
"Eh Ki, lo katanya gamau jadi pewaris di perusahaan Ayahlo yah? Malah milih jadi Mekaup-artist sampingan?" Ujar Jeje khawatir
"Yah gitu deh.. Dan juga gw bodoh dan ga ngerti soal bisnis, pusing gw mikirin tentang dokumen, tanah apa kek segala macem..." Ujar Kiara kesah
"Terus? Orangtua lo ga marah gitu?" Ujar Riri penasaran
"Yah marah lah.. Sebenarnya gue diusir karena menolak jadi penerus perusahaan Ayah gue! Dan sekarang gue kontrak dekat agensi oppa gw meskipun harus hemat ga kayak yg dulu huhu.. Kalau uang di bank gue kurang.. Gue pinjem uang kalian dulu yah!" Ujar Kiara membujuk
"Wtf? Hal sepenting ini, lo ga bilangin ke kami? Demi cowok terkenal aja lo lakuin itu semua" Ujar Riri heran
"Lo gatau artinya fangirl.. Itu adalah kehidupan bagi gue.. Gw bukan Kiara namanya, kalau gue ga bisa hidup tanpa BXS" Ujar Kiara menyombongkan dirinya
"Yaudah! Kalau lo lagi susah.. Inget kami aja.. Apa yg lo lakuin adalah tanggung jawab kami juga" Ujar Jeje terseyum
"Hehe thank you.. Btw audisi nya besok lo! Dan juga gue harus siap-siap mengembangkan bakat gue dalam bermeka-up.. Gue pulang dulu yah! Jangan lupa kayak biasa! Bye!" Ujar Kiara bergegas pulang
"Kayaknya gue punya urusan sama panti asuhan deh.. Gue pulang dulu yah!" Ujar Riri bergegas pergi dan menepuk pundak Jeje
"Dasar kawan kamvret.. Dan akhirnya gue yg bayar semua ini.. Untung gue gajian hari ini.. Kalau ga.. Lo habis semua!" Ujar Jeje bergumam kesal
~~
"Aduh gimana nie.. Gue deg degan banget.. Huh tarik nafas pelan-pelan.. buang.. Ok Kiara semangat! Demi kookie!"
Tring(pesan masuk)
Semangat Kiara.. Gue yakin lo bisa.. Kalau misalnya lo dapet bilang-bilang ke gue ama riri.. Kalau misalnya gagal.. Jangan pikul kesedihan lo sendiri, harus cerita ke kami.. Kalo menang gue traktir makan nanti malam pakai soju~~
Hehe ok! Doain aja.. Makasih❤
"Terimakasih sudah mendaftar untuk bekerja disini dan tidak disangka ada 1000+ orang-orang mendaftar disini dan hanya 7 diambil..
Dan juga maaf dalam kesalahan teknis iklan ternyata untuk para kpoppers tidak diizinkan untuk ikut dalam pekerjaan ini!" Ujar siaran di ruangan tersebut
"Wt*" Ujar Kiara kaget
Jika anda mengfans artis idola anda disini lebih baik anda segera meninggal kan tempat ini sebelum ketahuan dan diusir oleh penjaga keamanan disini
Aduh.. Masa ga bisa sih.. Jadi gue hrus pura-pura jadi nonfangirl dong.. Ok Kiara.. Ini demi XTS kamu pasti bisa!
Dari 1000+ orang telah keluar dan hanya tersisa digendungan ini 50 orang..
"Anjirr banyak banget yg ngefangril ternyata.. Ok gue harus pura-pura gatau!" Ujar Kiara kaget dan ketakutan
Dalam 50 orang ini.. Bos dari perusahaan tidak percaya kepada kalian dan harus diwawancarai..
"Peserta bernama Kiara Klara"Ujar salah satu juri bertanya
Deg deg
"Silahkan duduk"
"Apakah anda betul? Tidak suka kepada member-member disini"
"Iya betul!" Jawab Kiara dengan tangan yg gemetar
"Bagaimana anda bisa membuat kami percaya?"
