My Rome

My Rome
labil



HAI!!!!....


thanks ya yang udah baca sampai dari sini....


jujur aku seneng banget 😍😍😍


like and vote back langsung coment aja ya....


"MEYRA!!."


"MEY...BERHENTI!!"


meyra pun berhenti


"MEYR—"


PLAKK!!


semua murid yang sedang berlalu lalang di halaman menghentikan aktivitas mereka dan saling menatap satu sama lain lalu menatap meyra


aduh!...~devan


"apa,...apa maksutnya mey?" menatap meyra tajam


meyra yang tadinya sudah menyiapkan segudang kata kata untuk menyangkal ucapan ferry seketika hilang karena ke gugupan nya


"KALIAN SEMUA PERGI!!" melihat murid yang sedang berkerumun


baik gue harus kuat,kata devan"lo gak boleh seperti ini terus mey lo harus berubah bilang yang sebenernya~meyra


"gue capek fer sama lo!" pergi meninggalkan ferry yang masih berdiri mematung


****


"seharusnya gue tadi bilang,fer kita gak usah temenan atau fer jangan deketin gue ,sekalian juga bilang fer gue bukan boneka jadi jangan seenaknya.tapi gue lemah banget sih kalau natap matanya ferry jadi ingat tante rita " menendang setiap ada batu kecil yang ada di depanya


papa ...ferry sudah besar,bolehkah saya bahagia ? ~meyra


"senyawa organik yang memiliki gugus hidroksil yang terikat pada atom karbon,atau yang terikat pada atom hidrogen maupun atom karbon lain.Rumus kimia alkohol adalah CnH2n+2OH’"


"aaaaaaaaa!!!!!!" berteriak frustasi


" gak ada yang pengertian banget ya di dunia ini!!!,gue kesel pengen marah masih aja ada yang belajar di tempat favorit gue .gue tau kalo gue bodoh tapi ya jangan gini banget" memutar bola matanya


meyra memang selalu datang di tempat ini ketika ia sedang pengen sendiri dan melarutkan kesalnya pada bebatuan disekitar lorong,tempat ini bukanya tidak dipakai tapi jarang digunakan atau bahkan dilewati oleh para murid bisa dibilang ini juga gudang karena banyak sekali inventaris osis juga


"sifat sifat kimia alkohol:Mudah terbakarMudah tercampur dengan air, hal ini karna kemiripan struktur alkohol (R-OH) dan air (H-OH)...."


"dasar ya... gak tau kalau meyra udah marah,penyakit lambungnya bisa kumat" tanpa berfikir panjang dia mencari sumber suara


semakin lama semakin jelas suara nya


"1 2 3"


Klontang....tang...tang


"aw...ish" menyentuh kepalanya


"siapa disana!?habis lempar pakek kaleng sekarang sembunyi huh.... kampungan." gerutunya


"gue yang lempar lo,dan gue gak kampungan soalnya gue udah ngaku." melirik kekanan dan kekiri


"huft terserah!"


Ih...Gitu aja,padahal sih gue pengen berantem.jadi curiga~meyra


"Kenapa disini?!gue yakin Lo gak belajar,atau...." "Lo disuruh Ferry buat mata mata in gue


"Jawab!"


Pria itu masih menatap ke arah buku nya dan memnghafalkan beberapa materi dg tenang


"Lo bisa hargain orang ngomong gak sih!" Meyra mengambil buku nya dan membantingnya


"Ditanya itu jawab!!!"meninggikan suara nya


Pria itu tidak menangapi tindakan meyra dia memungut bukunya dan berpindah tempat dari meyra


"HEY!!!"menudingkan jari


nya


"Dasar gila !" Menyebutkan semua sumpah seraah yang ia hafal


"Brarti...kita sama sama gila,lo banting buku yang penuh ilmu ini sedangkan gue cuma gak pengen jawab omong kosong itu" dengan nada tenang dan jelas hingga meyra bisa mendengarnya


Meyra yang ingin meluapkan amarahnya berganti strategi


"berani ya!"membalikkan badan dan menghampirinya


"udara disini menyedihkan" menaatap langit "


" ROMY! "


menghentikan langkahnya


"diam diam anda menguntit saya?"


