
"Oppa, terimakasih sudah ada untuk diriku,itu adalah hal yg luarbiasa terjadi dalam hidupku, sepertinya kita akan berpisah sekarang.. Aku tidak sanggup lagi untuk menghadapi ini semuanya.. Maafkan aku! " Ujar Kiara bersedih
"Kiara! Jangan! Jangan pergi! Jangan tinggalkan aku sendiri! Kiara!! Hah.. Hah" Ujar Kookie teriak dari bangunnya
Ternyata cuma mimpi, Kiara.. Aku berjanji akan membuat mu tidak akan pernah meninggalkan ku
~~
Esok paginya
"Kiara!!" Ujar Kookie berlarian
"Oppa, kenapa berlarian begitu?" Ujar Kiara heran
"Eh!!Oppa disini banyak orang, jangan main peluk aja" Ujar Kiara kaget dipeluk tiba" oleh Kookie
"Kamu sih, aku udah jemput kamu tapi kamu malah udah disini, apa kamu tau aku kangen banget sama kamu, sekrang rasanya udah lega" Ujar Kookie tersenyum
"Oppa tau kan aku dianggap menjadi adik sepupu Oppa,jadi Oppa harus menjaga sikap Oppa, nanti kita ketahuan lagi, aku gamau reputasi Oppa jadi menurun hanya karena diriku! Aku bakal merasa bersalah banget, jadi untuk sementara kita menjauh dulu, sampai benar-benar konflik nya sudah selesai.. Oppa saya permisi dulu!" Ujar Kiara dingin
"Ki... Hah.. Sepertinya dia tidak baik-baik saja!" Ujar Kookie bergumam sedih
~~
"Halo semuanya!! Hari ini adalah ulangtahun untuk perusahaan kita, jadi malam ini kita akan mengadakan pesta besar besaran untuk semua pekerja yg ada disini dan juga untuk anggota boyband kita.. Jadi malam ini saya harap semua para tamu akan datang!" Ujar CEO mengundang
"Kiara!!" Ujar Vani memanggil
"Eh Vani ada apa?" Ujar Kiara bertanga
"Ini surat undangan, kamu harus datang ya!" Ujar Vani
"Acara ulang tahun perusahaan?" Ujar Kiara binggung
"Iya! Setiap tahun akan selalu diadakan ulang tahun perusahan ini dan semua para member dari perusahaan lain juga akan datang, pokoknya pestanya besar banget dan mewah banget, apa kamu tau makanan nya juga semua komplit tidak ada yg tertinggal dan itu semuanya gratis! Jadi semua para staf selalu datang dan berlomba lomba untuk menjadi lebih cantik untuk mendapatkan sang hati semua Oppa dari perusahaan lain.. Kamu harus datang ya! Aku juga mau berlomba cantik-cantik untuk mendapatkan hati si Tae hehe.." Ujar Vani menjelaskan dengan senang
"Ah... Sepertinya tidak bisa!" Ujar Kiara sedih
"Loh, kenapa? Ini kesempatan bagus dan tidak bisa diulang lagi lo, kamu pasti menyesal tidak datang!" Ujar Vani marah
"Aku mau datang sih, tapi aku tidak punya gaun yg indah" Ujar Kiara sedih
"Oh, soal itu serahkan padaku.. Aku mempuyai gaun yg banyak dan semua sangat indah dan kamu tau kan aku mempuyai skill mekaup yg sangat bagus, aku akan mekaup dirimu menjadi tuan putri dipesta itu!" Ujar Vani semangat
"Ta.. Tapi?" Ujar Kiara merasa merepotkan
"Tidak ada tapi-tapian dikamusku.. Hari ini kita akan berpestaa!" Ujar Vani menarik Kiara dan mengajaknya bersama
~~
"Kiara mana sih, aku telfon tapi ga diangkat! Aku chat juga ga dibalas! Apa dia udah pulang? , Padahal aku ingin mengatakan bahwa hari ini ada pesta dan aku ingin memilih gaun bersamanya" Ujar Kookie bergumam khwatir
Tringg(Suara handphone Kookie)
"Oh iya saya akan kesana!"
