
Shota memulai perjalanannya. Dimulai dari perjalanan menuju hutan bambu yang rimbun. Di tengah malam di hutan bambu tersebut, shota melihat batu besar, dia duduk di batu tersebut, lalu tidak lama kemudian dia tertidur di batu tersebut.
Shota terbangun saat tengah malam. Suasananya menyeramkan di hutan tersebut. Shota melihat seseorang yang sedang berjalan ke arah nya saat itu.
Tak berfikir lama, shota langsung menghampiri orang tersebut.
Saat shota sudah mendekati orang tersebut, tiba tiba shota kembali ke batu tersebut. Batu tersebut mengeluarkan cahaya berwarna biru. Shota mendekati batu tersebut, di batu tersebut warior keluar. Warior memeluk shota dengan erat.
Shota menangis dan menanyakan rossella. Warior berkata rossella sedang bersama panglima rito. Rossella dan rito masih di dalam batu tersebut.
Shota yang tak sabar ingin bertemu rossella, kemudian shota mengarah ke batu tersebut. Warior melarang shota untuk menyentuh cahaya biru tersebut , tetapi shota mendekati cahaya itu, dan orang yang mendekati shota itu tadi, mendorong shota ke arah batu tersebut.
Warior yang melihat shota masuk ke dalam batu tersebut, lekas warior ikut masuk kembali.
Seketika tertidur..........
Shota terbangun dari tidur. Shota terkejut ketika melihat sekeliling. Ruangan yang besar di penuhi dengan hiasan kaca.
Tembok di cat berwarna merah muda bersinar. Tirai tirai tipis yang menjuntai dari atap kamar yang begitu tinggi. Shota di bawa oleh dayang istana itu menuju ke kamar mandi. Di kamar mandi tersebut terdapat kolam yang luas. Shota masuk ke dalam kolam tersebut, lalu ia duduk sambil di layani oleh para dayang istana itu.
Hiasan rambut shota juga tak kalah indah, shota di hias menggunakan mahkota emas , di lengkapi dengan berlian berwarna merah muda sebagai tengah, dan berlian berwarna putih sebagai samping kanan dan samping kiri mahkota itu. Rambut shota di kepang lalu di bawa ke atas membentuk sebuah bando dan untuk rambut yang di belakang hanya di ikat biasa. Setelah itu baru di pasangkan mahkota tersebut.
Hiasan wajah shota di buat biasa, hanya di pakaikan pelembab bibir, dan telinga nya di pakaikan anting berlian merah muda juga.
Setelah berhias, shota di ajak oleh para dayang untuk pergi ke suatu tempat .
Shota berjalan bersamaan dengan para dayang itu, mereka ke arah sebuah pintu yang sangat besar, dan saat di buka, isinya banyak orang yang menggunakan pakaian yang sangat indah. Mereka semua melihat ke arah shota.
Shota sedikit tak percaya diri, lalu shota melihat warior di depan, segera shota mengarah ke arah warior.
"Apakah itu putri behlia dengan nama shota...? "
......... Jadi mereka balik ke masa lalu, lalu masa lalu ini yang akan mengingat kan shota pada suatu kejadian yang sudah shota lupakan.
makasih udah mau mampir di cerita ku...
^^