
SOMEONE
*****
Drtt...
Hana is calling...
"Halo" Sapa Jessica ditelepon
"Kamu dimana sih? Cepetan kesini ada yang mau ketemu sama kamu" Ucap Hana
"Jinjja?* tunggu saya 15 menit ya, nanti saya kesana" Ucap Jessica kaget
*Benarkah?
"Cepetan" Ucap Hana
Jessica menutup teleponnya dan menyuruh Ryan ngebut. Ryan akhirnya mempercepat mobilnya dan tangan kekarnya memegang stir mobil cukup kuat.
15 menit kemudian, mereka sampai tujuan disana Jessica diturunkan oleh Ryan di basement hotelnya Jessica dan Jessica buru-buru keluar dari mobilnya Jessica dan disusul oleh Ryan juga, kini mereka masuk ke dalam hotel disana yang benar saja ternyata ada seseorang yang menunggu Jessica sebab disana sudah ada Hana, Brian dan seseorang tersebut. Jessica langsung menemuinya dan menyapa seseorang tersebut.
"Annyeong Haseyo Sunbae*" Sapa Jessica
*Halo senior/apa kabar senior?
"Ne, aigoo* kamu tambah cantik Jessica" Pujinya
*Ya, aduh
"Anda berlebihan memuji saya Sunbae" Ucap Jessica ramah
"Wah...saya serius lho, kamu tambah yeppeoyo*"
*Cantik
"Gomawo, oh iya perkenalkan ini Ryan Ananda Syahputra dia Ceo di perusahaan Wijaya Group" Ucap Jessica memperkenalkan Ryan ke seniornya
Ryan menjabat tangan seniornya Jessica, "Salam kenal" Ucapnya
"Salam kenal juga, saya Lee ChanMin" Balasnya
*****
Ryan hanya ber-oh ria saja, dan mereka duduk disana mengobrol santai. Setelah ngobrol banyak Lee ChanMin akhirnya pulang, Ryan disana sangatlah cuek dan dingin tetapi masih sangat tampan dan cool membuat para karyawan dihotel tersebut melihatnya.
"Kamu gak pulang?" Tanya Jessica
Ryan mengangkat satu alisnya dan dimengerti oleh Jessica
"Kan tugas kamu cukup nganterin aku kesini jadi sekarang kamu pulang ya sebentar lagi juga mau malam" Ucap Jessica menjelaskan
"Ngusir?" Tanyanya dingin
"Ya, udah sana aku mau ke atas kasihan Hana nanti dan lagi nanti aku dianterin sama Felix juga" Ucap Jessica
Ryan hanya terdiam dan tetap berdiri disana tanpa bergerak pergi dari sana juga.
Jessica menghela nafasnya panjang "Terserah kamu saja deh, intinya nanti aku ga bereng kamu lagi" Dengusnya malas
Jessica pergi dari sana, masuk ke dalam lift dan menekan lantai 4 pas pintunya mau ke tutup tiba-tiba ada yang halangin pintunya siapa lagi kalau bukan Ryan, kini dia masuk dan berdiri disampingnya Jessica membuat Jessica membola matanya kaget dan menggeser dari sana. Didalam lift mereka tampak hening tanpa ada satu kata pun keluar dari mulut mereka.
"Kamu gak siap-siap apa untuk Packing baju kamu gitu?" Tanya Jessica membuka suara
"Gak, masih ada waktu esok" Sahutnya dingin
"Terserah deh" Ucap Jessica males
Mereka akhirnya sampai dilantai 4, disana terdapat Brian dan Hana juga.
"Lho kok belum masuk juga?" Tanya Jessica ke mereka berdua
"Tunggu kamu" Jawab Hana
"Astaga, sekarang masuk gih" Nyuruh Jessica ke mereka
"Hana, Brian kalian duluan saja ya nanti aku susul" Nyuruhnya lagi
Mereka hanya ber-oh ria saja. Jessica yang berdiri disana membuka ponselnya dan menelepon Omnya.
"Halo Om" Sapanya didalam telepon
"Ada apa Jes?" Tanyanya didalam telepon
"Violet gimana keadaannya? Besok aku mau ambil tapi kayaknya aku berubah pikiran deh sekarang saja aku ke Mansion Om ya" Ucapnya
"Baik kok tenang saja sama Om. Om kan ahli rawat hewan dan lagi Violet lagi main sama Clowy, oh yaudah nanti tinggal masuk saja" Jawabnya santai
"Oke, makasih ya Om"
"Iya Jessica sayang"
*****
Jessica menutup teleponnya dan segera masuk ke dalam kamarnya. Ryan yang berada dibelakangnya membuat Jessica terkejut melihat tingkah lakunya yang masih berdiri didepan pintu.