Ah hari ini sibuk lagi, nanti saja aku akan mencari Kiara
~~
"Sepertinya ada yg menelfon ku dari tadi"Ujar Kiara bertanya
"Jangan diangkat dulu nanti mekaup nya luntur gimana!!" Ujar Vani fokus
"Ba..Baiklah!" Ujar Kiara menjawab
40 menit kemudian
"Wah kamu cantik sekali, sepertinya kamu akan menjadi pemeran utama dipesta nanti.. aku iri sekali padamu.. kamu mempuyai wajah yg cantik,apalagi kamu di make-up tambah cantik deh" Ujar Vani memuji
"Apa ini tidak berlebihan?.. dan juga aku merasa baju nya sangat tidak nyaman" Ujar Kiara merasa kurang yakin
"Pestanya hanya sebentar kok.. dan juga kamu jarang-jarang kan memakai gaun yg indah.. lansung saja kita pergii!" Ujar Vani bersiap
~~
Saat Kiara turun dari Mobil semua orang-orang melihat nya
psstt
"Sepertinya ini sangat berlebihan! Orang-orang sampai menatap ku begitu" Ujar Kiara berbisik dan malu
"Itu artinya kamu sangat cantik dipesta ini dan juga staf lain pasti tidak sampai mengenal mu" Ujar Vani memuji
"Ah..!" Ujar Vani kesakitan
"Eh kamu kenapa?" Ujar Kiara khwatir
"Sepertinya aku kebelet buang air kecil deh.. Kamu tunggu sebentar ya.. aku akan segera kembali!" Ujar Vani
"eh.. ta.. tapi.." Ujar Kiara ketakutan
Ahh.. bagaimana ini, aku tidak tau denah pestanya dimana
(Disaat Kiara berjalan-jalan ia pun merasa lelah dan duduk ditempat minuman alkohol)
"Ah aku duduk disitu saja dulu" Ujar Kiara merasa letih
"Apa nona ingin memesan minum?" Ujar Staf minuman tersebut bertanya
"Ah.. apakah ada jus orange?" Ujar Kiara senang
"Nona, disini semua minuman beralkohol..Apa anda tidak lihat diatas itu sudah tertulis minuman alkohol dan juga tidak ada minuman sehat bergizi seperti itu!" Ujar Staf tersebut heran
"Kalau begitu aku tidak usah memesan apapun" Ujar Kiara merasa malu
"Oh baikklah" Ujar Staf tersebut menjawab dengan meremehkan
Ini pesta atau bar si, sampai jus atau minuman biasa saja tidak ada.. Kalau tau begini aku menolak permintaan Vani saja
"Hai nona cantik! Sendirian saja disini" Ujar Seseorang laki-laki mabuk mendekati kiara
"Ah kau mau apa.. jangan dekat-dekat!" Ujar Kiara takut
Ah pria ini sangat bau!!
"Saya masih belum melakukan apa-apa pada nona.. nona sudah berkata begitu.. membuat hatiku sakit hati saja!"Ujar Laki-laki itu menggoda Kiara
"Saya tidak peduli jangan menggangu saya!" Ujar Kiara membentak
"Sepertinya nona merasa bosan disini, ayo bermain denganku saja!" Ujar Laki-laki itu memegang tangan Kiara
"Saya tidak mau, lepaskan saya!!" Ujar Kiara merasa takut
Kalau aku berteriak, aku pasti akan membuat suasana pesta ini menjadi kacau dan juga akan membuat harga diriku rusak, tapi bagaimana ini aku tidak bisa melakukan apa-apa, dan juga dia memegang tanganku sangat kuat sehingga aku tidak bisa melepaskannya
"Dasar pengecut, hanya bisa menyakiti wanita!" Ujar Seorang laki-laki yg ada di belakang Kiara
Si.. siapa yg menolongku?
