My Rome

My Rome
baik an ya hari ini....



THANK'S YA YANG UDAH BACA 😍😍


SEPERTI BIASA YANG MAU LIKE AND VOTE BACK COMENT YA .....


BIAR KITA BISA SALING SUPORT


*****


" gue pengen nyanyiin satu lagu untuk sahabat meyra "


Ada yang lainDisenyumu


Yang membuat lidahku


Gugup tak bergerak


Ada pelangiDi bola matamu


Dan memaksa diriTuk bilang


Aku sayang padamu


Aku sayang padamu


Seakan memaksa dan


Terus memaksa


Mungkin Sabtu nantiKuungkap semua,


Isi di hatiDan aku benci


Harus jujur padamu


Tentang semua ini


"van lo nyuruh gue kesini cuma untuk ini?." menunjuk kearah gitarnya


"eh enak aja lo!gitar gue cuma satu dan lo mau merebutnya?gak mey,gue gak mau." memeluk gitar nya


meyra memutar bola matanya dan mengambil hp devan cepat


"siapa nama cewek lo!"


" mau ngapain" menyelidik matanya


"mau bilang kalau pacarnya ***** dan mau saranin dia buat putus!."


"dan setelah gue putus lo yang jadi pacar gue" menaikkan alisnya " gimana?."


"lo bukan selera gue!"


" yaelah...ini nih tanda bocah yang dipikiranya cuma ferryyyy........aja kenapa gak lo samain gue sama mie instan aja biar jadi selera lo"


"gue mau pulang aja lo ngeselin ...." beranjak pergi dari kamar devan tapi ketika mengetahui ibu nya devan masuk kamar meyra. mengurungkan niatnya


"mas devan temen temen nya udah dateng." ucap bibi


"iya bik,tolong buatin minuman ya"


"iya."


" gawat!! laki laki dan perempuan ada di kamar yang sama dengan pakaian minim " tiger


"bentar mey gue punya senjata buat nutupin lo dari kebrutalan singa,harimau dan srigala" mengeluarkan sweeter rajut warna cream"


"ini barang curian?" tanya alan "wangi nya sih parfum cewek." tambah tiger


devan yang belum sempat melayangkan jawaban sudah dicurigai alan,tiger dan meyra adit yang disana hanya menonton bak drama


"nyuri beneran ini ?ini mahal loh!"meyra


"STOP.!!!" mengedepan kan ke 5 jari nya "ini milik cewek gue,bukan MENCURI!!.terus kenapa jadi gue yang dibuly lan lo ikut gue!!!"


"urusan lelaki bro,tenang..."


" hmmm... ini silahkan minum kopi nya"meyra menyuguhkan kopi yang dibuat oleh art nya devan


devan dan alan mulai menyusun rencana untuk membuat ferry datang kerumah nya sebab ia tahu ferry gak pernah setuju kalau nongkrong dirumah orang,dia lebih suka sewa cafe atau apartement saja


sementara tiger menghandle kecanggungan didalam ruangan agar meyra tidak cepat cepat ingin pulang tahu sendiri kan... hubungan meyra dan adit layaknya pemimpin dan pembantu,tapi sayangnya adit tidak tahu tentang rencana devan kalau dia di manfaatkan dalam hal ini.


"macan(sebutan devan ke tiger)...buat mereka bicara atau ngapain gitu yang romantis terus foto kirim ke gue"


"hah!!! lo enak tinggal nyuruh nyuruh gue disini kaya satpam ngamanin maling,beranteeeeeem terus mereka"


tuuuttt....tuuutt..tuut


tiger yang terkenal cerdas tak pernah kehabisan ide dia menyruh meyra mendekat dan membisikkan ke telinga meyra


"lo mau tau gak kelemahan adit."


"apa emangnya?" meyra yang sedari tadi memang kalah argument denga. adit merasa senang mendengar ini


"dia kalau deket sama wanita maksutnya duduk ber iringan seperti ini " mencontohkan kepada meyra"terus sentuh kakinya dengan kaki lo,terus lihat in kepala dan telinga dia pasti langsung berkeringat dan rumor yang pernah gue terima katanya sampek keluar kutunya juga loh mka dari itu dia gak pernah deket deket sama cewek."


cewek ini ***** banget!!! gemezzz!!! jadi idaman lo kaya gini ,get well soon bray ~tiger


ckrek ....ckrek....


