
Kelas 3 SMP, seperti biasa shota hanya diam di kelas tak berbicara ke pada siapa pun. Karena bosan, shota tidur.
Tak lama kemudian shota bangun, dia ingat harus bertemu sahabat nya. Dalam keadaan mengantuk , dia berjalan. Shota melewati lapangan sekolah dan di lapangan tersebut ada seorang laki laki.
Laki laki itu gagah, memakai baju hitam. Laki laki itu tiba tiba menyerang shota.
"Ting......." Suara aduan logam
Ada laki laki yang melindungi shota, semua orang seketika langsung melihat kejadian itu. Kedua laki laki itu bertarung dengan gagah.
Mereka berdua merebutkan shota, mereka ingin mengambil shota, dan mengajak shota bersama salah satu dari mereka.
"Aku menolak kalian datang ke mari!!! "
Shota marah ke pada ke dua laki laki itu.
Shota marah ke pada laki laki itu walau tidak kenal.
Shota marah kepada siapa pun yang menurut nya mengganggu dan tidak berguna.
Ke dua laki laki itu pergi.
"Teng teng teng " Shota bangun
Eh ternyata hanya mimpi......
Dan pelajaran pun di mulai.
Saat istrahat ke 2.
Dan hari harinya trus begitu, hanya di penuhi mimpi dan rasa ingin merasakannya walau dalam imajinasi.
Shota merupakan gadis yang mudah tidur, saat shota tidur, ia selalu membayangkan kalau ia memiliki teman teman yang baik, kekasih yang pengertian, galak, pendiam, mencintai dia apa adanya, setia, bak pangeran yang shota bayangkan.
"Andai benar kekasihku pangeran. Sudah lah, tidak penting. "
Saat tidur dan membayangkan sebuah cerita, tiba tiba ibu shota memanggil shota " Hei shota bangun sudah sore... "
"Iya bu....., nanti" Sahut shota kepada ibunya....
Shota bergumaan " Ibu mengganggu mimpiku yang indah barusan, ah lanjutkan saja mimpiku barusan, nanti kalo sudah selesai aku akan mandi"
Saat malam hari, shota sedang mandi, dia merasa ngantuk saat mandi, akhirnya dia duduk di lantai, dan dengan memakai handuk saja, shota bersandar di dinding lalu tertidur.
Saat tidur shota kedinginan, shota membayangkan kalau ia sedang di gendong oleh seorang laki laki. Wajah shota memerah, dia tak berani menatap wajah laki laki itu. Saat shota di turunkan oleh laki laki itu, shota kedinginan, ternyata laki laki itu membawa shota ke kolam yang luas, tetapi dangkal, hanya selutut kaki.
Shota terbangun, lalu berkata "Mmm apa yang akan di lakukan yah habis itu...? " Shota bingung mau bagaimana kelanjutannya.
Tiba tiba, ada seorang laki laki yang membuka pintu kamar mandi, shota kira itu hanya angin, karena sedang hujan di luar.
Saat shota melihat ke arah pintu, shota terkejut, ternyata itu seorang laki laki, persis seperti di dalam hayalan nya. Shota berteriak, tetapi tak ada yang mendengar karena hujan deras yang ada di luar.
Kayak nya shota bakal dapet pangeran yang lagi dia cari cari deh....
Mmm.... Pikir aja nanti...🙂
hallo semua, saya mohon bantuannya nya ya. jika saya ada salah atau penulisan kata kata, mohon di maklumi. kalau misalnya ada yang kurang jelas , typo, atau apalah itu, kalian bisa komentar. kalau ada kata kata yang menyinggung atau membuat kalian tidak nyaman, mohon maaf saya tidak bermaksud untuk melakukan itu. saya menulis cerita karena menulis hobby saya, tetapi saya jarang belajar menulis, misalnya tanda baca, huruf besar atau kecil yang kurang beraturan.
terimakasih karena kalian mau membaca karya saya... 😊🙏