"Ini bukan urusanmu, jangan ikut campur!" Ujar laki-laki mabuk itu marah
"Ini urusanku! Karena aku disuruh untuk memeriksa keamanan pesta, dan sebaiknya anda keluar sebelum saya memaksa Anda untuk keluar" Ujar Laki-laki itu marah
"Siapa kau! berani-beraninya mengancam diriku! Apa kau tau aku adah tamu yg sangat dihormati disini" Ujar Laki-laki mabuk itu marah dan sombong
"Saya tidak peduli dengan jabatan anda.. saya hanya ingin anda keluar dan tidak membuat onar disini!" Ujar Laki-laki itu memperingatkan
"Dasar brengsek!!" Ujar Laki-laki mabuk itu menghantam laki laki yg menolong Kiara
"ahkk" Ujar Laki-laki mabuk itu kesakitan karena tangannya diputar oleh Laki-laki yg menolong Kiara
"Sudah aku bilang, Jika kau membuat onar disini, aku tidak segan-segan melakukan tindakan yg tidak kau inginkan disini.. sebaiknya kau keluar!" Ujar Laki-laki itu geram
"Siall!!"Ujar Laki-laki mabuk itu pergi
"Terimakasih sudah menolongku" Ujar Kiara tersenyum
"Tidak apa-apa itu sudah menjadi kewajibanku.. eh apa kamu Kiara?!!" Ujar Laki-laki itu kaget
"Loh? Kok kamu bisa mengenal diriku? Apa kita pernah berjumpa?" Ujar Kiara binggung
"Kau! Kau adalah perempuan selama ini kucari dari mana saja kau!" Ujar Laki-laki itu tiba-tiba memeluk Kiara
"Aku tidak mengenal mu, kamu tiba-tiba memeluk ku begitu!" Ujar Kiara menolong Laki-laki itu
"Maaf, aku terlalu senang bisa bertemu denganmu Kiara, sudah hampir setengah tahun aku mencarimu dan kau tau aku sangat menghawatirkan dirimu!" Ujar Laki-laki itu merasa senang
"Kamu siapa?! Aku tidak mengenalmu.. Kenapa juga kamu mencariku!" Ujar Kiara merasa binggung
"Aku Hans.. Tunangan yg dijanjikan oleh ibumu Kiara!" Ujar Hans Memperjelaskan
"Ha, ternyata ka.. kamu?" Ujar Kiara kaget
"Iya.. Kiara tolong kembali lah kepada orangtuamu.. Ibumu selalu memikirkan dan menghawatirkan mu dan Ayahmu sangat menyesal atas perbuatan nya.. Tolong kembali lah pada keluargamu Kiara.. Kamu pasti sangat hidup susah akhir-akhir ini.. saat kamu kembali nanti kamu bisa memiliki kehidupan seperti biasa lagi dan tolong menikahlah denganku.. aku akan membuatmu wanita paling bahagia didunia ini"Ujar Hans memohon
"Ah..Maaf, sepertinya aku tidak bisa kembali, aku sudah bahagia dengan kehidupan saat ini.. aku masih punya urusan.. aku pergi dulu!" Ujar Kiara pergi dengan cepat
"Kiaraa!! Tunggu jangan pergi!" Ujar nya mengejar Kiara
~~
"Kiara kamu membuatku sangat khwatir.. kamu ada dimana sih!! Ditelfon ga diangkat.. di chat ga dibalas maunya apa sih!" Ujar Kookie kesal
Aku harus kabur dari sini! Kemungkinan dia akan menangkapku!
Braakk
"Aduhh!" Ujar Kiara kesakitan saat jatuh bertabrakan dengan seseorang
"Astaga kalau jalan liat-liat do-..eh Kiara!" Ujar Kookie kaget bertemu Kiara
"O..Oppa!" Ujar Kiara kaget
"Kiara tolong ikutlah denganku" Ujar Hans menarik Kiara
"Ah, tidak lepaskan!" Ujar Kiara memberontak
"Jangan berani-beraninya kamu menyakiti Wanitaku!" Ujar Kookie memukul ga tangan Hans
"Haha..Wanitamu? kau pria tidak dikenal kamu lansung berkata begitu! Kiara adalah tunanganku.. kamu jangan ikut campur dalam permasalahan kami sebaiknya kamu keluar sebelum aku memanggil keamanan dan membawa mu keluar dari pesta ini!" Ujar Hans sombong
Oh, tidakk suasananya semakin kacau!
Sampai jumpa minggu depan🙆❤
Jangan lupa like and comen ya!