***


ferry langsung mengambil jaket hitam dan mengemudikan mobil nya dengan cepat untuk bisa samapai ke rumah devan


tok....tok....tok..


"selamat malam tante "


"eh nak ferry,mau nyari devan ya ada didalem masuk saja!."


ferry segera menaiki tangga menuju kamar devan dengan wajah yang sangat marah ditambah lagi saat ferry mendengar suara meyra sedang tertawa lepas


shit...adit brengsek ~ferry


" kalau fitnah itu yang pinter


"hhhhhhhh....lu pasti bohong! wkwkwkwk...."


braak....


dengan kasar membuka pintu tanpa basa basi mendorong meyra menjauh dari adit dan menarik kera baju nya membantingnya ke arah lemari devan rahangnya mulai mengeras seakan ingin memukul sahabatnya sendiri.


meyra yang mulai ketakutan tanpa mengetahui sebabnya duduk lemas


apa salah adit?bukankah dia sedang marah kepadaku~meyra


mereka mulai adu tinju saling pukul satu sama lain hingga terdengar sampai luar ballroom


"woyy! ka...ka..mar lo..loβ€”"terbata bata "siapa gue?" ucap tiger " itu de...devan"


tanpa memakan waktu lagi alan menyeret devan menuju kamarnya


suasana kamar mulai riuh kamar devan sudah berantakan


"lo gak bisa rebut meyra huh...huh ." ferry mulai mengatur nafasnya


"berdiri lo!! kalahin gue,segini aja ...cih !" meraih baju adit untuk berdiri


"FERRY!!! STOP.jangan pukul lagi hiks...hikss...." memeluk ferry adalah salah satu cara agar ferry tenang


padahal dia sendiri lebih takut bahkan sekedar melihatnya


"adit gak salah kita cuma bicara layaknya aku dan devan."


"hiks...aku udah maafin kamu fer." dia malah beranjak pergi melepaskan pelukan meyra tanpa membalasnya


menghiraukan ferry meyra memolong aditembantunya berdiri dan tidur diatas kasur mengompres lukanya


"dimanapun berada hati gue tetap sama yaitu membenci lo"


"aww..sakit pelan pelan gak bisa ya?seharusnya lo berterima kasih karna seharusnya lo yang dikasar in kayak gini"


"AWW!!! sakit!"


"diobat in itu diem! ini malah menghina."


"jujur,dari semua orang disekolah gue adalah salah satu orang yang dihargai ferry walaupun gue salah aja dia tetrp sdisamping gue."


"ini sakit nggak ?" menunjuk daerah yang lebam


"jangan ngalih in bicara please!"


"ya kan lo mau sombong ke gue,ngapain diladenin."


"bodoh!!,dari situ lo bisa mikir cuma gara gara kita berdua aja dia bisa mukul gue sesadis ini berarti lo itu β€”"


"udah selesai gue mau pulang lo tidur disini aja ya,kalau gak salah devan punya seragam dua jadi bisa lo pakai.daaa"


"sebelas duabelas sama devan."


"macaaaaaan...kamar gue dirusakin dia." ucapnya litib


"huwwwwaaaa....pasti hotweells gue berantakan,bunuh dia can,bunuh dia!!berteriak ke tiger


"alan!! jangan ketawa mulu,tadi kan rencana nya gak gini ."


apa yang dilakukan mereka berdua ,kenapa meyra belum keluar ~ferry


"ferry lo denger gue gak sih" "cih berisik" fery mulai terusik ingin masuk


"wahai batu tua!!!telan lah dia,teman ku ferry sudah tak sayang devan lagi"berceloteh didepan ballkon yang diikuti tawa tiger dan alan


"ferβ€”" mencoba meraih tangan ferry yang berjalan pergi namun gagal


"gue balik dulu ya lan ,ger dan devan yang sabar ya


.."