My Ustadz Is My First Love

My Ustadz Is My First Love
Khawatir



Bian Mencari Estre Di Penjuru Pesantren Dan Rumah Utama Tapi Tidak Ketemu Dan Bertanya Kepada Abah Umi Dan Teman Bian Dan Estre Tapi Tidak Tahu Juga, Bian Sangat Khawatir Terhadap Istrinya Ini Juga Sudah Malam... Bian Baru Ngeh Kalo Mobil Di Parkiran Berkurang Satu. Bian Berpikir Yakin Estre Pergi Membawa Mobil Itu Bian Langsung Mengambil Kunci Mobilnya Dan Mencari Estre Dengan Di Temani Ucup Dan Diaz Yang Kebetulan Sekali Diaz Melihat Ustadz Bian Yang Linglung Mencari Seseorang, Walaupun Gak Rela Membantu Ustadz Bian, Diaz Masih Ingat Kejadian Kemarin Lusa Dengan Ustadz Bian.


Bian Juga Sudah Menghubungi Orang Tuanya Dan Teman-teman Estre Bahwa Estre Pergi Dari Pesantren


Skip


Di Lain Kota Seorang Cewek Sedang Duduk Di Balkon Kota Dengan Air Mata Deras Mengalir Ke Bawah Sambil Memandang Bintang Di Langit Ya Orang Itu Adalah Estre


Estre " Gue Gak Mau Kaya Gini Tuhan Gue Gak Mau! Kenapa Tuhan? Kenapa Kau Buat Hidup Gue Jadi Seperti Ini Tuhan? Gue Lelah Gue Gak Sanggup! Gue Pengin Kaya Dulu Gak Kaya Sekarang, Gue Sadar Gue Hadir Di Tengah-tengah Bian Dan Nella Gue Sadar Dan Gue Akan Lepasin Bian Buat Nella. ( Lirihnya )


Skip


Orang Tua Dan Teman-teman Estre Langsung Terbang Ke Surabaya Dan Menuju Pesantren.


Papah Dan Mamah Estre Sangat Khawatir Mendengar Berita Kalo Putri Semata Wayang Mereka Pergi Dari Pesantren.


Ustadzah Nella Yang Melihat Itu Merasa Bersalah Seharusnya Iya Tidak Melakukan Hal Dosa Dengan Membuat Rumah Tangga Estre Dan Ustadz Bian Rusak, Seharusnya Iya Sadar Diri Dengan Posisinya Sekarang Dan Tidak Mendengarkan Kata-kata Ustadzah Yuna. Ingin Rasanya Ustadzah Nella Meminta Maaf Tapi Itu Bukan Waktu Yang Tepat Untuk Meminta Maaf, Takutnya Iya Meminta Maaf Malah Memperkeruh Suasana Menjadi Tegang.


Di Lain Sisi Bian Ucup Dan Diaz Sudah Mengelilingi Kota Surabaya Dan Melacak Keberadaan Estre Tapi Nihil Tidak Dapat Di Lacak, Akhirnya Mereka Memutuskan Pulang Ke Pesantren. Sampai Di Pesantren Tiba-tiba Wajah Bian Langsung Di Tonjok Oleh Justin.


Bugh


Bugh


Bugh


Justin " Gue Pikir Lo Orangnya Gak ******** Gue Salah Lo Lebih Buruk Dari Kata* Gue Sat! Gara-gara Lo Estre Pergi! Mau Lo Apa Suami Gak Berguna, Sudah Cukup Lo Hancurin Hidup Estre


Bian " Kamu Benar Saya ******** Saya Gak Bisa Jaga Istri Saya ( Sambil Terduduk Di Lantai Dekan Wajah Yang Lebam )


Abah Dan Umi Yang Melihat Anaknya Di Tonjok Hanya Diam, Mereka Bungkam Lalai Dalam Melindungi Rumah Tangga Anaknya Dan Menantunya


Papah " Papah Akan Menyewa Intelijen Untuk Mencari Keberadaan Estre Mah?


Aji " Tadinya Kenapa Bisa Estre Pergi Ustadz?


Bian Akhirnya Menceritakan Semuanya Mereka Yang Mendengar Cerita Bian Menjadi Geram Dan Marah Kecuali Orang Tua Bian Dan Estre Mereka Yakin Estre Hanya Salah Paham


Mila " Breng**k Lo N**ng Gak Layak Lo Jadi Ustadz?


Aji " Kalo Lo Jadi Estre Lo Sakit Gak Melihat Pasangan Lo Pelukan Sama Cowok Lain! Mikir!


Ericko " Salah Gue Menilai Lo Selama Ini, Gue Berjanji Demi Tuhan Kalo Estre Udah Ketemu Gue Ajak Estre Ke Luar Negeri Buat Hidup Di Sana Dan Tinggalin Kenangan Sama Lo!


Papah " Erik Stop! Jangan Ngomong Kaya Gitu Papah Yakin Ini Hanya Salah Paham!


Bian " Saya Memeluk Ustadzah Nella Tidak Sengaja Tiba-tiba Ustadzah Nella Terpeleset Dan Saya Membantu Agar Tidak Jatuh Ke Lantai


Diaz " Munafik


Mila " Lihat Aja Nanti Kalo Estre Sudah Ketemu


Papah " Kalian Nginep Disini Atau Cari Hotel Buat Menginap, Kita Cari Estre Besok Saja Ini Sudah Dini Hari Pasti Kalian Capek Dengan Perjalanan Jakarta - Surabaya.


All " Kita Menginap Di Markas


Papah " Baiklah


Ya Mereka Sebenarnya Sangat Capek Baru Tadi Sore Balik Ke Jakarta, Dan Malamnya Mereka Langsung Terbang Lagi Ke Surabaya Dengan Kabar Estre Pergi Dari Pesantren.