My Beautiful Wife

My Beautiful Wife
lukisan itu



terlihat jesicha dan nick sudah berada di gedung apartemen .


kamu sering kesini?tanya jesicha pada nick dengan suara pelan.


cukup sering .jawab nick


kalau selain kamu, papa dan mama siapa lagi yang pernah datang? Ucap jesicha lagi


Farel !.jawab nick


dengan tiba-tiba nick menggandeng tangan jesicha ,seperti ia memberi arti bahwa tidak ada wanita lain yang pernah datang di apartemen milik nya ,nick tidak ingin jesicha berfikir yang tidak-tidak tentangnya ,apa yang di katakan nick memang lah benar selain orang tuanya dan asisten pribadinya memang tidak ada orang lain lagi yang pernah singgah di apartemen nya .


Jesicha pun tersenyum malu ,melihat nick menggandeng tangannya ia juga merasa bahagia di buat nya.


Sudah Sampai .ucap nick


nick pun langsung membuka pintu apartemen milik nya menggunakan pin .


Kesan pertama saat jesicha melihat ruangan apartemen milik nick ,menurut jesicha apartemen milik nick mempunyai desain yang cukup unik ia pun menyukainya,namun jesicha merasa ada yang aneh mengapa desain interior yang ada di ruangan itu terlihat seperti untuk wanita , ia melihat beberapa lukisan bunga di sana dan ia juga berfikir mengapa nick memberi cat dindinding dengan warna pink muda meskipun itu hanya sedikit saja namun membuatnya dirinya menjadi bertanya- tanya mengapa calon suaminya memelih desain seperti itu ,pikir jesicha mana mungkin nick mendesain apartemen nya untuk dirinya yang baru menjadi istrinya kan .


Rasanya jesicha ingin sekali bertanya pada nick ,namun jesicha meresa ini bukan lah waktu yang tepat dan lagi ia baru menjadi istri nick selama sehari ia tidak ingin membuat kesan yang buruk .


jesicha pun bertanya pada nick mengapa hanya ada satu kamar saja ,nick pun menjawab pertanyaan dari istrinya itu kalau sebenarnya memang harusnya ada dua kamar seperti milik penghuni lain .


Nick pun bertanya pada jesicha mengapa ia menanyakan kamar ,nick pun meledek istrinya apakah istrinya ingin segera memiliki anak .


Mendengar yang barusan di katakan oleh nick membuat jesicha menjadi malu, rasanya ia ingin sekali melempar vas bunga yang ada di hadapanya saat ini pada wajah nick ,mengapa suaminya selalu berfikir yang tidak-tidak menurutnya.


Termasuk cat dinding dan lukisan yang ada disana papa yang pilih ?tanya jesicha


nick baru menyadari ia belum mengganti warna cat yang di pilih oleh alexsha dulu, lukisan bunga itu juga milik mantan pacarnya ,selama pulang di apartemen nya nick hanya menumpang tidur saja ,ia juga sngat jarang singgah di apartemen nya ia akan datang di apartemen miliknya kalau ia pulang sudah larut malam dari kantornya ,karena jarak kantor dan apartemen nya sangat lah dekat.


nick pun beralasan kalau mama irene lah yang meminta papa nya untuk mendesain sesuai dengan keinginan mamanya, ,padahal yang sebenarnya terjadi alexsha lah yang mendesain semua yang ada di dalam apartemen nick karena mereka dulu memang sudah berencana untuk menikah dan setelah mereka menikah akan tinggal di sana ,namun alexsha menghianati nick akhirnya kisah cinta mereka pun usai pada waktu itu juga ,padahal alexsha belum sempat memasuki ruangan yang di desain oleh dirinya .


Jesicha pun memuji mertuanya itu menurutnya ,selera mama irene sangat lah bagus dan sangat kekinian seprti anak muda.


nick hanya bisa diam saja mendengar istrinya memuji desain milik mantan pacarnya,ia merasa sangat bersalah karena sudah membohongi istrinya,ia juga terpaksa melakukan itu untuk menjaga perasaan jesicha .


nick pun mengantar jesicha ke kamarnya agar istrinya bisa segera beristirahat ,nick sangat tidak tega melihat wajah istrinya yang terlihat sangat lelah .nick pun berpamitan untuk ke ruang depan karena ia akan menghubungi farel,jesicha pun mengiyakan nya .


jesicha pun merebahkan tubuhnya ,namun mata nya tidak bisa terpejam ia pun melihat hiasan-hiasan yang ada di dalam kamar itu menurutnya memang pasti seorang wanita lah yang memilih pernak-pernik itu karena menurutnya semua yang di pilihnya sama dengan selera nya .


Mama irene punya selera yang sangat keren.guman jesicha di dalam hatinya ,meskipun ia merasa sedikit tidak begitu yakin lantaran papa gio pernah mengatakan kalau mama irene tidak punya keahlian apapaun selain membuat papa gio jatuh hati, meskipun waktu itu papa gio hanya bercanda saja. tapi mama irene juga membenarkan nya kalau dirinya selalu di tolak oleh universitas mana pun sehingga ia tidak melanjutkan pendidikanya lantaran ia sudah malas karena setiap mendaftar selalu saja di tolak ,


namun jesicha merasa mama irene sangat lah keren bisa memliki idea untuk membuat desain secantik ini .