
"Aduhh ini sangat menyebalkan!" Ujar Kiara berteriak
"Bagaimana aku melakukan pekerjaannya, kalau bajunya ketat dan seksi begini, bergerak saja susah.. Aduhh udah seperti menghadiri pesta kondangan saja!" Ujar Kiara marah sendiri
"Hmm..bagaiman ini?, pengalaman ku dirumah, aku tidak pernah sekalipun membersihkan apapun dirumah karena semua yang melakukannya adalah Bibi Ina.. Apa yg harus aku lakukan?... Aku tidak bisa melakukan apapun disini.. Bakatku hanya make-up wajah tidak ada yg lain.. Aku emang wanita yg tidak mandiri!" Ujar nya berguman
"Aduhh.. Aku harus melakukan apa ya.. Oh iya Jeje.. Dia sangat mandiri dan rajin dirumahnya, dia pasti tau tentang pekerjaan rumah!" Ujar Kiara berguman
Chat
Kiara: Jeje aku membutuhkan bantuanmu
Jeje: Tumben,Kau ingin meminta bantuan apa kepadaku?
Kiara: Sekarang aku sedang bekerja dirumah kookie, aku tidak tau harus melakukan apa! Kau tau kan aku tidak pernah melakukan pekerjaan dirumah, aku tidak tau harus melakukan apa? Bagaimana ini!
Jeje: Baiklah.. Aku akan mengirim mu sebuah video agar kau bisa cara melakukannya!"
Tring(video yg dikirim)
Kiara: Terimakasih Jeje.. Ini sangat membantu
1 jam kemudian
"Huft.. Akhirnya selesai juga" Ujar nya letih
Tring tring
"Oh.. Apakah itu Oppa.. Kenapa aku deg degan begini" Ujar nya berguman gugup
"Selamat datang" Ujar Kiara menyapa Kookie dengan senyuman
"..."(tidak ada respon)
Dasar laki-laki menyebalkan!!
(Kookie pun duduk di meja makan)
"Silahkan nikmati makanannya" Ujar Kiara memberi senyuman palsu
Astaga.. Bagaimana ini, aku tadi belum mencicipi makanan yg aku buat... Aku takut sekali bagaimana reaksi oppa ketika makan makananku.. Semoga masakannya lumayan
"Kenapa kamu tegang begitu.. Kamu tidak makan?" Ujar Kookie binggung
"Ah.. Aku tidak lapar.. Aku akan makan dirumah" Ujar Kiara menjawab
"Kamu sudah letih seharian ini.. Kamu boleh duduk disini dan ikut makan bersamaku" Ujar Kookie lembut
Kesambet apa ya dia? Tumben dia baik begini
"Tidak usah.. Tidak apa-apa" Ujar Kiara merasa merepotkan
"Kamu berani menolak?" Ujar Kookie dingin
"Er.. Baiklah.. Terimakasih" Ujar Kiara gugup dan duduk dikursinya
"Kamu jangan ge er kalau aku merasa kasihan padamu dan kamu bisa duduk disini.. Aku mau kamu harus memakan makanan buatanmu terlebih dahulu sebelum aku.. Aku takut rasanya tidak sesuai apa yg aku perkirakan.." Ujar Kookie dingin
Siapa juga yg mau duduk disini.. Dasar pria brengsek!! Jelas-jelas aku sudah menolak duduk disini tapi dia yg memaksa..
"Bagaimana anda tau, bahwa aku belum mencicipi nya?" Ujar nya Kiara kaget
"Itu sangat mudah dari gerak gerik mu yg tegang" Ujar Kookie menjawab dingin
"Baiklah aku akan memakannya" Ujar Kiara tersenyum palsu
Yah.. Semoga hasilnya lumayan.. Aku tadi sudah membuatnya memakai hati pasti harus enak kan?
(Disaat Kiara mencoba mencicipi nya)
"Wah rasanya enak!" Ujar Kiara tersenyum
"Kamu yakin? Atau itu hanya akting mu agar aku tidak marah kepadamu karen masakanmu tidak enak?" Ujar Kookie dingin
"Coba saja sendiri! Kalau tidak percaya!" Ujar Kiara marah
"Uekk... Kamu bisa masak ga sih?!Kamu tidak bisa menyesuaikan memakai bumbu yg pas sehingga makanannya rasanya menjadi sedikit aneh, minyak berlebihan, ikannya tidak matang, gosong dibawah! Apa kamu bilang ini enaak?" Ujar Kookie marah
Ga enak?! Menurutku enak kok.. Lidahnya sengklak ya.. Bisa sih bedain enak atau ga!! Dari pada gini sebaiknya aku minta maaf..
