My Secrets

My Secrets
satu



"aku kembali....."


Terlihat di dalam sebuah halaman yang


luas, seorang anak perempuan yang ceria bermain dengan orang tuanya dengan sangat bahagia yang kira-kira berusia 5 tahun.


Ia sangat senang tak kala melihat ayah nya membawa sebuah sepeda berwarna ungu kesukaannya untuknya.


"Wahhhhhhhhh, bagus sekali sepedanya yah, buat aku ya yah"


"Happy birthday sayang, ini hadiah buat anak ayah"


"Tapi kan, Alice gak bisa naik sepeda yah"dengan muka yang terlihat sedih menatap sepeda barunya itu.


"Tenang aja nanti ayah ajarin okeh"senyum sang ayah pada anaknya.


"Beneran yah, makasih ayah"anak itu pun mulai ceria kembali saat mendengar perkataan sang ayah.


"Iya sayang"sambil mengangkat anaknya untuk duduk di atas sepeda itu.


"Ayah, Alice takut jatuh"tangannya bergetar takut terjatuh.


"Tenang aja ayah akan memegangi sepedanya biar gak jatuh sayang"dengan senyumnya yang dapat membuat Alice tenang.


Lama-kelamaan Alice pun sudah bisa mengendarai sepedanya Tampa bantuan sang ayah. Walau Alice mendapatkan beberapa luka saat ia bersepeda tidak membuatnya takut naik sepeda lagi.


Ibunya pun dengan sigap mengobati luka-luka yang terdapat di tubuh sang buah hati nya.


Kebahagiaan tidak bertahan lama. saat ayah Alice tau kalau


Istri nya menderita kangker serviks. Suasana rumah yang bahagia mulai memiliki perubahan.


Ayah Alice mulai selalu pulang malam dan ibunya harus selalu ke rumah sakit untuk menjalani pengobatan (kemoterapi).


---------------------------------------------------------------------


Satu tahun lebih sudah ibu Alice menjalani pengobatan tapi tidak menimbulkan hasil yang maksimal.


Entah apa yang di pikirkan ayah Alice hingga....


berani-beraninya membawa seorang wanita dan dua orang anaknya yang laki-laki berusia sekitar 9 tahun dan anak perempuan sekitar 5 tahun masuk kedalam kehidupan mereka yang bahagia.


Dan seorang anak perempuan berusia 7 tahun yang tidak tau apa-apa harus menanggung kesalahan yang di perbuat oleh orang tuanya sendiri.


Seorang kepala kelurga yang seharusnya menjadi harapan dan pemimpin bagi keluarganya, malah menghancurkan keluarganya dengan tangannya sendiri.


Apa lagi sekarang ibu Alice mati- matian


demi bertahan hidup melawan penyakitnya.


sekarang Alice tidak lagi menyukai bangunan yang indah itu karna menjadi saksi bisu kekejaman ibu dan saudari tirinya terhadap Alice dan ibunya saat ayah nya tidak ada dirumah.


Walaupun begitu, hanya Kaka tiri Alice saja yang baik terhadapnya dan selalu membela Alice dari kekejaman ibu tirinya.


Karena muak akan perilaku putranya yang selalu membela dan menggagalkan semua rencananya. Ia mengirim putranya ke luar negeri untuk melanjutkan pendidikannya.


Dengan berat hati Kaka tiri Alice harus meninggal kan Alice untuk melanjutkan pendidikannya.


Setelah kepergian Kaka tiri Alice. ibu tiri Alice mulai melanjutkan aksinya terhadap Alice.


Mulai dari trik-trik licik pun di lakukan untuk menyingkirkan alice dan ibunya.


Dari memfitnah,meracuni,mengurung di dalam gudang,dicambuk,tidak diberi makanan,dan lain-lain menjadi makanan sehari-hari alice.


Untung tuhan masih sayang dengan Alice hingga masih di beri ke sempatan untuk melanjutkan hidupnya.


