My Lecturer is My Husband

My Lecturer is My Husband
Eps. 38



VIOLET PART 2


*****


Jessica Pov


Ketika aku memanggil Violet yang sedang tidur aku liat dia terbangun saat mendengar suaraku, entahlah apa itu energi dari seorang majikan dan peliharaannya karena ku rasa saat aku udah lama gak kesini aku begitu kangen sama peliharaanku satu ini dan anjingku ini langsung menghampiri ku. Aku pun langsung menurunkan Snowy dan menggendong Violet kesayanganku.


Guk…guk…guk


Itu suara Violet yang aku kangenin, aku juga melihat Clowy anjing Om ku juga terbangun mendengar suara Violet dan dia nampak terbangun dari tidurnya juga dan menghampiri ku. Aku menoleh ke belakang dan yang bener saja ternyata ada Ryan yang melihatku dari tadi dengan senyum miringnya aku pun bingung dengan arti senyuman dia itu. Aku memperhatikan Ryan sangat lama sampai-sampai tersandar mendengar suara dia keluar.


“Udah liatnya?” Ucapnya membuat aku terkejut dan memandang ke arah lain


“Ngapain kamu kesini?” Tanya ku yang tidak melirik dia sekalipun


“Om Reno ngajak makan malam” Jawabnya yang aku bales hanya dengan ber-oh ria saja


“Duluan aja, aku masih mau main sama Violet dan yang lainnya” Ucapku yang membuat Ryan menatap tajam ke arah ku ‘Apa gua ada salah kata? Sumpah tatapannya bikin gua takut’ Batinku yang langsung menunduk tak berai menatapnya


Ryan menghembuskan nafasnya panjang “Yaudah, nanti jangan lupa cuci tangan soalnya udah ditunggu” Jessica hanya mengangguk mengerti dan Ryan akhirnya pergi dari sana


“Punya Dosen kok dingin, pelit nilai, galak, suka semena-mena untung cakep” Dengusku kesal


Ryan yang mendengarnya samar-samar langsung menoleh ke belakang dia pasti tau kalau Jessica lagi memaki dirinya.


Deg


‘Apa dia dengar yang gua ucap tadi kalau gua memaki dia, mudah-mudahan enggak deh’ Batinku


“Apa?!” Ucapku tetap santai agar dia gak salah sangka


Ryan malah langsung pergi lagi dia tidak dengar apa yang diucapkan Jessica intinya pasti dia memaki dirinya. Jessica bernafas lega takut dirinya nanti dimarahin oleh si Kutub kan serem.


*****


Jessica langsung menurunkan Violet agar dia bisa main dengan yang lainnya dan dia langsung pergi dari sana untuk makan malam takut semua orang pada nungguin dia dan ia tidak lupa menutup pintu kaca taman belakang tersebut.


Jessica jalan ke meja makan dan yang benar saja semua orang pada nunggu dirinya.


“Om maaf aku terlambat” Ucapku


“Gapapa, wajar kalau kamu kangen sama Violet kan” Bales Omku dan aku hanya tersenyum tipis dan duduk di kursiku persisnya disampingnya Ryan


“Ini yang masak semua Tante Liana” Ucapku


“Iya, ada makanan kesukaan kamu juga” Ucap Tanteku


“Makasih Tan” Ucapku senang


“Selamat malam semua, maaf saya telat ke sini tadi macer dijalan” Ucap Pria tersebut


Aku langsun mendongak menatap ke sumber suara tersebut dan ‘Shit! Kenapa dia yang datang sih pasti Om yang undang, ****** gua kalau dia liat gua kesini’ Gumamku dalam hati


“Eh, William udah datang sini duduk. Iya gapapa kok” Ucap Om ku


William akhirnya duduk dikursi kosong tempatnya disamping Jessica dan dia menoleh ke samping “Jessica? Ini bener kamu?” Ucapnya memastikan


Jessica langsung menoleh dan mengangguk pelan sambil tersenyum tipis “Iya” Ucapku


“Wah aku gatau kalau kamu bakal kesini lagi, kamu tambah cantik ya” Ucapnya membuat diriku gugup dan apa yang tadi dia bilang ‘cantik’ gila saja dari dulu dia selalu bilang begitu ke semua cewek hanya membuat mereka senang dan untungnya aku tidak mau nerima dia.


