
Malam harinya suasana di halaman rumah Estre sangat ramai banyak orang sedang duduk dan makan sambil mengobrol juga sedangkan Estre sedang berada di teras rumahnya dengan bermesraan dengan dokter Pandu ( cuma pura-pura aja lo guys ) disaat Estre dan Pandu sedang bermesraan dengan khas orang yang lagi kasmaran, Bian datang menghampiri mereka berdua dengan raut wajah kesal dan marah...
Bian : Assalamu'alaikum,owh udah berani mesra-mesraan kamu ya, ingat masih ada aku suami kamu Estre!
Estre : Suami apaan? asal lo tau gue sebenarnya gak cinta sama lo, masa seorang Estre mencintai seorang ustadz kan gak banget, mendingan sama Pandu yang notabene seorang dokter, ganteng lagi ya gak beb?
Pandu : Pasti lah beb ( dengan mengelus rambut panjang Estre dengan sayang )
Bian : Oh gitu terus kamu mau minta apa hm? dan kamu udah mengakui gak cinta sama saya, oke fine saya sadar saya emang gak pantes buat kamu. Jadi, kamu mau minta cerai? oke fine saya akan menyetujui itu semua, dan kamu pasti senang keinginan kamu tercapai, mungkin selama kita menikah kamu gak punya rasa apapun, rasa kamu sama saya hanya kebencian, alhamdulillah saya sadar diri. Assalamu'alaikum
Bian langsung pergi dari hadapan Estre dan Pandu, Bian langsung memasuki mobilnya dan mengendarai mobilnya untuk keluar dari garasi rumah Estre dan pergi entah kemana.
Di satu sisi Estre merasa tertohok dengan ucapan suaminya. Walaupun pura-pura tapi malah membuat Bian beneran marah bahkan pergi, dan lebih parahnya lagi Bian mengatakan kata cerai.
Di lain sisi Bian menghentikan mobilnya di sebuah taman di pinggir jalan
Ya Allah kenapa ini terjadi dengan hamba Ya Allah, hamba tidak menyangka istri hamba berselingkuh di depan hamba Ya Allah Gumam Bian dengan nada yang lirih, entah sejak kapan air mata Bian sudah mengalir ke pipinya. "Bukan keinginan hamba untuk bercerai Ya Allah" Bian menghapus air matanya dengan tangannya.
Skip
Di rumah Estre sedang bingung apa yang akan terjadi, padahal kan ide Estre sendiri tapi malah Estre yang kena
Mila : Ide lo gak mempan kan
Estre : Gimana dong mil? gue bingung banget, kemana coba laki gue, udah jam 23.30 malam, Bian belum pulang, gue khawatir mil.
Mila : Ya gue juga gak tahu
Bella : Kamu kirim chat kalo gak telfon coba
Estre : Udah tapi gak di angkat
Saat mereka sedang mengobrol karena Bian belum pulang, akhirnya yang di omongin pulang juga, Bian pulang dengan wajah yang musuh, semua orang menatap kasihan pada Bian, sedangkan Bian dengan wajah datarnya hanya diam tanpa mengucapkan kata, Bian hanya mengucapkan salam dan pamit kepada orang tua Estre & orang tua Bian untuk pergi ke kamar...
Di kamar Bian sedang membereskan pakaian yang akan di masukkan ke dalam koper, Estre yang baru masuk kamar dan merasa heran dengan adanya pakaian di dalam koper, siapa yang akan pergi itulah yang terlintas di pikiran Estre sekarang.
Bian baru selesai mandi dan keluar dari kamar mandi dengan aura mencekam, Bian juga sudah memakai pakaian dengan rapi.
Estre : Yang kamu mau kemana? ini koper kamu kan, kamu mau pergi ninggalin aku. Dengan suara lirih tapi masih terdengar oleh Bian.
Bian : Buat apa saya disini dan kamu malah selingkuh dengan dia, udah jelas kan kata-kata saya, yang tadi saya bicarakan dengan anda... Saya akan belajar untuk ikhlas walaupun itu sangat di larang dalam ajaran Islam, nasi sudah menjadi bubur, saya sadar diri. Kamu berhak mencari orang yang lebih baik dari saya.
Saat akan melangkah keluar dari kamar membawa koper, tiba-tiba Estre menghentikan langkah Bian dengan memeluk dari belakang dengan erat dan menangis.
"Kamu salah paham Yang gak gitu Yang, aku sebenarnya cuma mau prank kamu, karena sebentar lagi kamu ulang tahun Yang, aku mohon jangan pergi tinggalin aku Yang hiks Yang hiks jangan pergi. Maaf Yang aku udah buat kamu marah dan cemburu Maaf." Dengan suara parau dan isakan kecil dari tangisnya.
Hahaha suara tawa menggelegar kamar Estre, hahaha Estre di kerjain Bian guys hahaha Estre Estre gampang banget kena tipu Bian
Bian : Jadi cuma prank, hahaha akhirnya ngaku juga kamu, aku udah menduga. Karena tiba-tiba sifat kamu aneh, hahaha prank kamu gagal total hahaha
Estre : Hiks jahat kamu gagalin prank yang aku buat dan aku rancang dengan baik hiks aaa mana Bian jahat hiks
Bian : Ngeprank orang sendiri kena prank hahaha, kalo tadi aku gak ketawa kamu udah nangis Kejerkejer ya gak?
Estre : Jahat
Bian : Hahaha lucu banget si istri aku hm
Estre : 30 Menit lagi ulang tahun kamu, aku punya kado buat kamu dan kado ini bakal bikin kamu senang luar biasa
Bian : Aku tunggu, btw Pandu beneran dokter
Estre : Iya, gebetan aku sama Mila. Ganteng kan?
Bian : Gantengan aku
Sebenarnya Bian baru ngeh saat mau masuk ke rumah pada saat Bian baru pulang dari perginya tadi ke taman, dan mendengar obrolan Estre dengan teman-temannya, dan alhamdulillah Bian langsung peka bahwa istrinya Mengerjainya.