My Boyfriend's Shadow

My Boyfriend's Shadow
Chapter 4. Murid Pindahan 2



Lanjutan Chapter 3


" Baiklah, aku tidak akan memberitahu siapa pun. Tapi dengan satu syarat "


" Baiklah, akan kudengarkan "


" Turuti seluruh keinginanku tanpa pengecualian "


" Okeyy! Aku terima syaratmu "


...****************...


Singkat cerita esok harinya, Yeo Chan datang lebih awal.


Pagi itu sinar matahari benar benar terik namun sangat lembut. Secara perlahan sinar matahari mengenai wajah Yeo Chan.


Wajah Yeo Chan benar benar terlihat jelas, warna mata Yeo Chan juga menjadi semakin jelas.


Namun saat sedang menikmati suasana, Yeo Chan merasa ada yang memotret dirinya. Rupanya benar, dan ternyata yang sedang memotret dirinya adalah gadis gadis yang sekelas dengannya.


Mereka melihat Yeo Chan yang menyadarinya, dan mereka segera menuju meja Yeo Chan.


" Yeo Chan, maaf kami memotret mu tanpa izin. Tapi, warna matamu sangat jelas dan indah saat terkena sinar matahari. Jadi kami memotret mu "


" Hanya permintaan maaf? Foto ku bahkan tidak bisa dibeli dengan uang. Dan kalian hanya minta maaf?? "


" Ayolah, Yeo Chan! Kami kan teman sekelasmu juga "


" Jika kalian teman sekelasku, tidak mungkin kalian tidak mengerti diriku "


" Yeo Chan! Kenapa kau sangat kasar sekali! Tadi kami juga sudah minta maaf padamu, kenapa kamu tidak terima? "


" Sudah kubilang permintaan maaf saja tidak cukup... " Belum selesai mengucapkan kalimatnya, Yeo Chan segera merampas handphone yang tadi untuk memotret dirinya dan menghapus fotonya.


" Yeo Chan, kenapa dihapus!? "


" Karena wajahku tidak cocok ada di handphone mu. Ku harap kau tidak akan memotret diriku sembarangan "


Mendengar pernyataan itu dari Yeo Chan, para gadis menjadi kesal dan pergi meninggalkan Yeo Chan dengan wajah muram.


Dan Da Yeong yang mendengar itu menjadi kesal juga karena Yeo Chan tidak menghargai teman sekelas nya sendiri.


" Heii! Tidak bisakah kau lebih sopan kepada mereka? Mereka juga teman sekelasmu "


" Tidak perlu ikut campur. Kau tidak merasakannya "


" Kau sangat benci kepopuleran? Ayolah yang benar saja. Aku saja ingin populer "


" Lantas, kenapa tidak kau saja yang menggantikan diriku? Tinggikan nilaimu, maka kau akan populer "


Setelah mengatakan itu, Yeo Chan pergi meninggalkan kelas dengan tatapan dingin.


" Pria yang aneh! " Batin Da Yeong.


Singkat cerita pelajaran pun dimulai, dan bel istirahat berbunyi.


Karena Yeo Chan merasa sangat bosan, ia memutuskan untuk pergi ke perpustakaan sekolah.


Seperti biasa, suasana perpustakaan benar benar damai. Karena kurangnya minat para murid untuk membaca di perpustakaan.


Yeo Chan menghampiri rak buku yang berjejer rapi untuk mengambil dan memilih buku.


Saat sedang memilih, dirinya tak sengaja bertemu Da Yeong di perpustakaan.


" Yeo Chan, apa yang kau lakukan? "


" Kenapa? Apa tidak boleh? "


" Kenapa kau sangat negatif thinking? Aku hanya sekadar bertanya "


" Bagus ada kau disini. Bantu aku membawa beberapa buku "


" Kenapa aku? "


" Kau lupa dengan kesepakatan? "


" Baiklah, akan kubantu bawakan "


Yeo Chan senang mendengar jawaban Da Yeong. Kemudian Yeo Chan memilih beberapa buku yang cukup berat dan dengan jumlah yang cukup banyak.


Itu membuat Da Yeong kewalahan membawa buku buku yang dipilih Yeo Chan. Rasanya ingin protes, tapi nanti malah debat sama Yeo Chan.


Kemudian Yeo Chan duduk dan mulai membaca buku buku tersebut.