"Maafkan aku.. Aku tidak punya pengalaman pekerjaan dirumah.. Orangtua ku melarang ku untuk bekerja di dapur ataupun memegang yg berkaitan dengan pekerjaan rumah.. Aku hanya disuruh fokus belajar dan menaati semua peraturan orang tuaku.. Aku tidak pernah merasa bebas dan selalu dikekang sehingga membuatku semakin penasaran cara melakukannya.. Tapi kalau aku mengerjakan pekerjaan rumah yg tidak berkaitan dengan diriku! Yg ada bibi(pembantu) yg akan kena marah, makanya aku tidak punya pengalaman untuk melakukan semua ini dan kamu selalu memaksa ku melakukannya.. Kamu tau hikss.. Semua ini rasanya sangat lelah dan letih, aku tidak tau harus melakukan apa!!"Ujar Kiara menjelaskan dan sedih
Ternyata wanita ini memiliki masa lalu yg buruk dihidupnya seperti diriku..
Tiba-tiba kookie pun memeluk Kiara dengan erat
"Baiklah.. Maafkan aku.. Aku akan mengajari mu cara melakukannya.. Dan tolong jangan menangis" Ujar Kookie merasa bersalah
"Iya.. ta.. tapi bisa anda lepaskan dulu! Sepertinya aku sesak nafas!!" Ujar Kiara panik
"Oh.. Maaaf" Ujar Kookie malu
"Huftt..." Ujar nya menarik napas dari pelukan Kookie
"Sepertinya kamu lelah, kamu boleh pulang.. Besok aku akan menjemput mu pergi bekerja.. Dan juga besok aku akan mengajarimu cara mengerjakan apa yg seharusnya kau kerjakan!" Ujar Kookie dingin
"Baiklah.. Terimakasih, saya pergi dulu!" Ujar Kiara memberi salam
~~
Sesampainya dirumah
"Ah.. Akhirnya bisa istirahat sejenak lagi!
Kenapa oppa tadi memelukku dengan sangat erat rasanya sangat kaget dan jantungku tidak berhenti terus berdebar..
Sifatnya juga sangat sulit ditebak terkadang penyayang, terkadang keras kepala, terkadang lembut dan terkadang gila?
Ahh ngapain juga aku memikirkan nya sebaiknya aku tidur..besok aku harus bekerja dan melakukan yg terbaik!!"
~~
Tinn tinn
Saat Kiara masuk ke mobil
"Kenapa tidak jalan?" Ujar Kiara heran
"Tumben kamu hari ini sangat rapi dan juga parfum mu sangat menyengat? Apakah kau ada kencan dengan seorang laki-laki?" Ujar Kookie curiga
"Apakah salah aku harus rapi ke tempat kerja? Tidak ada salahnya yakan? Penampilan juga harus dilihat" Ujar Kiara menjawab
"Aku tau! Aku bertanya Apa kau mempunyai seseorang yg kau kencani?" Ujar Kookie bertanya dengan suara tinggi
"Kenapa?Aku mau berkencan ataupun tidak berkencan dengan siapa itu tidak ada urusannya dengan anda kan?" Ujar Kiara melawan
"Oh jadi kau sekarang berani melawan ku ya wanita sinting!" Ujar Kookie tersenyum dan mendekat kearah Kiara
"A.. Anda mau apa?" Ujar nya kaget dan gugup saat Kookie mendekat kearahnya
~~
(Ketika sudah sampai)
"Pftt.. Kenapa kau terus menutup mata.. Kita sudah sampai!" Ujar nya tertawa
"Ha? Sudah sampai?" Ujar Kiara membuka mata dan kaget
"Apa kau berfikir aku menciummu? Aku tidak sengaja melihat daun diatas kepalamu dan aku mengambilnya, itu saja.." Ujar Kookie mengolokkan Kiara
"Ha? Si..siapa yg berfikir aku dicium oleh anda.. Lebih baik aku dicium oleh hewan dari pada anda?!" Ujar Kiara malu
"Oh begitu? Tapi aku tidak melihat bahwa reaksimu begitu.. Seolah-olah kau ingin sekali aku mencium mu?" Ujar nya mengolokkan Kiara lagi
"Ah... Sudahlah aku masih banyak urusan.. Aku pergi dulu" Ujar Kiara keluar dan malu
Astaga.. Apa yg aku lakukan.. Kiara kenapa kau sangat bodoh!!! Bagaimana ini aku tidak berani menunjukkan wajahku dihadapannya.. Yg ada terbuai rasa malu!! Pasti dia sangat tertawa lebar saat melihat reaksiku begitu..
