosen Di Kampus Estrelytta Di Jakarta
Dosen Satria Dia Sangat Tergila-gila Dengan Mahasiswanya Sendiri
Satria " How Are You Baby?
Estre " I'm Fine And You?
Satria " I'm Fine Too
Estre " Anda Tahu Saya Disini
Satria Melepas Kacamata Nya
Satria " Apa Si Yang Gak Tahu Tantang Kamu Dan Jangan Bicara Formal Di Luar Kampus
Btw Kamu Betah Disini ( Melirik Pesantren )
Estre " Terpaksa
Ekhemm Suara Deheman Dari Ustadz Bian
Bian " Assalamu'alaikum Anda Siapa? Dan Perlu Apa?
Satria " Waalaikumsalam Saya Dosennya Estre Dan Saya Kesini Mau Minta Ijin Bawa Estre Ke Pusat Kota
Bian " Ngapain Estre Di Suruh Ke Pusat Kota ( Melirik Estre )
Satria " Saya Di Tugaskan Oleh Pihak Kampus Bahwa Estre Akan Kuliah Privat Di Surabaya Guna Menyelesaikan S1
Dan Sebentar Lagi Skripsi Akan Di Mulai Mohon Bimbingan Untuk Estre Dan Ijinkan Estre Menyelesaikan Kuliahnya
Nih Pasti Bohong Batin Estre
Bian " Baiklah Tapi Saya Juga Ikut
Estre " Ngapain Loe Ikut Gak Usah! ( Estre Mencegah Bian Ikut )
Satria " Maaf Sebelumnya Hanya Saya Dan Estre Yang Akan Kesana Karena Yang Berkepentingan Hanya Kami Berdua
Bian Menghembuskan Nafas Kasar
Bian " Baiklah Kalau Begitu
Estre Pun Bersiap-siap Pergi Dengan Dosen Satria Yang Notabene Fans Fanatik Dari Estrelytta
Dan Mereka Menuju Mobil Sport Satria Dan Pergi Meninggalkan Pesantren
* Di Mobil
Estre " Akting Yang Bagus Pak
Satria " Panggil Satria Aja
Apa Si Yang Ngga Buat Kamu Kita Kencan Oke
Estre " Oke Deh ( Aslinya Si Kepaksa )
Pukul 20.00 Estre Baru Pulang Dan Di Antar Satria Sampai Depan Pesantren
Estre " Makasih Satria Good Night Sampai Ketemu Next Time By
Dan Hati-hati Pulangnya
Satria " Good Night Too By
Mobil Satria Meninggalkan Lingkungan Pesantren
Estre Masuk Ke Pesantren Dan Saat Di Pertengahan Jalan Dia Di Cegat Oleh Santriwati Lain Yang Tidak Suka Dengan Estre Saat Pertama Kali Estre Datang
..... " Ada Jal**g Yang Baru Pulang Nih Guys
Estre " Siapa Loe Hah Jab**y Gak Laku Loe Pasti!
Rara Ya Dia Santriwati Yang Tergila-gila Dengan Ketampanan Ustadz Bian
Estre " Gak Usah Tanya-tanya Ke Gue Dan Gak Usah SkSd Sama Gue Loe Alay
Rara " Loe Bilang Apa Loe Tuh Yang Alay
Dan Loe Gak Usah Dekat-dekat Sama Ustadz Bian Cari Perhatian Loe Kurang Belaian Banget Murahan!
Estre " Sialan Loe Ya ( Estre Langsung Menarik Jilbab Rara Sampai Lepas Dan Menjambak Rambut Rara Dengan Kerasnya )
Rara Juga Membalas Menjambak Rambut Estre
Plak
Teman Rara Yang Namanya Dina Menampar Wajah Estre
Dina " Sok Cantik Loe Jadi Orang
Estre " Emang Gue Cantik ***** Kurang Ajar Loe Nampar Gue
Estre Langsung Melepaskan Jambakan Rara Dan Menampar Dina Dengan Tangannya
Plakk
Suara Tamparan Keras Itu Sampai Di Dengar Oleh Orang2 Di Pesantren Dan Banyak Santri Santriwati Dan Ustadz + Ustadzah Keluar Dari Kamar Mereka Dan Melihat Pertengkaran Mereka
Estre " Dasar Sampah Loe! Itu Rasakan Pembalasan Gue Gila!
