My Lecturer is My Husband

My Lecturer is My Husband
Eps. 31



BEAUTIFUL NIGHT PART 1


*****


‘Indah dimalam hari membuat hatiku merasa sangat tak karuan dan itu malam yang indah buat semua orang yang udaranya sejuk bagaikan hati dan juga indah saat bunga-bunga bermekaran seperti pohon sakura yang indah untuk dipandang’


“Mama, ayo kita main ke taman katanya bunga sakuranya bermekaran” Manjaku ke Mama


“Jessica, nanti ya Mama lagi masak” Ucapnya membuat diriku cemberut


“Yahh...mama ayoo mah, Papa juga ya ikut” Ocehku


“Baby, nanti ya Mama lagi masak buat kita. Nanti kita pergi kesana setelah makan ya, Baby” Ucap Papa membuat ku menengok ke arahnya


“Iya Jessica sayang, nanti kita kesana bareng ya” Ucap Mamaku


“Janji ya???” Tanyaku berbinar sambil mengeluarkan jari kelingkingku ke arah mereka


“Janji” Ucap mereka barengan membuat wajahku berbinar dengan senang


Mama pun membawakan makanan buat aku dan Papa juga. Kita semua makan masakan Mama yang enak ini dan setelah selesai aku sudah gak sabar ngajak kedua Orang tuaku untuk pergi ke taman.


“Ayo kita pergi Pah, Mah” Ucapku sambil menarik tangan mereka


Jalan ku terhenti didepan pintu karena tiba-tiba Om ku dateng membawa boneka yang aku sukai yaitu Teddy bear berwarna pink dan Orang tuaku menyapanya dengan ramah.


“Reno? Sini masuk dulu” Ucap Papa


“Gausah, disini saja” Ucap Omku


“Jessica sayang, ini buat kamu. Kamu mau kemana?” Tanya Omku sambil memberi bonekanya ke aku dan menggendongku


“Makacih ya Om, Aku mau ke taman Om. Om juga ikut ya pasti seru kalau ada Om juga” Ucapku sambil peluk Omku digendongannya


“Ayo, kita kesana semua yaa” Ucap Omku


“Hahaha...” Tawa mereka yang melihat tingkah lucu ku


"???..." Aku pun bingung dengan mereka yang menetawain aku. "Apa ada yang salah denganku?..." Batinku


Aku pun langsung mengajak mereka pergi ke taman dengan naik mobil Papaku. Disana aku bercanda dengan Omku dan Papaku yang nyetir dan disampingnya ada Mamaku.


Sesampainya ditaman aku langsung turun dari mobil dan lari ke depan. Omku langsung mengejarku dan menggandeng tangan mungilku.


“Om kita ke sana ya” Ucapku sambil menunjuk ke tempat gulali


“Wahh...Jessica suka gulali juga, nanti gigi kamu ompong gimana?” Ledek Omku


Aku pun cemberut dan mereka terkekeh melihatku...


“Hahaha, Om cuman bercanda sayang. Ayo kita beli” Ucap Omku sambil mencubit pipiku pelan


“Baby, mau Papa gendong?” Tanya Papaku


“Mau” Ucapku manja


Papaku akhirnya gendong aku dan apa reaksi dia.


“Baby...kamu sekarang berat ya...” Ucap Papa ngeledek


“Aku gak  berat Papa” Ucapku


“Papa nih ya emang suka jail banget sama anaknya” Ucap Mamaku


Kita pun memakan gulali dan Ice cream. Omku pun jail memberi aku ice creamnya ke aku dan hasil kena hidungku.


“Om...liat nih sekarang aku jadi badut kan” Dengusku kesel


“Hahaha, kamu lucu Jessica sayang” Ucap Omku


“Sini Mama bersihin” Ucap Mamaku


*****


“Jessica Bangun...” Ucap Brian menempuk pipinya Jessica


“Ehmm..” Ucap Jessica pelan


Jessica pun terbangun dari tidurnya dia tidak sengaja memimpikan masa kecilnya yang sangat bahagia itu.