Yah siapa sih yg tidak menutup mata.. Wajahnya sangat dekat begitu sehingga aku berfikir dicium oleh dia kan!
~~
Saat dirumah kookie
"Kenapa dari tadi kau menutup wajahmu dan tidak memandangku saat aku berbicara padamu dimobil tadi? Apa terjadi sesuatu?" Ujar Kookie heran
"Ah tidak apa-apa.. Sekarang mulai dari mana yg harus ku pelajari" Ujar Kiara menyela topik
"Ok pertama, kau harus menyapu lantainya dengan pelan-pelan.. pertama-tama rasanya sangat lelah tapi kalau kau sudah terbiasa sepertinya tidak terlalu lelah
Kedua, mencuci piring.. Kau harus membuka sabunnya dan campurkan lah sabunnya dengan sedikit air agar busanya banyak dan cucilah dengan pelan....." Ujar Kookie menjelaskan
Setelah kookie selesai menjelaskan semua pekerjaan yg ditugaskan untuk Kiara
"Kenapa kau bisa tau semua pekerjaan yg tidak seharusnya kau kerjakan" Ujar Kiara bertanya tiba-tiba
"Karena sebelum ada kau.. Aku selalu yg membersihkan rumahku!" Ujar Kookie menjawab
"Wah anda sangat mandiri sekali? Kenapa anda tidak menyewa pembantu atau asisten rumah anda untuk meringankan beban anda" Ujar Kiara penasaran
"Karena sejak kecil aku sudah dipaksa untuk melakukan sesuatu dan kalau aku tidak bisa melakukannya aku dicambuk oleh Ayahku jadi, semua yg Ayahku lakukan membuahkan hasil agar aku mandiri.. Ah.. Sebaiknya aku lansung saja mengajarkan mu cara memasak" Ujar Kookie malu dan menyela topik
Apakah Oppa mempuyai masa lalu yg sangat buruk ketika dia masih kecil?
"Kamu tadi sudah selesai melihat cara aku memasak, dan sekarang coba cicipi lah pasti kau akan tau perbedaan antara masakanmu dan masakanku" Ujar Kookie dingin
"Oh my god... Ini sangat enak! Semua makanan yg ku makan, tidak pernah seenak ini" Ujar Kiara kaget
"Terimakasih:)" Ujar Kookie tersenyum lembut kepada Kiara
Astaga? Apakah baru saja Oppa tersenyum padaku.. Kenapa senyumannya tidak seperti biasa lebih gans dari biasanya
"Terimakasih makananya, hehe aku jadi sangat kenyang.. Saya permisi.. Terimakasih sekali lagi" Ujar Kiara memberi salam
Zrashhh(Hujan turun)
"Loh? Kok hujan! Aduh.. Bagaimana aku bisa pulang dengan keadaan seperti ini.. Aku tidak bawa payung lagi" Ujar Kiara kesah
"Sepertinya kau tidak bisa pulang dalam cuaca begini.. Sebaiknya kau tinggal beberapa saat disini" Ujar Kookie dingin
"Ah.. Aku sudah merepotkan mu tadi.. Aku merasa kurang nyaman" Ujar Kiara gugup
"Tidak apa-apa.. Selesai hujan kau bisa kembali kerumahmu" Ujar Kookie lembut
~~
"Anu" Ujar mereka serentak
"Ah.. Kau saja deluan" Ujar Kookie malu
"Hmm... Kenapa anda tinggal sendiri? Dan tidak bersama orang tua anda.. Ah maaf kalau pertanyaan nya menyangkut privasi anda, kalau tidak mau menjawab juga tida-.." Ujar Kiara gugup
"Karena Orangtuaku berpisah.. Sejak usia ku memasuki awal remaja.. Ayah dan ibuku terus bertengkar karena Ayahku terus bermain judi dan mabuk mabukkan diluar, sehingga kami banyak terlilit utang yg begitu banyak!