Dina Yang Di ****** Langsung Jatuh Dan Di Bagian Bibir Sobek Dan Berdarah Sama Seperti Estre Yang Di ****** Dina Tadi
Estre " Udah Ngerasain Juga Kan
.... " BERHENTI APA-APA AN KALIAN INI BERTENGKAR ITU GAK BAIK IKUT SAYA KE RUANG SIDANG! ( Perintah Dari Ustadz Dan Ustadzah Pesantren )
* Ruang Sidang Pesantren
Bian " Jelaskan! ( Menatap 3 Santriwati Tersebut )
Rara " Estre Yang Salah Ustadz Saya Dan Dina Tanya Baik-baik Sama Estre Tapi Estre Menganggap Kami Pengganggu Dan Melepaskan Jilbab Dan Menjambak Rambut Saya Estre Juga Memaki Saya Dan Dina Di Mengatai Kami Murahan Ustadz
Akhirnya Refleks Dina Menampar Estre Dan Estre Balas Menampar Dina
Bian Yang Dari Tadi Menahan Emosi Dan Mendengar Penjelasan Rara Jadi Murka Dengan Rahang Yang Mengeras Mereka Yang Melihat Wajah Ustadz Bian Jadi Takut
Bian " KAMU KETERLIBATAN ESTRE KAMU HARUS DI HUKUM AGAR KAMU JERA
KAMU JUGA SALAH MALAM2 BARU PULANG! ( Bentaknya Dalam Emosi )
Estre Hanya Diam Dan Menahan Sakit Di Bibirnya Karena Darahnya Dari Tadi Mengalir
Ustadzah Yaya " Jawab Estre! ( Penuh Penegasan )
Estre Tetap Saja Bungkam Dan Pergi Meninggalkan Mereka Dan Pergi Menuju Kamar Dengan Masuk Ke Kamar Mandi Dengan Menangis
Gue Gak Betah Lama2 Di Tempat Ini Gue Harus Pergi Gue Gak Mau Disini Kenapa Mak Lampir Itu Jadi Mengembalikan Fakta Kejadian Tadi Batin Estre Menggebu-gebu
Bian Langsung Masuk Ke Kamar Dan Menemukan Kamar Mandi Yang Terkunci Dan Mendengar Isak Tangis Dan Menduga Estre Menangis
Apakah Ama Tidak Kontrol Emosi Sampai Membentak Istri Ama Sendiri
Ama Sudah Salah Memperlakukan Istri Ama
Ama Menyesal Ya Allah Ampuni Hamba Mu Ini Batin Bian
Ceklek
Pintu Kamar Mandi Di Buka Oleh Estre
Estre Mengabaikan Keberadaan Bian Suaminya
Di Mengambil Handphone Nya Dan Langsung Menghubungi Seseorang
Setelah Menghubungi Seseorang Estre Membereskan Pakaian Dan Di Masukan Ke Dalam Koper
Bian Yang Melihat Itu Langsung Bicara Baik-baik Dengan Estre
Bian " Estre Kamu Mau Kemana?
Estre " Ada Acara Di Tempat Teman Gue Dan Gue Di Undang Untuk Acara Itu
Gue Akan Pergi Beberapa Hari Ini
Bian " Aku Temani Ya
Estre " Gak Usah ( Ketusnya )
Estre Langsung Membawa Kopernya Dan Tas Ransel Dan Menemui Umi Dan Abah Mertuanya
Estre " Assalamu'alaikum Umi Abah
Umi & Abah " Waalaikumsalam Estre
Umi " Nak Kamu Mau Kemana Malam2 Begini Dan Bawa Koper
Estre " Maaf Sebelumnya Umi Estre Ijin Ke Rumah Teman Di Surabaya Dan Dia Mengundang Estre Ke Acaranya
Untuk Beberapa Hari Ini Estre Menginap Di sana
Umi " Kamu Sudah Ijin Sama Bian
Estre " Sudah Umi Estre Sudah Ijin Ke Bian
Abah " Kami Ijinkan Dan Hati2 Biar Bian Yang Antar Kamu Nak
Bian Yang Melihat Itu Hanya Diam Saja
Estre " Makasih Penawaran Nya Tapi Estre Sudah Di Jemput Teman Estre
Estre Duluan Abah Umi
( Menyalami Tangan Kedua Mertuanya ) Assalamualaikum
Umi & Abah " Walaikumsalam
Estre Akhirnya Pergi Dan Di Jemput Oleh Justin Dan Panji
Mereka Menuju Bandara Dan Terbang Ke Bandara Soekarno-Hatta Dan Mereka Akan Ambil Penerbangan Ke Thailand
Beberapa Hari Estre Akan Memenangkan Diri Di Thailand Dan Liburan Bersama Teman2 Nya
Umi " Bian
Bian " Iya Umi Ada Apa?
Umi " Umi Tahu Kamu Sedih Estre Pergi Dan Umi Sama Abah Tahu Tentang Pertengkaran Tadi Seharusnya Kamu Jangan Membentak Estre Kamu Bicarain Baik2 Sama Estre
Estre Keras Kepala Dan Kamu Juga Keras Kepala Dan Akhirnya Estre Mundur Dan Mengalah Pergi
Memang Umi Dan Abah Baru Tahu Dari Ucup Karena Mereka Baru Pulang Dari Pesantren Di Malang
Bian " Bian Menyesal Umi
Abah " Kalo Estre Udah Pulang Selesaikan Masalah Kalian Baik2 Jangan Pakai Emosi