*****


*****


“Dulu aku sempat nyesel gak ngejar kamu lagi saat kamu nolak pernyataan cintaku ke kamu” Ucapnya ‘What?! Yang benar saja malahan aku bersyukur gak liat kamu lagi dan ngapain dia ngukit masa lalu sih buat aku gak mood aja’


“STOPP WILLIAM!!! Itu udah masa lalu gausah diungkit lagi” Teriakku


“Om kayaknya aku harus pamit duluan deh, aku udah gak mood untuk makan. Makasih Tan atas makanannya makanannya enak kok” Ucapku dan pergi dari sana tetapi dilarang karena tanganku ditarik oleh William.


Ryan Pov


Dari tadi aku memperhatikan antara Jessica dan orang asing ini yang tadi sempat dikasih tau oleh Om Reno, aku yang sedari tadi makan dengan tenang tiba-tiba William buka suara.


“Wah aku gatau kalau kamu bakal kesini lagi, kamu tambah cantik ya” Ucap William


‘Apa? Tadi dia bilang ‘cantik’ ke Jessica’ batinku menahan emosi


Aku masih mendengar interaksi antara mereka dan aku melirik Jessica tampak gelisah saat kedatangan William.


“Dulu aku sempat nyesel gak ngejar kamu lagi saat kamu nolak pernyataan cintaku ke kamu” Ucapnya lagi


‘Apa? Jadi dia ini Mantannya Jessica, pantes Jessica tampak tak tenang ternyata ini toh jangan bilang dia yang dibicarakan sama sahabatnya Jessica ya yang dulunya kakak kelas hits itu jadi benar’ Batinku kaget dan masih tetap tampak tidak keliatan orang lain


“STOPP WILLIAM!!! Itu udah masa lalu gausah diungkit lagi” Ucap Jessica membuat aku menoleh langsung ke arah dia ‘Good girl, akhirnya yang aku tunggu keluar juga’ Batinku senang dan mengeluarkan senyuman


*****


Tiba-tiba senyum ku hilang saat mendengar Jessica pamit dari sini dan tangannya dipegang oleh cowok brengsek ini. Batas kesabaran ku udah tak tahan melihat tangan gadisku ini dipegang oleh cowok brengsek ini, aku langsung menepis tangan cowok brengsek ini dari tangan Jessica pasti sekarang Jessica terkejut dan itu aku tak peduli aku menatap tajam ke arah cowok brengsek ini dan ingin membogem mukanya tapi tertahan oleh teriakan Jessica.


“STOPP RYAN!!!” Teriaknya membuat tanganku berhenti dan turun seperti semula


Dan…


*****


Plakk!!!...


Tamparan kuat dari Jessica dimukanya si Brengsek ini dan aku tersenyum miring terkejut ‘Good girl, aku suka kamu seperti ini’ Batinku senang


“Wah…Jessica, kamu sekarang berani nampar aku” Ucap Brengsek tersebut dan ingin menampar Jessica tapi aku tahan dengan tanganku, Jessica ketakutan dan menunduk


“Kamu siapa? Campur urusan ku dengan Jessica” Ucap Brengsek tersebut


“Kenapa masalah? Aku tunangannya, aku perlu dong campur urusan kalian, dan tangan kotormu mau menampar gadisku, kamu kira kamu berhak manampar gadisku. Ingat ya kalau ada apa-apa dengan gadisku aku ga akan tau dengan keadaan kamu seperti apa lagi” Ucapku kesal


“Wah liat Jes, ternyata kamu ada pahlawan yang mau bantu kamu” Ucap Brengsek tersebut


Aku tak tahan dengan omongan si Brengsek ini tapi tanganku ditahan lagi oleh Jessica dan tanganku digenggam dengan kuat, aku tau pasti dia kesel dengan si Brengsek ini.


“William, mending kamu pergi dari sini. Kamu malah bikin merusak suasana acara makan malamku dengan Om Reno. PERGI GAK DARI SINI!!!” Bentaknya membuatku tersenyum


“Kalau Kamu gak mau pergi dari sini biar aku yang pergi dari sini, dan jangan muncul lagi dari hadapanku” Ucapnya lagi dan pergi sana


“Kamu beruntung, aku harap kita bakal ketemu lagi dan ingin membalas apa yang kamu buat tadi” Bisikku ditelinga William


Aku pun pergi dari sana mengejar Jessica aku tau dia pasti mau ambil Snowy dan Violet.


*****


Tbc