"Saya disini hanya untuk bekerja dan mendapat gaji untuk kebutuhan hidup saya.. Dan sebetulnya saya memang sudah mempuyai bakat untuk mekaup artist dalam diri saya.. Tapi ini adalah satu-satu kesempatan bagi saya dan juga saya tidak tertarik dengan namanya artis.. Saya miskin dan tidak mempuyai TV juga.. Saya disini hanya melihat dari poster yg dipajang rumah saya sehingga saya tertarik bekerja disini"Ujsr Kiara percaya diri
Aduh.. aku ngomong apa sih.. ga jelas banget.. masa aku berani bilang ga tertarik sama oppa.. huhu maafkan aku oppa
"Hm kami pikirkan dulu tentang jawaban kamu"
Juri pun berdiskusi
"Hmm sepertinya itu hanya alasan yang dibuat agar bisa melihat membernya"
"Saya takut terulang kejadian tentang meka up artis yang tiba-tiba tidak senonoh dengan artis kita.. Dan karena itu kita kehilangan artisnya!"
"Maaf kamu tidak diterima"
"Tolong berikan saya kesempatan! Saya akan menunjukan bakat saya.. Bisakah kalian menyuruh seseorang laki-laki untuk saya meka up kan menjadi artis.. Tolong saya akan menunjukkan nya!" Ujar Kiara percaya diri
"Selesai!"
"Bagaimana bisa dia menyelesaikan meka up artis dengan 3 menit! Dan juga hasilnya memuaskan!" Ujar CEO bergumam kagum
"Hmm"
"Tidak bisa dibiarkan.. Aku tidak percaya dengan wanita ini.. Gaya nya mirip sekali dengan fangirl keras..Aku harus membujuk pak CEO untuk tidak menerimanya!" Ujar salah satu Juri wanita iri kepada Kiara
"Pak sepertinya meka up nya lumayan hancur dan asal asalan.. Jika benar ia menyelesaikan dengan baik.. Pasti hasilnya sangat baik.. Jadi kamu tetap tidak diterima disini" Ujar Juri tersebut meremehkan
"Baiklah! Terimakasih!" Ujar Kiara pergi dan berputus asa
"Tunggu! Menurut saya.. Kamu bisa diterima.. Tapi kembangkan lagi dan juga harus datang tepat waktu besok!" Ujar CEO memberi kesempatan
Apa? Omg!! Ini ga mimpi kan? Uh aku ga bisa kegirangan begini.. Nanti aku bisa ketahuan dan ga jadi lagi
"Ehmm.. Baiklah Pak terimakasih banyak sudah menerima saya.. Semoga kita bekerja dengan baik!" Ujar Kiara pergi dengan anggun
"Pak.. Apa maksud anda meloloskannya dengan mudah begitu!" Ujar juri wanita tersebut marah
"Saya bukan melihat hasil meka up nya tapi saya melihat semangat dan niatnya untuk masuk bekerja dan saya penasaran dengan dia.. Apakah dia bisa berkembang atau tidak" Ujar CEO tersenyum
"Uh.. Ga bisa dibiarrin ni anak!" Ujar wanita itu bergumam kesal
~~
Tring tring
"Aduh apaan sih ribut banget dari tadi HP nya"
(Chat grup)
Grup 3P
Jeje: Gimana lolos ga?
Jeje: Oy kasih tau kami dong
Kiara: Gue....
Jeje: Gue apaan njirr
Riri: Jangan bikin penasaran dong
Kiara: Lolos!!!
Jeje dan Riri: Wah selamat!!
Jeje: Ok kalau gitu, sekarang cap cus ke tempat kita biasa!
Riri dan Kiara: Ok.. Otw!
~~
"Kok bisa lolos sih.. Ceritanya gimana!" Ujar Jeje penasaran
"Sebenarnya gw ditolak, terus gue usahain dan bermohon pada CEO-nya ya beri gw kesempatan dengan meka up org dengan skill meka up gw.. Trs gw ga diterima juga tapi gw diberhentikan lagi ama CEO dan Lansung bilang gue lolos dan bisa bekerja besok!"Ujar Kiara murung
"Wah gw ikut senang ya!" Ujar Riri tersenyum
"Tapi kok lo dari tadi mukanya murung gitu.. Lo ga bahagia bisa lolos! Dan itu impian lo kan" Ujar Jeje khawatir
"Bukan itu! Gue.. Gue cuma takut!" Ujar Kiara Murung
"Takut kenapa? Apa yg buat lo takut.. Lo kan dah lolos sih dan bisa ngejar apa yg lo inginkan" Ujar Riri memberi semangat
"Gw takut karena... " Ujar Kiara gugup
"Sampai jumpa minggu depan!"