Aku hanya diam saat di perlakukan seperti itu. karna mereka mengancam akan membunuh ibuku kalau aku mengadukan semua perilaku mereka pada ayahku.


Aku tidak mau ibuku merasakan apa yang aku rasakan.


Selama bertahun-tahun aku hanya diam dengan perilaku-perilaku mereka yang buruk terhadapku sampai hal itu pun terjadi...


Saat umur ku menginjak 12 tahun di saat bulan menampakkan dirinya, aku menyaksikan sesuatu yang seharusnya tidak ku lihat. ibuku di dorong dari tangga oleh ibu tiriku di depan mataku sendiri hingga mengeluarkan cairan merah kental yang berbau amis dari kepalanya.


Perlahan cairan merah kental itu pun mulai menyebar di lantai membuatku syok dan pingsan.


Aku tidak mengira akan seperti ini,


Kematian ibu yang sangat tiba-tiba dan sikap ayahku yang diam karena tak tau apa yang terjadi pada ibuku membuatku geram.


aku berjanji kepada ibuku aku akan membalas dendam dan tidak akan membiarkan siapa saja menindas ku


saat itulah aku mulai berubah yang dulunya ceria,lemah lembut,baik hati bagai kan cahaya matahari yang hangat berubah menjadi kegelapan abadi yang siap menelan siap saja yang menggangu.


Itulah saat di mana aku bertemu dengan cloud.


Setelah beberapa bulan setelah kematian ibuku ayahku memutuskan untuk mengirimku ke asrama yang ada di Jakarta, Karena keluhan dan desakan dari ibu tiriku pada ayahku.


Lucu bukan aku di usir dari rumahku sendiri.


Dengan terpaksa aku harus meninggalkan rumah itu. Bukan karena aku menyukai rumah itu, tapi aku masih belum membalaskan dendamku pada mereka yang telah menyakiti aku dan ibuku.


---------------------------------------------------------------------


Setelah bertahun-tahun di Jakarta


Alice pun tumbuh menjadi gadis yang sangat cantik. Tidak hanya cantik Alice pun cerdas ia dan selalu mendapat kan juara umum di sekolahnya.


Sekarang Alice sudah lulus sekolah menengah atas(SMA).


Alice pun di perbolehkan pulang dan melanjutkan sekolah di bandung oleh ayahnya.


Inilah saat-saat yang di nanti selama ini oleh Alice.


"Aku kembali...."


Kata yang paling pertama Alice ucapan saat sampai di depan pagar rumah yang mewah.


*Waktu menunjuk jam 11:19 wib*


Alice sampai juga di rumah lamanya yang berlokasi di Bandung.


Dengan beberapa tas yang ada di dekatnya. Ia berdiri dengan berani memasuki pintu pagar yang menjulan tinggi, di dalam nya ada rumah tua nan megah bergaya Eropa yang membuat semua orang akan terpesona akan keindahan nya itu.


"akhirnya aku sampai di dalam halaman rumah ini juga, sudah lama aku tidak kembali."guman Alice sambil melihat sekilas sekitar nya.


*Keadaan taman ini masih sama seperti dulu. apakah nenek sihir itu ada dirumah dengan anaknya.


Lebih baik aku masuk dulu, kalau nenek sihir dan anaknya menggangguku aku akan melawannya.*


dalam hati sambil tersenyum merendah kan


"cukup diriku di masa lalu saja yang merasakannya, Alicea Azahra Sanjaya Ahmad yang dulu sudah lama mati jadi jangan harap kalian bisa mengganguku seperti dulu."gumamnya dengan seringainya yang membuat hawa dingin di sekitar nya.


Info:saat berada di Jakarta Alice mempelajari berbagai ilmu beladiri seperti karate, silat, taekwondo, muay thai, aikido, judo, Yang sekarang Alice sudah kuasai untuk menjaga dirinya.


Pasti kalian penasaran siapa cloud hehehehe...


Sabar ya nunggunya:)