“Kita sudah sampai?” Tanyanya


“Iya, udah sampai” Ucap Brian


“Yaudah kita langsung temui Manajer Kim saja” Ucap Jessica


“Minum dulu” Ucap Hana sambil memberi botol minum ke Jessica


“Iya, makasih ya” Ucapnya


Jessica akhirnya membukakan pintu mobilnya dan turun dari mobilnya, diikuti Brian juga yang berada dibelakang Jessica, dan Hana pun juga turun dari mobil dan mengambil dokumentasinya Brian juga.


“Luas banget Mansionnya Manajer Kim” Ucap Brian


“Hehe, baru luarnya belum dalamnya” Batin Jessica


“Sini gua kasih liat dalamnya” Ucap Jessica


Mata Brian berbinar dan membuat Jessica terharu karena manis banget Brian kalau seperti itu.


“Oh iya, sebelum masuk nanti kita manggilnya harus Formal ya” Ucap Jessica


“Siap Bu Direktur Jessica” Ucap Brian


Jessica mengangguk pelan dan mereka akhirnya masuk ke Mansion yang luas dan mewah itu.


“Wahh, mewah banget” Batin Brian


*****


Jessica yang melihat Brian takjub dengan Mansionnya Manajer Kim tertawa pelan. Para Pelayan dan pengawal Manajer Kim pun menyambut Jessica dan lainnya dengan ramah dan mereka dianter ke tempat Manajer Kim berada.


“Nona Jessica disini Tuan Kim menunggu anda dan kerabat anda” Ucap Sekretaris pribadinya Manajer Kim


“Terima kasih” Ucap Jessica sopan dan mereka masuk ke dalam karena Manajer Kim sudah menunggu mereka dan disana terdapat seseorang Pria tampan dan tinggi disampingnya Manajer Kim ya itu adalah Putra pertamanya Manajer Kim, Kim Jae Wook. Jessica dan yang lainnya pun menyapa mereka dengan ramah dan sopan.


“Annyeonghaseyo, Manajer Kim dan Tuan Kim Jae Wook” Sapa mereka ke Manajer Kim dan anaknya


“Kamu?” Ujar Kim Jae Wook bingung


“Oh, saya Dian Ayu Jessica Scott dan ini Sekretaris Hana disamping Sekretaris saya itu Brian Park Seok” Ucapnya sambil menunjuk ke orangnya yang mau dikenalin


“Ohh, Jessica....baru ingat saya Mianhae* Jessica” Ucap Kim Jae Wook


*Maaf


“It’s Okay” Ucap Jessica dengan senyumannya


“Bagus...cocok, kamu boleh ikut difilm saya” Ucap Kim Jae Wook


“Serius???...makasih Pak Kim” Ucap Brian


“Iya” Anggukkan Kim Jae Wook “Dia Kerabat kamu Jessica?” Tanyanya lanjut


“Iya, dia sahabat saya pas disini dulu udah saya anggap seperti keluarga saya sendiri” Ucapnya


“Ohh oke...” Ucap Kim Jae Wook


“Yaudah kita langsung pergi ke tempat Presdir Scott yuk” Ucap Manajer Kim


“Baik, Manajer Kim” Ucap Jessica


*****


Mereka akhirnya pergi menggunakan mobil masing-masingnya dari sana dan jalan menuju rumah orang tuanya Jessica. Dan Kim Jae Wook ikut bersama Ayahnya ke tempat Ayahnya Jessica.


“Huhh...sumpah tadi gua deg-degan banget ngomong sama mereka” Ujar Brian gugup


“Pertama awal ketemu mereka gua juga gitu, tapi lama-kelamaan gua udah biasa” Ucap Jessica


“Hey, kalian yang lebih enak ya dari pada aku yang dari tadi bawa dokumentasi kamu dan gampangnya mereka setuju langsung percuma aku bawa ini” Ucap Hana lelah


“Kan kamu digaji Hana, habis ini kamu juga dapet bonus kok” Ucap Jessica


“Nahh, kalau itu aku setuju kan jadi semangat aku” Ucap Hana senang


Jessica terkekeh pelan. Dan beberapa menit kemudian mereka sampai di kediaman orang tua Jessica. Jessica turun dari mobilnya dan masuk ke dalam rumah orang tuanya. Pelayan dan Pengawal ayah pun sudah menunggu disana dan menundukkan kepalanya ke mereka.


