
^^Kembali ke masa lalu
Jam sekolah pagi telah dimulai, kehidupan para pelajar sekolah menengah atas. Tahun ajaran pertama telah dimulai.
" A....raaaa...... " teriakan dari jauh oleh para kelompok pelajar wanita
a'reum : Apa yang kau lakukan di kelas Ara, ayoo kita keluar melihat para lelaki lelaki tampan. Mungkin kita memulai masa indah muda kita segera
Rossa, Michelle dan Seori : Iya Ara, ayooo..
berkata bersamaan dan mulai manarik narik Ara untuk ikut.
Ara : Baiklah, tapi jangan salahkan aku bila para lelaki hanya menatapku saja ya
bangkit dari kursi dengan malas
hahahaha... riuh menertawakan Ara..
persahabatan 5 gadis ini sudah sangat lengket. mereka ber 5 sudah berteman semasa kanak kanak. selalu tau sifat masing masing dan saling mendukung. Diantara semua, Ara memang yang paling cantik dan diincar oleh setiap laki laki di sekolah maupun d luar sekolah.
bergegas pergi meninggalkan kelas dan berkeliling tanpa arah, tiba tiba di lapangan basket terdengar suara sorak keramaian akan permainan basket dari beberapa team pemain. Para sahabat Ara mulai berteriak menyoraki para pemain. Terlihat bintang lapangan saat ini sedang melakukan lemparan goal ke ring basket.
" Wah... hansome baget sih Oppa hyeon "
" Gila.. itu mah ganteng di atas luar biasa... ganteng nya bikin meleleh hati "
" ah.... fighting OPPPAAA... "
Teriakan tiada henti dari luar lapangan..
Ara terpanah pada pandangan pertama, mata ny tidak lepas dari Hyeon saat itu. tapi harga diri yang tinggi membuat Ara seperti tidak menanggapi ketampanan Hyeon saat itu.
Michelle : Ara, bagaimana apa dia sesuai standart mu ?
canda michelle sambil menunjuk ke Hyeon.
Ara : Apa ada waktu untuk mendekati pria yang bagai madu itu. lihatlah begitu banyak para gadis yang mengidolakannya, bisa habis aku bila jadi pacarnya. hahaha.. tetawa garing
Rossa : Betul Ara, oppa Hyeon terlalu banyak fans nya. Bisa gila kalau jadian dengan Oppa.
Michelle : Ros, kau mengenalnya ?
Rossa : Ya, kenal sangat .. Oppa Hyeon adalah kakak sepupu dari pihak ibuku. Dulu kecil Oppa yang selalu menemani kami bermain. Oppa terlalu dewasa dari umurnya.
Areum : Wah.. ayoo Ros, kenalkan aku dengan oppa Hyeon. mengguncang lengan Rossa
Rossa : Jangan, kau belum siap patah hati
tertawa terbahak bahak
Tanpa mereka sadari, Hyeon memperhatikan Ara dari lapangan. Mata Hyeon tarpaku oleh wajah Ara. Ntah karena Ara cantik, atau karena saat itulah jatuh hati pada pandangan pertama, begitulah anak muda. Masa remaja yang masih indah dan tiada beban akan hal lain.
Hari hari terus berlanjut, seperti biasa bagi anak pelajar lainnya. Sekolah dan pulang kerumah masing masing. Setahun pun berlalu dan Ara sudah naik ke tingkat dua. Hyeon tahun ini adalah tahun terakhir ny di sekolah dan akan melanjutkan ke jenjang universitas. Ara mendapat peringkat pertama seperti biasa, sehingga menjadi pusat perhatian. Begitu juga Hyeon, memang genius di sekolah.
Festival musim semi akan dilaksanakan di sekolah. Masing masing kelas akan menampilkan acara kreasi. Dipilih secara undin dan diadakan di tengah lapangan sekolah dari pagi hingga malam hari. Acara diselenggarakan selama 4 hari kedepan.
Ada pameran seni dari bagian kelas seni tambahan. Seperti pameran lukisan, pameran keramik, pameran pembuatan baju Hanbook, dan lain lain dengan kreasifitas anak anak.
Saat ini Ara sedang berjalan jalan menikmati galeri pameran lukisan, terpaku akan lukisan yang membuat Ara kaget.
Ara : Apa ini ?? kenapa bisa ?? siapa pelukisnya ??
Ara berputar putar mencari nama pelukis nya. Tidak ditemukan, hanya ada inisial di bagian pojok saja
" Wah... wah... pelukis ini mau cari masalah dengan ku. melukis tanpa ijin.. "
terlihat emosi di wajah Ara, tapi hati nya begitu terkagum akan lukisan tersebut..
Ara menjadi topik pembicaraan pastinya selama beberapa hari ke depan.
Hari ke dua festival
Hari ini adalah acara jajanan sekolah, dimana anak anak membuka srand makanan dan memungut biaya pembayaran yang akan disumbangkan ke rumah rumah yatim. Acara diselenggarakan denfan tertib dan baik. Ara dan teman teman nya berkeliling membawa sampel makanan jualan stand mereka.
Keliling. Tiba di lapangan terlihat kumpulan kumpulan anak ke tingkat tiga, Ara dan Rossa mencoba menawari sampel.
Rossa : Oppa ...
panggil Rossa saat mengetahui Hyeon ad d kelompok tersebut
Hyeon : Haii kucing ...
sambil mengelus kepala Rossa
mata Hyeon lalu menangkap Ara disebelah Rossa
terkunci tanpa berkedip
Rossa : Oppa, aku bukan kucing.
melepas tangan Hyeon dari kepala ny.
Ara merasa ada yang berdetak kencang di dada. seperti hampir meledak.
Pandangan Hyeon tak berubah, menatap dalam mata Ara.
Rossa : Jangan menggoda teman ku Oppa, dia terlalu cantik untukmu.
Tommy ( teman Hyeon ) : Apa oppa mu tak terlalu tampan untuk teman mu ini Ros..
merangkul Hyeon dengan tertawa.
Rossa : Ya.. Oppa memang di atas rata rata.. jangan Oppa, bahaya, nanti fans girls mu akan membuat Ara kesulitan
Hyeon : melirik sinis ke Rossa dan tersenyum merekah kepada Ara
" apa boleh kenalan ? " mengulurkan tangan untuk berjabat tangan
Ara : Mengulurkan tangan dengan ragu
" Ara "
Seperti ada sengatan listrik kecil disaat mereka berjabatan tangan. pandangan terkunci dan seperti mereka hanya ad berdua saja.
Ara yang pertama melepas jabatan tangan nya.
Tiba tiba Hyeon bangkit dan mendekati Ara dengan dekat sekali. lalu mengambil sampel makanan yang di tangan Ara.
Hyeon : Manis ..
memasukan kemulut sampel dengan menatap Ara
Kali ini Ara sungguh hampir tidak bisa mengontrol jantung dan wajah nya.
Rossa : " oppa.. " berdiri langsung dihadapan Ara karena mengerti situasi yang terjadi.
" jangan usil pada teman ku!! "
ayoo Ara kita keliling lagi, mencari mangsa yang lebih baik dari Oppa !!
menjulurkan lidah kepada Hyeon, mengejek Hyeon adalah kesenangan bagi Rossa.
Sejak pertemuan pertama langsung Hyeon semakin menaruh hati pada Ara. Hampir saja Hyeon tidak mencuci tangan nya, karena berpikir kelembutan tangan Ara.
Hyeon : Aku memang sudah gila seperti nya !!!
tersenyum sendiri didepan wastapel.