"Masuk sini" Ajak Jessica
Tidak ada respon dari Ryan.
"Ada Brian ini kok nanti suruh temenin kamu" Sahutnya lagi membuat Ryan masuk ke dalam kamarnya
Ryan pun masuk ke dalam dan Jessica menyuruh Ryan duduk di ruang tamu tetapi orang tersebut sudah duduk terlebih dahulu.
"Shit! Mati gua lama-lama hadapin ini orang astaga" Batinnya kesal
Jessica jalan ke ruangannya yang ada Hananya tanpa menghiraukan Ryan yang duduk disana.
"Gimana Hana? Udah selesai belum?" Tanya Jessica memastikan Hana sudah packing barang-barangnya
"Sebentar lagi Jes tinggal dokumen sama laptop kok" Jawabnya yang sudah santai memanggil Jessica dengan namanya
"Oh oke, saya mandi dulu ya" Ucap Jessica
Hana hanya mengangguk dan kembali ke aktivitasnya sendiri lagi. Jessica masuk ke dalam kamar mandi dan memulai ritualnya didalam, setelah selesai Jessica mengganti pakaiannya dan mengepack pakaiannya dan yang lainnya. Jessica ke ruang tamu sebentar.
"Kalian mau mandi gak? Kalau mau mandi langsung ke kamar mandinya saja mumpung kosong ya" Ucap Jessica ke mereka yang asik sibuk dengan masing-masingnya
"Oh, kalau kamu?" Tanya Jessica ke Ryan
"Boleh" Jawabnya datar yang asik sibuk dengan ponselnya
Jessica hanya mengangguk dan kembali lagi ke ruangannya. "Dimana kamar mandinya?" Tanya Ryan yang berada dibelakang Jessica persis sampai Jessica terkejut
"Astaga, ada disitu tuh. Nanti biar aku siapin pakaiannya kamu ga bawa pakaian kan untung aku punya kemeja buat cowok jadi lumayan buat kamu pakai" Ucap Jessica sambil menunjuk ke arah kamar mandi
Jessica buru-buru ke tasnya dan menemukan setelan baju dan celana khusus cowok karena Jessica membawa dari rumahnya untuk Ryan dan itu pakaian Omnya yang seukuran dengan badannya Ryan.
"Nih bajunya" Sahutnya tiba-tiba sambil memberi pakaian ke Ryan
"Makasih" Ucapnya datar
Ryan langsung masuk ke dalam kamar mandi sebelum Jessica mau mengangguk mengiyakan ucapannya Ryan. Jessica langsung kembali ke aktivitasnya lagi.
*****
Beberapa menit kemudian Ryan keluar dari kamar mandi dengan pakaian yang Jessica beri, sedari itu Jessica dan Hana sudah selesai mengepacknya.
"Sudah kelar?" Tanya Jessica ke Ryan dan membuat Ryan menoleh ke arah Jessica dan mengangguk pelan
"Yaudah kita langsung pergi ke apartemennya Brian" Ucapnya Jessica
"Kamu ikut atau gak?" Tanya Jessica ke Ryan
"Ya, ikut" Jawab Ryan datar
Jessica menggaruk kepalanya yang tidak gatel melainkan bingung dan frustasi dengan tingkah lakunya Ryan. Jessica hanya mengangguk pelan dan pergi dari sana menuju ke Resepsionis untuk check out. Setelah selesai check out Jessica pergi dari sana bersama yang lainnya dan didepan sudah ada Felix yang sudah standby dari tadi. Ryan dan Brian memasukkin koper ke bagasi dan hana yang sudah masuk ke mobil dengan dokumen dan laptop ditangannya. Kalau Jessica dia pasti sudah masuk ke dalam mobil yang ada Hana tetapi di larang oleh Hana.
