My Self On The Shell

My Self On The Shell
episode 4



          Ayah shota marah, dan ibu shota khawatir, ayah shota langsung menembakan pistol ke arah dada sebelah kirinya warior, tetapi tiba tiba shota mendorong warior dan pelurunya menembak seseorang di belakang.


" Deg deg, deg deg"


" Ahhhhh"


Peluru itu mengenai rossella yang tadinya sedang tiduran di tempat tidur, lalu ia bangun dan akhirnya terkena peluru itu di bagian perutnya.


Ayah shota kembali menembak. Ayah shota menembak warior tak berhenti, sampai pelurunya habis, lalu di isi ulang.


"Darrrrrrr"


"Nging............. "


Warior terkena peluru itu di bagian jantung nya, seketika warior tergeletak  . Rossella dan shota segera ke arah warior dan membawa warior ke rumah sakit.


"Tutttttttttttttt" Denyut jantung warior berhenti. Shota menangis.


Hari pemakamannya pun tiba, warior di jemput oleh segerombolan orang, yang tak lain adalah pasukan kerajaan.


Raja yang sudah tau anak nya warior tlah tiada dan meninggal kan seorang istri dan anak, tentu saja raja tak tinggal diam, raja memerintah kan  beberapa dayang, prajurit yang di pimpin oleh panglima tempur untuk menjemput shota.


Shota tak mau ikut dengan pada prajurit itu. Shota mau menemani sahabat nya yang sedang kritis di rumah sakit. Pada akhirnya panglima itu tinggal di rumah sakit menemani shota.


Ayah shota merasa kesal, dan ayah shota menjemput shota ke rumah sakit untuk pulang. Shota memberontak , shota tak ingin pulang bersama ayahnya.


Panglima menarik shota dan melindunginya, tiba tiba datang anak buah ayah shota. Mereka menembak panglima dengan pistol, dan akhirnya panglima itu tewas.


Ayah shota menarik shota untuk pulang, dan sebelum pulang, ayah shota memerintah kan satu dokter kepercayaannya untuk  menggugurkan anak yang ada di kandungan shota.


Shota menangis tak bisa melawan, dia menjerit minta tolong dan sambil mengatakan kalau ayahnya jahat, dia tlah membunuh orang yang aku sayang, "shota benci ayah.. "


Keadaan rossella makin baik, ayah shota tak tenang, lalu ayah shota menyuntikan sebuah racun ke infus rossella.


"Tutttttttttttttt" Rossella tiada.


Shota menangis, dia di kurung di dalam kamar oleh ayahnya, sambil menunggu dokter yang datang ke rumahnya, dan menggugurkan bayi yang di kandung shota.


Shota tinggal di dalam ruangan itu sendiri. Raja yang tau tentang keberadaan menantunya itu, dia segera menjemput dan mengajaknya ke istana.


    Shota tinggal di istana, perutnya makin lama semakin besar. Ayah dan ibu warior sangat memperhatikan shota.  Apa pun yang di inginkan shota, pasti akan di penuhi.


Saat shota melahirkan.


Shota bahagia memiliki bayi yang dia impikan selama ini. Tentu saja, kelahiran bayi ini tak lengkap tanpa ayahnya, warior.


Shota menangis saat melihat bayi itu lahir dari perutnya, tak ada tangan ayah yang akan menggendong nya pertama kali ke pelukannya.


Ayah dan ibu warior sedih melihat shota yang menangis, mereka tak bisa memberikan kebahagiaan sepenuhnya kepada menantu mereka. Ibu warior lalu ikut menangis, lalu ia berlari mengarah ke tempat pemakaman warior. Ibu warior mengatakan kepada warior kalau anaknya tlah lahir, "dia lahir tanpa memiliki ayah nak.... " Sambil menangis tersedu sedu.


1 tahun kemudian


Anak warior sudah mulai belajar, dia sudah sangat lincah , tangguh dan pintar sama seperti ayahnya. Memiliki belas kasihan sama seperti shota ibundanya.


Saat shota sedang tidur, tiba tiba shota bertemu warior dalam mimpinya, warior berkata bahwa ia dan rossella masih hidup.


Shota terkejut dan senang, walau pun itu tidak mungkin, bagi shota, mungkin itu hanya bunga tidur yang akan membuatnya senang.


Raja yang mengetahui mimpi menantunya, dia tau kalau menantunya ingin sekali membuktikan, benar atau tidak mimpinya itu.


Lalu raja pelan pelan biacara kepada shota, dan menyuruhnya pergi, dan shota di perintahkan untuk menjawab pertanyaan pertanyaan shota selama ini.


Dan yang menjaga anaknya warior sementara ayah dan ibunya warior . Mereka yakin kalau masih bisa untuk menjaga dan merawat cucu mereka.


Dan pada akhirnya perjalanan shota di mulai kembali.


Ok....


Maaf kalo ceritanya bosenin.


makasih yang udah mampir buat baca cerita ku...


mohon suport nya yahhh 🙏