My Secrets

My Secrets
Lima



*Jam 17:21*


#Alice#


Karna aku sudah kelelahan sehabis pulang dari jalan-jalan. Aku sudah memberitahu pelayan kalau aku tidak akan makan malam bersama dan tidak usah mengantarkan makanan kepadaku karna aku sudah makan di luar.


.........


#di dalam kamar Alice#


"Lelah nya..., Lebih baik aku berendam di bathtub dan juga membersihkan diriku saja mungkin rasa lelah ini akan berkurang"gumam Alice pada diri nya sendiri dan menuju lemari untuk mengambil baju tidur nya.


15 menit kemudian....


Alice keluar dengan mengunakan baju tidur berwarna biru muda tampa memakai bh dan rambut panjang tergerai masih basah.


Alice pun duduk di depan meja riasnya dan mengambil handuk kecil untuk mengeringkan rambut nya yang basah.


"Wussss..."jendela Alice terbuka.


Setelah menutup jendela Alice melanjutkan aktivitas yang sempat tertunda tadi.


Saat duduk di depan meja rias Alice di kejutkan oleh tangan kekar yang melingkar di pinggang nya.


Alice terdiam tak kala mendengar suara yang tak asing baginya.


"Terima kasih telah menungguku. Aku sangat merindukanmu eliku"


"Jangan bilang kalau kau...."ucapan Alice terpotong tak kala mengingat sosok yang ada di hadapan nya itu.


"Apa kau merindukanku eli" sesosok bayangan hitam mulai memadat dan berubah jadi seorang pria tampan berkulit putih dengan rambut hitam panjang yang indah.


"Baru beberapa hari aku tidak melihatmu. aku jadi sangat merindukanmu , eliku sayang"senyum nya pun mengembang saat melihat raut pipi Alice yang mengembung.


"Kukira kau tidak akan datang ke sini." Sambil melompat ke arah cloud yang dengan senang hati merentang kan tangan nya untuk menangkap Alice.


"Eliku sayang, apa kau lupa dengan janji ku saat itu?"tanya cloud pada Alice yang seperti nya lupa-lupa ingat


"Ehhh...mmm...oh iya aku ingat,


Kau berjanji tidak akan meninggalkanku apa pun yang terjadi" jawab Alice senyum lebarnya


"Maafkan aku eliku sayang. beberapa hari ini aku sedang mengurus urusan yang penting saat kau pergi ke Bandung. Jadi aku tidak bisa langsung menemani mu ke sini." dengan tangan yang sambil mengelus puncak kepala Alice dengan lembut.


"Aku mengerti" dengan senyum yang manis yang merekah membuat cloud terpesona dan semakin mengeratkan pelukan nya pada Alice.


"Eliku sayang tenang saja, aku berjanji tidak akan meninggal kan eli sendirian lagi." Kini cloud mencium dahi Alice dengan sangat lembut. Alice hanya bisa tersenyum dan mengerat kan pelukan nya.


"Cloud, aku mencintaimu" sambil menengelamkan kepalanya di dada bidang cloud dengan muka yang memerah.


"Aku juga sangat mencintaimu eliku sayang"sambil tertawa geli melihat tingkah laku Alice pada dirinya.


Rasa kantuk pun mulai menguasai Alice sampai iya terlelap di dalam mimpi yang indah dengan pelukan nya yang masih menempel pada cloud. Seperti seorang anak kecil yang tak ingin kehilangan mainan nya


Melihat itu. cloud pun membaringkan tubuh Alice dan menyelimuti nya dengan lembut, Tak lupa dengan kecupan selamat malam untuk Alice.


Hati cloud menjadi tenang saat melihat wajah Alice saat tertidur, iya pun berbaring di samping Alice sambil memeluknya dan ikut tertidur.


info: sebenarnya Alice dan cloud sudah memiliki hubungan saat Alice berusia 12.


----------------------------------------------------------------------