"Ngapain kamu kesini? Kamu naik mobilnya Pak Ryan saja" Suruh Hana
"Aish, saya mau disini saja" Ucap Jessica
"Gak bisa, kamu harus dimobilnya Pak Ryan. Apa kamu lagi marahan sama Pak Ryan?" Tanya Hana ke Jessica membuat Jessica terdiam
Skatmat "***** kenapa Hana tau sih gua gak mau bareng sama si kutub" Batinnya kesel
"Gak kok, kamu tuh ya sok tau banget deh" Ucap Jessica alasan
"Bu Dian Ayu Jessica Scott kamu mau saya bilangin ke Pak Presdir kalau kamu gak mau semobil dengan Pak Ryan" Ancamnya
"Aish, bisanya ngancam. Iya deh iya" Ucap Jessica pasrah
*****
Jessica akhirnya keluar dari mobil itu dan masuk ke mobilnya Ryan dan Ryan sudah ada didalam mobilnya. Ryan yang melihat Jessica masuk menaikkan satu alisnya.
"Disuruh sama Hana, udah mana dia mainnya ngancam ke Papa lagi" Jessica sangat kesel dan Ryan hanya terkekeh pelan "Udah gausah ketawa, kamu sama Papa sama saja sukanya paksa orang mulu, dan lagi aku gamau semobil dengan kamu" Lanjut Jessica kesel
Ryan hanya mengernyitkan keningnya bingung. "Udah jalan aja" Sahut Jessica kesel
Ryan menjalankan mobilnya dan mengikuti mobil depan yang mau menuju ke Apartemennya Brian. Didalam perjalanan Jessica dan Ryan hanya terdiam tanpa membuka suara lagi "Lagi-lagi diam, kenapa gua bisa suka sama nih orang sih astaga" Gumam Jessica kesel
"Aku manggil kamu Ryan saja ya..." Ucap Jessica membuka suaranya
"Hmm" Ryan hanya bergumam saja
"Ryan"
"Hm?"
"Andhra kok gak ikut?" Tanya Jessica
"Lagi sibuk dia" Ucap Ryan datar
"Aneh..." Sahut Jessica
"Kenapa?" Tanyanya datar
"Ya aneh kok bossnya malah asik kesana sini sedangkan sekretarisnya malah sibuk di sana" Sindir Jessica
"Terserah saya lah, suka-suka saya kamu gausah kepo" Jawabnya datar
"Aish kamu tuh yaa, pantes saja dulu pas aku kenal kamu di kampus aku udah benci sama kamu" Ucap Jessica kesel
*****
Ryan lagi-lagi mengernyitkan alisnya.
"Kamu kalau dikampus tuh kayak es batu udah mana galak minta ampun lagi dan selalu main nyosor aja anak orang lagi, orang yang muji kamu kayaknya gila deh orang kayak kamu dijadiin bintang kampus cuman tampang wajah doang" Sindir Jessica kesel semua yang ada dibenaknya Jessica keluar sudah dan membuat Ryan mengempalkan tangannya dia sudah geram dengan perkataan Jessica tetapi dia gak mau ngeluarin emosinya ke Jessica jadi dia tahan
"Jessica kayaknya saya bakal kasih kamu pelajaran atas perilaku kamu" Batin Ryan geram
"Jessica kamu bisa diam gak" Sahut Ryan datar
"Kayaknya mereka semua pada buta kali ya wajah tampang gini disukain, pasti orang-orang udah dibutakan oleh kamu Ryan" Sindir Jessica menjadi-jadi
"Jessica jaga ucapan kamu!" Bentak Ryan sudah tak tahan
"Wah....liat tadi dia udah main bentak orang semaunya" Sindirnya lagi
Ryan memberhentikan mobilnya dipinggir jalan dan memegang tangan Jessica. Wajah Ryan pun mendekatkan ke wajahnya Jessica dan Ryan melumati bibirnya Jessica sampai habis. Jessica yang kaget langsung memukul dada bidangnya Ryan dengan kasar.
"Hmmphh..." Jessica kehabisan oksigennya dan tetap memukul dadanya Ryan sampai Ryan mau melepas ciumannya
Ryan mencium Jessica dengan lama dan melepasnya dan Jessica langsung menghirup nafasnya dengan cepat.
"Huh...huh...huh...kamu gila ya Ryan, kamu mau bikin aku mati hah?!" Dengus Jessica kesel yang benar saja mencium dirinya dengan kasar
"Itu hukuman karena kamu udah nyindir saya tadi" Ucap Ryan datar
"Aish mainnya begituan, berarti kalau ada cewek yang nyindir kamu kayak tadi langsung nyosor gitu!" Ucap Jessica masih kesel
Ryan membulatkan matanya dan menatap tajam ke arah Jessica.
*****
Tbc