
Hyeon lulus dengan nilai terbaik, ya memang IQ nya di atas rata rata. Karena masih malu, Ara menolak dikenalkan dengan orang tua Hyeon, Ara ragu dan takut. Itu adalah efek drama drama yang sedikit meracuni pikiran Ara. Ara merasa Hyeon sulit di gapai, mereka berasal dari dunia yang berbeda bagi Ara. Padahal, Hyeon sudah memberi tahu kepada sang Ibu mengenai kekasihnya. Tapi Hyeon hanya akan menyetujui permintaan Ara hingga Ara siap bertemu langsung.
Kelulusan berjalan dengan bahagia dan tenang. semua berjalan dengan baik. Hyeon datang ke rumah Ara sesuai janji mereka. keluarga Ara pun sudah menyambut Hyeon dengan suka cita. Pesta berlansung dengan riang dan tenang. Kebahagian yang ingin terus mereka pertahankan untuk seterusnya.
Ara dan Hyeon berada di teras rumah sambil mengesap coklat panas mereka, Sambil memeluk Ara dari belakang. Kebahagiaan dan kehangatan saat ini adalah hal yang sangat akan dinantikan di masa depan mereka.
Ara, aku akan pergi ke LA bersama ibu, lusa kami akan berangkat. Mungkin seminggu kami akan disana.
Hmm.. Hati hati oppa. Kau jangan lupa menelpon setelah disana. Apa mengunjungi Adikmu disana?
Ya.. lama disana, dia tidak mau pulang. Ibu sudah rindu padanya. Sekalian bertemu nenek juga..
Baiklah..
Masih setia memeluk Ara dan Ara senang akan perhatian Hyeon.
Mana hadiah ku ?
Menoleh ke samping menatap Hyeon.
Tadi kan sudah oppa makan. Aku membuat nya dengan perasaan ku. Apa oppa tidak merasakan nya ?
Tersenyum jahil, Hyeon mulai meraih dagu Ara dan menempelkan bibir mereka.
Aku mau yang ini juga.
Ara membalikkan badan sambil bibir mereka tetap saling *******, Ara memeluk leher Hyeon dengan lembut. kecapan demi kecapan dan lidah saling bertempur dengan lembut. Ara mulai kehabisan nafas dan menghentikan ciuman mereka, setelah nafas mereka sudah cukup ciuman pun berlanjut.
Hyeon sudah siap di bandara dengan sang ibu, meraka siap untuk pergi ke LA.
Kapan ibu bisa berkenalan dengan calon mantu ibu?
ibu.. Ara belum siap. Dia terlalu banyak menonton drama mertua yang menyiksa menantu. hahaha.. sabarlah..
Astaga, apa ibu terlihat galak ?? kan sudah ibu katakan, bawa dia langsung nanti ibu akan bersikap baik padanya.
baiklah.. nanti kita bahas lagi setelah kita pulang. Ok !!!
Oke!!
ibuuuuu..
Baek hye berlari dan memeluk sang ibu seperti anak kecil.
Bagaimana keadaan nenek, apa nenek sehat?
sambil mengelus elus rambut Baek Hye dengan lembut.
Sehat.. kan ad aku.
hahaha...
Justru ada kamu, nenek makin pusing tau ?
memukul kepala sang adik.
Aww.. ibu Hyung memukulku.
Big Baby.. sudah besar masih ngadu.
Mana kakak iparku? apa dia tidak di ajak juga?
Dia masih sekolah, mana ad waktu kesini.
ketemu ibu saja dia masih takut, apalagi bertemu denganmu. Bisa kabur nanti..
Hahaha... apa? benarkah ibu? wah..wah... ibu apa kau akan menyiksa mantu mu di masa depan ?
Mereka tertawa dan berbahagia di awal mereka bertemu. Hari masih akan sangat panjang untuk semua.
Begitulah pertemuan rindu mereka sesaat.
perjalanan menuju ke rumah mereka dan liburan beberapa hari ke depan mereka di LA.