"ah..haha...haha kurang kerjaan banget nguntit seorang kutu buku kkkk" tertawa dibuat buat


kemarin gue gak nyetalker kok,cuma kepo aja~meyra


"besok lagi panjangin roknya jangan kelihatan seperti jalangnya ferry beneran " tersenyum dan melangkah pergi


****


"dasar ya cowok gitu terus suka banget buat tensi naik."


"gak bi" jawabnya singkat


"bibi lihat non meyra ini udah gak pernah sama non stela,boleh bibi tau?." meyra hanya tersenyum menanggapinya


dari beribu ribu orang disini ,ternyata masih ada orang lugu~meyra


"ish...bibi ini suka ceplas ceplos mulutnya. maafin bibi ya non,kalau gitu bibi pergi dulu"


"bibi...ini bakso milik siapa,aku gak salah pesen kan?."


"oh kalau itu milik non meyra tapi yang pesen mas ferry,katanya kalau non kesini beri dia makanan dan sudah dibayar kok non"


"O..."


melihat ferry yang terkadang bersifat perhatian ini membuT hati meyra lulu


dia gak jahat kok,sebenernya dia baik.cuma caranya aja yang salah dan gue gak suka itu~meyra


labil banget~author


"selamat makan princess besar ku(mengangkat sendok nya mengikuti gerakan meyra). hari ini kita makan bersama,dengan makanan yang sama cuma beda posisi duduk kita berjauhan." ucap ferry dengan nada pelan hingga hanya dirinya saja yang bisa mendengarnya


-mey masih marah?


√pesan terkirim


-ferry minta maaf


√pesan terkirim


-kamu gak salah tapi stela juga gak salah


√pesan terkirim


"mama... princess nya ferry marah,ferry sendiri yang buat meyra marah" menatap bingkai seorang wanita yang dengan anggun nya memakai dress warna gold yang sedang menggandeng seorang pria kecil


"mama tau cara menghibur princess nya ferry?,enggak ma... jangan kasih dia permen,ini udah malam nanti kalau meyra sakit gigi gara gara makan permen malam malam gimana?"


menaruhnya disamping kamar tidur nya


"entah untuk ke berapa kalinya ferry nyakitin meyra ma,tapi stela juga sahabat ferry jadi ferry gak mau kehilangan dua dua nya" mengangkat jari telunjuk dan jari tengah


"apakah ferry ngeselin,brengsek,dan—."


"pecundang?,kata papa gitu"menurunkan nadanya


" ih ferry gak nangis,ferry strong lihat nih ferry udah berotot."menunjukkan lengan nya pada foto tersebut


"tandanya ferry strong dan gentleman"


ting...ting...ting


"bentar ya ma,mama disini dulu nanti kalau jatuh kan baju mama bisa kotor" menggantungnya kembali pada dinding


tiger


-bray lo dimana


alan


-sobat keluar yuk


kelelawar(devan)


- gimana kalau kita ngedate ?


chat gak berguna,gue kira meyra ternyata diluar ekspektasi gue~ ferry


" jangankan di bales di read aja enggak."


dreeet....dreeet


(panggilan dari kelelawar)


"fer—"


"maaf,nomer yang anda tuju salah dan anda harus menelpon nya dihari lain."


"belum apa apa lo udah giniin gue"


"waktu lo 5 detik


"hmm jadi—"


"1 2 3 4 5"


tiiiit...tiit ...tit...


awas ya kalau setelah ini tanya tentang meyra~ devan


-kelelawar


mengirimkan satu foto


ferry yang penasaran tentang chat devan pun segera membukanya


betapa geramnya melihat adit dan meyra sedang minum kopi dengan saling bertatapan dengan meyra yang menggunakan baju terbuka


"ternyata alasan dia gak bales chat gue



cuma gara gara adit?"