My Love !!!

My Love !!!
Part. 11 : Masih terluka



Ara yang masih diam di tempat dengan pertanyaan yang berselancar kemana mana.


Hai.. Ara. Apa kau masih mengingatku ?


dengan wajah tetap dingin dan tidak bersalah, Hyeon berjalan mendekati Ara.


Ntah reflek atau menyampaikan emosi dan dendam yang sudah meluap, tanpa pikir panjang Ara lansung menginjak kaki Hyeon dengan keras.


Awww.. teriak Hyeon sambil memegang kaki yang terasa sakit.


Ara... kenapa ???


Kenapa??? apa ??? Wah.. Pak Direktur memang sangat berbakat.. Jadi ini alasan aku di rekrut kemari. ara sudah terlihat sangat kesal dan benar benar meluapkan emosinya. Dengan gaya melipat kedua tangan di dada, Ara sudah seperti rentenir yang menagih hutang.


Jangan salah paham Ara, ini memang aturan perusahaan. Aku cuma tanda tangan saja..


Hah...kau kira aku anak kecil. Pribadi mu jelas aku sangat tahu. Aku malas meladeni mu saat ini.


bebalik badan dan akan pergi


Hyeon menangkap tangan Ara dan menariknya kepelukannya.


Lepaskan, dasar bedebah...


Ara mulai memukul dada Hyeon


Ara, maafkan aku. Aku tau kata itu tidaklah cukup. Tapi hanya itu yang bisa aku katakan. Maaf kan Ara...


memeluk Ara dengan erat. Menyampaikan rasa rindu dan bersalah yang tak tersalurkan sekian lama. Hyeon mulai menangis kecil di pundak Ara.


Ya, itulah Hyeon. Selalu manja dan cengeng seperti anak kecil hanya bersama Ara. Ara tidak mendorong Hyeon jauh, tapi tidak memberi balasan pelukan ke Hyeon. Hanya diam dengan banyak pikiran dikepalanya.


Beberapa saat setelah itu, saat Hyeon mulai tenang.


Aku harus pergi, tenangkan lah dirimu sendiri.


Ara pun pergi melepaskan pelukan Hyeon dan pergi meninggalkan ruangan Hyeon.


Hyeon yang melepaskan Ara saat itu, maka saat ini Hyeon juga yang harus menangkap Ara kembali.


Ara pergi dengan perasaan yang kacau. Ada rasa senang melihat Hyeon kembali. Pria yang selama ini pergi meninggalkannya dan Pria yang selama ini dia rindukan. Seperti berada di atas jembatan goyang yang akan jatuh, hati Ara yang sudah di tata kembali goyah dan berantakan.



flash back


Ara yang saat ini sudah siap naik ke tingkat dua, sedang sibuk mempersiapkan hadiah kelulusan Hyeon. Ara membuat cake velvet special kesukaan Hyeon dan beberapa biskuit.


Wah.. apa ini Ara, kau mebuat untuk Hyeon? mana bagianku ? Min joon datang ke dapur dan mulai mencicipi biskuit yang telah matang.


Hubungan Ara dan Hyeon tidak sembunyi sembunyi saat di luar sekolah. Malah Hyeon sering berkunjung ke rumah Ara dan bersenda gurau bersama keluarga Ara. Semenjak ada Min joon tinggal disana, Hyeon malah lebih sering datang untuk memantau sambil asyik bermain game dengan Min joon.


Hyeon memang mempunyai seorang adik laki laki, tapi Ara belum pernah bertemu dengannya. Karena adik nya berada di LA saat ini, bersama keluarga besar mereka disana. Adiknya di urus oleh sang nenek dan menyukai menetap disana. Jadi Hyeon tidak mempunyai teman untuk bermain game di rumah seperti sekarang.


Oppa, jangan dimakan terus.. nanti tidak cukup...


baiklah, sambil memakan satu biskuit lagi.


hahaha..


dimana pacarmu? kenapa tidak video call lagi kalian, tumben.


Dia sedang di kantor, sedang banyak pekerjaan yang harus diselesaikan..


Wah.. asyik sekali dirimu oppa, kekasihmu adalah wanita hebat. Dia wanita karir yang aku sukai. bawa lah Ye jin eonni kemari lagi. Aku akan masak special buatnya.


begitulah, sepertinya ide bagus. Aku juga kangen padanya. Hahaha... tertawa meninggalkan dapur.


Ara kembali ke pada cake dan biskuit nya.


baik sepertinya sudah selesai. Ara puas dengan hasilnya.