
Saat shota melihat ke arah pintu, shota terkejut, ternyata itu seorang laki laki, persis seperti di dalam hayalan nya. Shota berteriak, tetapi tak ada yang mendengar karena hujan deras yang ada di luar.
Shota merasa ketakutan, dia pergi ke arah pojok kamar mandi, laki laki itu mendekati shota. Shota makin kekutan, tidak ada pakaian di kamar mandi saat itu, hanya ada handuk yang sedang di pakai oleh shota.
Laki laki itu memeluk shota seperti dia sudah kenal lama dengan shota.
Shota bertanya, siapa nama laki laki itu, lalu laki laki itu menjawab kalau nama nya adalah warior satria so. Panggilanya adalah warior.
Shota mengangguk.
Laki laki itu sudah tau nama shota, seperti sudah kenal lama saja, dia mengetahui tentang shota.
Laki laki itu berkata kalau mereka sudah menikah, dan dia datang untuk menjemput shota.
Shota menolak, shota menganggap bahawa warior sedang bicara omong kosong.
Warior terus menjelaskan kepada shota kalau mereka sudah menikah, tetapi tak ada bukti apa pun yang di bawa warior.
" Duarrrrr " Suara petir
Shota terkejut, sehingga shota memeluk warior. Tubuh shota ke dinginan, dan tiba tiba saja warior mengeluarkan sebuah lilin dari kantung jaketnya, lalu menyalakan lilin tersebut.
Shota masih merasa kedinginan, sehingga warior memeluk shota sampai tubuhnya shota hangat.
Saat dalam pelukan warior, shota mengingat hal yang sepertinya pernah ia lakukan , yaitu menikah dengan warior.
Shota terkejut, dan mulai menjauhi warior. Warior melihat shota yang kaget + kebingungan, dengan wajah mengesalkan nya, warior mulai mendekati shota kembali dan memeluknya...
Hujan makin deras, dan suasana memanas di kamar mandi. Shota tak berani berdiri karena shota hanya memakai handuk yang hanya menutupi bagian dada dan bawah *********** .
Tengah malam pun tiba, hujan tak berhenti, dan shota melihat warior yang sedang memeluknya sudah tertidur. Ini saatnya untuk shota untuk pergi dari kamar mandi.
Saat shota berdiri dan akan membuka pintu, tiba tiba handuk shota di tarik.
Handuknya shota tersangkut di selerekan jaketnya warior, sehingga terlepas dan handuknya langsung mengenai wajah warior, sehingga warior terbangun.
Warior yang melihat shota tak mengunakan apapun, seperti tak terangsang. Dia hanya mengembalikan handuknya kepada shota, bahkan warior memakaikannya, tubuhnya di pakaikan jaketnya, dan bagian paha nya di tutupi oleh handuk, lalu warior memayungi shota menggunakan payung yang warior bawa.
Warior ikut masuk ke kamar nya shota, lalu warior memasang sebuah tombol di lemarinya shota, dan jika tombol itu di tekan, lalu pintu lemarinya di buka, maka akan ada sebuah ruangan yang luas/ Sebuah kamar yang indah.
Kalau tombol itu tidak di tekan, maka ruangan itu tak akan muncul.
Warior berkata itu bukan lah hasil ciptaan manusia, melainkan para siluman. Jika siluman itu ingin kabur, maka siluman itu hanya perlu menekan tombol yang seperti ini, dan mereka membawa satu alat seperti ini.
Alat itu kerja nya bisa seperti mesin waktu, dan teleportasi.
Warior mengajak shota masuk ke dalam ruangan dalam lemari itu. Lalu tanpa di sadari mereka berdua tidur bersama.
Jadi pangeran nya udah nikah tuh ama diya😚....
maaf kalau ada yang ga jelas atau mungkin ceritanya yang ga jelas 🙏
Terima kasih telah membaca
mohon suport nya yhh:)