
Bian Dan Estre Kembali Mengunjungi Pesantren, Walaupun Dalam Hati Estre Tidak Ikhlas Kembali Ke Pesantren Tapi Apa Daya Lah
Mereka Sampai Di Pesantren Di Sambut Oleh Umi Dan Abah Dan Mereka Langsung Menyalami Umi Dan Abah Dan Menanyakan Kabar Masing-masing.
Bian Dan Estre Masuk Ke Dalam Kamar, Sebelum Masuk Ke Dalam Kamar Estre Melihat Ustadzah Nella Sedang Berjalan Bersama Beberapa Santriwati, Dan Estre Menyadari Ustadzah Bella Juga Menyapa Estre Dan Bian, Bian Tersenyum Sedangkan Estre Cuek Bahkan Berjalan Saja Tanpa Mengucapkan Satu Kata Pun, Bagi Estre Tidak Penting Berbicara Dengan Orang Asing, Setelah Kejadian Waktu Itu Estre Sangat Membenci Nella Dan Estre Berniat Akan Memberi Pelajaran Terhadap Ustadzah Nella.
* Kamar
Estre " Ganjen!
Bian " Kenapa? Hem Jangan Ngambek Tadi Ustadzah Nella Cuma Menyapa.
Estre " Gaya Lo! Nih Ya Gue Tahu Akal Busuk Dia, Di Depan Kelihatan Baik Tapi Kalo Di Belakang Gak Tahu, Elo Nya Aja Yang Kecintaan Sama Tuh Cabe! ( Sambil Menatap Tajam Bian )
Bian " Astaghfirullah Yang Baru Baikan Udah Marahan Lagi, Lagian Ustadzah Nella Gak Yang Kamu Bilang, Aku Mengenal Baik Ustadzah Nella Sayang, Gak Usah Mikir Gitu Ya.
Estre " Pacar Di Belain Istri Aja Di Abaikan Emang Dunia Terbalik Emang Ada, Kamu Itu Harusnya Jaga Perasaan Istri Kamu Dong?
Kalo Kaya Gini Ogah Gue Balik Ke Sini Lebih Baik Gue Di Jakarta Tentram Tanpa Halangan. Bela Aja Tuh Cabe! ( Estre Langsung Masuk Kamar Mandi Dengan Membanting Pintu )
Sabarkan lah Hamba Ya Allah Menghadapi Istri Hamba Yang Labil Batin Bian.
Malam Harinya Suasana Pesantren Sangat Ramai Karena Kedatangan Beberapa Santri Baru, Dari Kabar Para Santri Dan Santriwati Lain, Santri Baru Itu Akan Belajar Tentang Agama Di Pesantren Milik Abah Atau Lebih Pasti Nya Para Santri Baru Itu Bersikap Urakan Dan Barbar 11 12 Dengan Kelakuan Estre, Mungkin Mereka Suatu Saat Akan Berteman Dengan Estre?
Una " Ya Allah Gantengnya Santri Baru Itu Siapa Ya Namanya?
Nina " Astaghfirullah Jaga Mata Zina Una?
Una " Habisnya Ganteng Banget. ( Sambil Tersenyum Membayangkan Wajah Santri Baru Itu )
Estre " Gantengan Laki Gue Kali Hehehe
Una " Iya Deh Yang Udah Di Halalin, Aku Mah Apa Atuh Cuman Pecahan Rengginang
Estre " Hahaha Nasib Lo Tuh
Nina " Pecahan Rengginang? ( Sambil Berpikir )
Una " Gak Udah Dipikirkan Nanti Malah Lo Yang Pusing, Lola Si Lo
Estre " Nanti Otak Lo Jadi Tambah Lola Nin???
Nina " Gak Juga Kali.
Tiba-tiba Ustadz Bian, Ustadzah Nella, Dan Ucup Menghampiri Estre Dkk
Bian " Assalamu'alaikum Para Santriwati
Estre " Gue Bukan Santriwati ( Ketus Estre )
Bian " Ketus Amat Neng ( Menoel Dagu Estre )
Bian " Yang
Estre " Apa!
Bian " Gak Boleh Ngomong Kasar Nih Mulut ( Mencubit Bibir Estre )
Estre " Biasa Aja Tuh
Ucup " Apa Kabar Estre
Estre " Baik Ucup, Lo Juga Baik Kan Udah Kelihatan Dari Muka Lo
Ucup " Alhamdulillah Selalu Baik
Nella " Maaf Kejadian Waktu Itu Ya Estre
Estre " Ngaku Salah Lo, Kemarin2 Apa Kabar?
Nella " Maaf
Bian " Udahlah Yang Lagian Ustadzah Nella Udah Minta Maaf Kan
Nella " Hm ( Sebenarnya Gak Ikhlas Gue Tapi Demi Suami Gue Ikhlasin Aja )
Una " Maaf Nih Ustadz Saya Mau Tanya?
Bian " Silahkan Mau Tanya Apa?
Una " Kan Tadi Katanya Ada Santri Baru, Terus Santri Itu Ganteng Banget Kalo Boleh Tahu Namanya Siapa Ustadz?
Bian " Astaghfirullah Kamu Ini Gak Baik Zina
Estre " Jodoh Gue Apa Ya?
Bian " Ngomong Apa Kamu ( Menabok Mulut Estre )
Una " Hahaha Ustadz Jangan Cemburu
Ucup " Iya Emang Ganteng, Ada 3 Santri
Bian " Mereka Pindahan Dari Jakarta Mereka Di Masukan Kesini Sama Orang Tua Mereka, Awalnya Mereka Gak Mau Tapi Karena Sifat Dan Sikap Mereka Yang Salah Di Mata Orang Tua Mereka, Jadi Mereka Di Masukan Ke Sini, Awalnya Hanya Satu Orang Tapi Temannya Ikut Juga.
Estre " Solidaritas Tuh, Gue Suka, Gue Jadiin Teman Aja Deh. Lagian Sifat Dan Sikap Sejalan Sama Gue Hehehe
Bian " Gak! Bukan Muhrim, Ingat Suami ( Peringatan Bian )
Next
Maaf Ya Guys Jarang Up