Setiap malam ibuku terus menangis karena Ayahku tidak mau mendengarkan perkataan ibuku dan ibuku memilih meninggalkan kami karena sudah tidak tahan atas apa yg Ayahku lakukan.. Setelah Ibuku pergi dan Ayahku menyesal atas perbuatannya.. Dan juga sifat Ayahku berubah menjadi lebih agresif dan selalu memarahiku aku, jika aku tidak bisa melakukan sesuatu dan sekarang Ayahku sudah meninggal saat aku mulai mengejar impian ku.. Impianku hanya menjadi seseorang yg mempuyai pekerjaan yg biasa saja tetapi Ayahku menginginkan ku menjadi seseorang Idol karena jika aku menjadi seseorang idol aku tidak sendirian lagi ketika Ayahku tidak ada karena ada seseorang yg selalu mendukungku yaitu fansku dan juga karena aku lebih mudah menemukan ibuku.. Tapi setelah aku menjadi seorang idol.. Aku sudah mencarinya kemana-mana juga tidak bisa ditemukan.. Dan juga kalau aku mencarinya aku tidak mempunyai waktu luang karena sibuk.. Aku memang anak yg payah.. " Ujar Kookie curhat tentang masa lalu nya yg kelam
"Anda tidak payah kok.. Anda sudah berusaha dan melakukan perbuatan yg baik.. Itu sudah hebat.. Dan sampai sekarang anda sudah bersusah payah untuk mewujudkan keinginan Ayah anda..
menurutku anda adalah orang yg luar biasa, aku berharap anda bisa menemukan ibu anda dan anda tidak kesepian lagi" Ujar Kiara mendukung Kookie
"Kiara?!" Ujar Kookie memanggilnya dengan lembut
Eh apakah oppa barusan memanggil namaku?!
"I..iya..ada apa?!" Ujar Kiara gugup
"Apakah aku boleh memelukmu?" Ujar kookie bertanya
"Ha?kenapa tiba-tiba" Ujar Kiara kaget
"Aku ingin meluapkan semua beban yg aku miliki... Jika kau tidak mau, tidak apa-.." Ujar Kookie malu
Kiara pun memeluk Kookie secara tiba-tiba
"Tidak apa-apa semua akan baik-baik saja!" Ujar Kiara menempuk punggung kookie
"Terimakasih.. Hanya kamu seseorang yg mau mendengarkan semua apa yg aku alami dulu.. Ternyata mengatakan beban kepada orang lain rasanya melegakan seperti ini dan kamu adalah orang pertama kali yg memberiku semangat atas semuanya" Ujar Kookie tersenyum
"Jika anda mengalami kesulitan memang lebih baik anda mengatakan masalah anda kepada orang yg selalu ada buat anda, agar anda bisa merasa lebih baik" Ujar Kiara memberi semangat
"Hmm apa anda bisa lepaskan sekarang.. Hmm Kookie?" Ujar Kiara merasa kurang nyaman atas pelukan kookie
"..."(tidk ada respon)
"Kookie!??"
~~
Halo guys!!
Ceritanya bakal up setiap hari sabtu!! Jangan lupa untuk baca eps selanjutnya sabtu depan yg pasti makin seru deh!!
"Kasi bocoran dikit ah.. Dieps selanjutnya gw bakal nyatakan perasaan ke Kiara??!! Bakal gimana ya reaksi Kiara?🤔" Ujar Kookie binggung
"Sttt.. Ngapain dikasih tau.. Nanti ga enk lagi ceritanya nie🔪" Ujar author marah
"Iyaya..tapi ga usah main piso juga Thor. .sekali-kali gpp kan Thor!😅"
Sampai jumpa minggu depan!!
Jangan lupa kasih makanan ke Thor nya juga ya.. Kasihan Thor nya.. Makananya tu kyk LIKE, KLIK FAV dan KOMEN! MAKASIH BANYAK
Makin cayang deh.. Kalau udah ngelakuin hal ketiga itu🤗
Kookie janji bakal makin cinta sama kalian semua mwahhh.. Kalau bisa buka abs kookie depan kalian"😘
"Dasar!"Ujar Kiara😑