
Setelah kepergian ibu Ross ke La, Ros hanya menyampaikan agar Ara cuma bisa menunggu dengan sabar. Mereka juga sudah naik ke tingkat 3, sudah waktunya kesibukan baru menunggu.
Beberapa hari kemudian, Ros dengan kecewa dan berat hati akhirnya memberi tahukan kabar mengenai Hyeon kepada Ara.
Ros, menjulurkan hp ny kepada Ara agar Ara dapat membaca artikel terbaru mengenai Hyeon disana.
Tertulis disana, Hyeon memperkenalkan ke publik tunangannya dan akan melangsungkan pesta pertunangan dalam waktu dekat.
Tanpa ada aba-aba, air mata Ara menetes dengan sendiri, shock dan kecewa yang tidak bisa digambarkan untuk kondisi saat ini.
Apa ini?? kenapa Oppa mengkhianatiku Ros?
Areum, Ros dan Michelle tidak tau harus mengatakan kalimat penghiburan apa terhadap Ara. Saat ini mereka pun sama kecewa nya dengan Ara.
Untungnya suasana cafe yang mereka kunjungi saat ini sedang sepi, jadi tidak menjadi pusat perhatian. Ara hanya menangis dan benak ny penuh dengan Pertanyaan, yang ntah apa jawabannya. Segala hal dan Dunia Ara seperti hancur berkeping keping.
Satu jam tlah berlalu, Ara masih sesegukan dalam pelukan Ros.
Ara hapus air matamu.. bila bersedih kau boleh menangis, tapi ingat jangan terlalu lama. Karna kecewa ini hanya kau yang tanggung. Jadi teguhkan lah hatimu agar menjadi kuat setelahnya.
hanya kalimat penghiburan dari Michelle yang mereka sanggupi saat ini.
mereka bertiga pun mencoba menghibur dengan memeluk Ara agar menjadi lebih tenang.
Saat telah siap, mereka mengantar Ara pulang.
Ara pulang ke rumah dengan lemah dan mata yang bengkak. Pulang dan langsung masuk ke kamarnya tanpa berbicara apapun.
Ada apa Ros, kenapa dengan Ara??
ibu bertanya kepada Ros yang mengantar Ara masuk ke kamarnya.
Bibi, maaf kan aku.. Aku menyampaikan berita buruk kepada Ara mengenai Hyeon Oppa.
Ada apa dengan Hyeon.. ibu kaget seakan ada berita buruk yang menimpa anaknya. Karena beberapa lama ini Hyeon tidak ada kabar berita sama sekali.
Hmm.. mm.. Hyeon oppa akan bertunangan di LA dalam waktu dekat ini. dengan salah satu putri relasinya disana.
Mundur selangkah sambil memegang belakang kepalanya. Ibu kaget mendengar berita tersebut.
Astaga.. kenapa ini? kecewa juga menghampiri ibu saat ini. Ada apa?
Pasti Ara akan sangat sedih saat ini.
Ros. hanya diam dan bingung mau bicara apa lagi. Disatu sisi Hyeon adalah kakak sepupunya yang bersalah dan disatu sisi Ara adalah teman baiknya yang sedang sedih dan kecewa.
Si kembar yang masih kecil tidak mengerti apa yamg terjadi, terus lanjut bermain tanpa peduli akan apa yang terjadi disekitarnya.
Ara masih melanjutkan kesedihannya di dalam kamar.
Benar kata Michelle, kecewa ini hanya aku yang rasakan. Jadi jangan terlalu lama menangis Ara..
Mulai meyakinkan diri sendiri, Ara pun menhapus airmata nya.
Dilain tempat
Hyeon sedang membaca artikel yang terbit hari ini. Berita mengenai dirinya yang akan melangsungkan pertunangan dalam waktu dekat.
Ibu, bagaimana keadaan Ara saat ini ? Hyeon menangis di pelukan sang ibu.
Ara akan sangat membenciku pastinya.
Maafkan kami sayang.. kau harus menanggung hal ini. Bertahanlah, kau harus bisa anakku, demi papa dan Hye adikmu saat ini.. Dengan lembut mengusap kepala Hyeon yang sedang lemah dalam pelukan sag ibu.
Tidak ada yang bisa memahami posisi mereka masing masing. Pilihan yang membuat hubungan mereka harus berakhir tanpa diakhiri. Keadaan membuat segalanya menjadi semakin rumit dan berakhir dengan kesedihan masing masing. Akhir dari kisah cinta di masa remaja mereka kandas saat ini.
Akhir hubungan yang berakhir tanpa diakhiri...
Terima kasih telah membaca sampai part ini.. hahaha... tenang saya akn membuat cerita ini tidak terlalu banyak episode ya.. tapi tetap menarik. jadi biar semakin penasaran am ceritanya..
hehehehe...
Terima kasih semua nya... jangan lupa, LIKE, COMENT DAN VOTE NYA YA..
emuahhhh..