“Jessica” Ucap Seseorang di depannya Jessica


“Om Reno, kok kesini?” Tanya Jessica tak percaya


“Eh, kamu tuh ya kan Om kangen sama Jessica sayang” Ucap Om Reno sambil memeluk Jessica


“Hehehe, canda Om Papa mana?” Tanyanya sambil melepas pelukkannya


“Diruangannya” Ucap Omnya dan menyapa yang ada dibelakang Jessica


Jessica tersenyum “Om, Mama gimana keadaannya?” Tanyanya


“Kak Anna sehat kok” Ucap Om Reno


“Bagus deh...aku takut kalau Mama gak jaga kesehatannya” Ucapnya


“Gak perlu khawatir” Ucap Om Reno


*****


Mereka jalan menuju ruangannya Ayahnya Jessica, sesampainya disana dengan obrolan mereka. Mereka pun sampai diruangan Ayahnya dan disana terdapat Mamanya Jessica.


“Jessica” Ucap Wanita disana


“Mama...” Ucap Jessica dan peluk Mamanya itu


“Baru kemarin kamu kesini, Mama udah kangen sama kamu saja” Ucapnya


“Mama bisa saja, aku bawa makanan kesukaan Mama. Gimana kondisi Mama?” Tanya Jessica ditelinganya Mamanya


“Makasih sayang, sehat kok Nak” Ucap Mamanya


“Jessica kapan kamu bawa mantu ke kita” Ucap Papanya tiba-tiba membuat Jessica kaget


“Itu Pak, Bu Jessic uda...” Ucap Hana terpotong oleh Jessica


“Masih nyari yang pas Pa, nanti kalau sudah dapat Jessica bawa sini deh” Ucap Jessica


“Kata siapa? Aku udah datang kesini kok” Ucap Seseorang dibelakang Jessica


Jessica terkejut “Kayak kenal nih suara” Batinnya Jessica pun menengok ke belakang dan Skatmat dibelakang Jessica terdapat seseorang ia kenal


“Ryan?” Ucap Jessica tak percaya


“Om, Tante...perkenalkan nama saya Ryan Ananda Syahputra tunangan Jessica” Ucapnya mantap


“Kamu Ryan anaknya Sherly kan?” Tanya Mama


“Iya Tan, Tante apa kabar?” Tanya Ryan sopan


“Baik, gimana keadaan Mama kamu?” Tanyanya kembali


“Baik kok Tan” Ucap Ryan sopan


“Jessica kamu rahasia Papa dengan Ryan?” Tanya Papanya kecewa dengan menatap tajam ke Jessica


“Pah...” Ucap Jessica takut


“Om...jangan salahin Jessica, ini rencana saya menyembunyikan hubungan kita” Ucap Ryan


“Iya Ryan...Om cuman bercanda” Ucap Papanya Jessica


“Njirr...cuman candaan doang dong astaga udah Nervous gini gua” Batin Jessica sabar


“Pah, Mah...aku ada perlu dulu sama Ryan ya” Ucap Jessica


*****


Orang tuanya hanya mengangguk dan Jessica langsung menarik tangannya Ryan ke luar.


“Kak Putra, kenapa kamu bisa ke sini?” Tanya Jessica membuat ia frustasi


“Ingat pas pesta” Ucap Ryan


“Oh iya pas Direktur Park yang mau ikut ya tapi sayangnya ia ada perlu sih jadi gak ikut” Ucap Jessica


“Hmm...kamu panggil aku Ryan sekarang” Ucap Ryan dingin


“Iya, seharusnya tadi kamu kasih tau ke aku dulu tadi” Ucap Jessica


Ryan tersenyum miring “Kan mau bikin surprise buat kamu, sayang” Ucap Ryan


Jessica mengerutkan alisnya “Apaan sih?”


Ryan memajukkan kakinya dan membuat Jessica mundur ke belakang yang dibelakangnya terdapat tembok. Ryan pun mencium Jessica tetapi Jessica tahan dengan tangannya.


“Ngapain?” Ucap Jessica sambil menginjak kakinya Ryan dan ia merintih kesakitan


“Jessica kamu berani ya sekarang” Gumam Ryan dengan smirknya


*****


Tbc