" Apa benar benar sebegitu sukanya kau terhadap buku? "


" Benar. Aku lebih suka menghabiskan waktuku dengan membaca buku daripada melakukan hal lain "


" Kalau begitu, aku ingin lihat bagaimana kau menghabiskan buku buku ini hanya dalam waktu sepuluh menit "


" Bukan masalah " Jawab Yeo Chan.


" Okey, ayo mulai dari sekarang! Oh ya kamu juga harus membacanya dengan lantang. Supaya tidak ada kecurangan "


" Itu mudah "


Yeo Chan memulai membaca buku buku itu dengan suara lantang. Namun tidak membacanya dengan cepat.


Benar saja, dalam waktu sepuluh menit saja Yeo Chan mampu membaca 5 buku yang ia pilih tadi, benar benar tidak terduga.


" Waktu habis! "


" Sudah selesai! "


" Apa?? Sudah selesai?? "


" Benar, tanpa kecurangan apa pun "


" Tidak mungkin! Seseorang bisa menghabiskan lima buku tebal ini dalam waktu sepuluh menit! "


" Kenyataannya begitu "


" Bagaimana bisa!? Apa ada rahasianya?? Beri tahu aku rahasianya "


" Apa yang bisa kau berikan padaku? "


" Hmm...aku bisa membelikan makanan, apa pun yang kau inginkan "


Mendengar tawaran itu sungguh tidak membuat Yeo Chan menginginkannya, karena memang Yeo Chan tidak makan makanan manusia.


" Sudahlah. Aku ingin kembali ke kelas saja. Oh ya, kembalikan buku buku itu ke raknya, jangan lupa " Kata Yeo Chan. Ia menumpuk semua buku itu dan memberikannya kepada Da Yeong.


" Heii Yeo Chan!! Tidak bisakah kau menolongku!!? " Karena tidak fokus, Da Yeong tidak sengaja kesandung dan terjatuh.


Untungnya dengan cepat Yeo Chan menangkap tubuh Da Yeong.


Diwaktu yang sama matahari yang semula redup, menjadi begitu terang dan silau, dan tepat mengenai mereka berdua.


Seketika juga, warna Hazel dimata Yeo Chan terlihat dengan jelas lagi. Dan itu membuat Da Yeong terpesona dengan ketampanan Yeo Chan dan berniat untuk menyentuh mata Yeo Chan.


Belum juga menyentuh matanya, Yeo Chan malah melepaskan pelukannya dari Da Yeong, sehingga Da Yeong terjatuh.


" Kenapa kau lepaskan? Sakittt! "


Tanpa menggagasnya Yeo Chan segera meninggalkan Da Yeong. Sedangkan Da Yeong harus mengembalikan buku buku itu ke raknya lebih dahulu.


Selesai melakukan itu, Da Yeong segera berlari menuju kelas. Tampak di dalam kelas, guru yang akan mengajar sudah ada.


Da Yeong segera minta izin untuk duduk. Saat duduk di kursinya, Da Yeong menatap Yeo Chan dengan tatapan sinis karena telah meninggalkannya tiba tiba.


" Baiklah semua! Ujian kalian kemarin sudah keluar. Dan bapak akan memberikan nilai ujian kalian, serta mengumumkan peringkat kalian "


Mendengar pernyataan itu membuat semua murid heboh karena nilai ujian lebih cepat keluar dari pada biasanya.


" Han Chu Seok peringkat 30. Cha Don Go peringkat 29. Ko Gu Hi peringkat 28. Nam Ki Yeung peringkat 27..... "


" ..... Jo Kwon do peringkat 23. Lee Seu Na peringkat 22. Oh Da Yeong peringkat 21..... "


" Dan peringkat pertama kita di kelas adalah... Park Yeo Chan🎉👏 "


Satu kelas sangat berisik karena suara tepukan yang meriah. Sedangkan Da Yeong sangat frustasi dengan peringkatnya dikelas, kalian sudah tahu bahwa peringkatnya peringkat ke 21, itulah sebabnya.


...****************...


Tak terasa waktu menunjukan jam pulang. Da Yeong sudah merasa kalau dirinya pulang akan langsung digebukin oleh ibunya, jadi sebelum pulang Da Yeong memutuskan untuk ke tempat favoritnya sambil meminum satu botol Soju.


Da Yeong sangat menikmati Soju nya itu sambil melihat pemandangan sungai di bawah jembatan.


Benar benar suasana yang dirindukan❤️


Bersambung...