My Beautiful Wife

My Beautiful Wife
sudah menduganya



semalam jesicha mendapat pesan dari salah satu kariawan butik nya kalau baju pernikahan nya sudah siap untuk di coba .


Pernikahan jesicha dan nick tinggal menghitung hari saja ,itu kenapa kariwannya meminta jesicha untuk segera melakukan fiting ,pikir kariawannya bila ada yang masih kurang cocok masih ada waktu untuk memperbaikinya .


jesicha rasanya malas sekali jika harus mengendarai mobil sendiri, apa lagi ini sedang turun hujan ,ia merasa kesal mengapa papa dan kakanya meninggalkan nya tidak menunggu seperti biasanya,supir mama marisa juga sedang izin karena zakit.


"Lohh jes ko belum berangkat!ucap mama marissa, yang melihat anak nya masih terlihat bersantai di sofa ruang tamu.


Jesicha pun langsung terbangun dari sofa itu lalu mengambil shoulder bag nya yang juga berada di sofa itu , ia tau sifat mama nya kalau dirinya tidak segera berangkat pasti mama nya akan mengomel .


jesicha pun berpamitan pada mama nya .


jesicha pun meminta mba rika untuk membuka pintu garasi.


Setelah pintu garasi terbuka .


jesicha hendak masuk ke dalam mobil nya namun ia melihat seseorang yang tidak asing baginya tepat di depan gerbang rumah nya jesicha pun mengurungkan niatnya lalu jesicha meminta mba rika untuk membuka pintu gerbang nya karena ia meliahat asisten calon suaminya di sana .


mba rika pun membuka pintu dan mempersilahkan farel untuk masuk kedalam rumah .


di ruang tamu farel langsung bertemu dengan mama marisa yang terlihat sedang membaca sebuah majalah.


Mama marissa yang melihat farel ia langsung ingat kalau farel adalah asisten nick ,mama marissa sudah beberapa kali bertemu dengan farel jadi ia masih mengingatnya .


farel menyapa calon ibu mertua dari bos nya itu lalu Ia pun langsung memberikan bingkisan yang ada di tangannya pada calon ibu mertua bosnya farel juga mengatakan kalau bingkisan itu dari ibu irene ia pun langsung saja berpamitaan karena ia akan segera ke kantor kalau tidak pasti akan terlambat dan bosnya pasti akan memarahinya .


Mama marissa pun mengucapkan terimakasih pada farel


Farel terlihat sudah keluar dari pintu ruang tamu.


jesicha masih di dalam garasi ia sengaja belum berangkat ia bermaksud akan menebeng pada asisten ,calon suaminya itu .jesicha ingin mencaritau tentang mantan nick yang bernama alexsha karena menurut jesicha mungkin alexsha masih mencintai nick lantaran wanita itu masih menyimpan foto kenangan dengan nick di soasial medianya dan tidak menghhapusnya


Terlebih lagi kemrin jesicha melihat wanita hamil yang sangat mirip dengan mantan pacar nick ,membuatnya tidak nyenyak tidur lantaran ia memikirkan mengapa wajah nya sangat mirip jesicha juga berfikir kalau wanita itu hamil dan sudah menikah mengapa semua foto kenangannya bersama nick tidak di hapus di sosial medianya bukanya itu akan membuat suaminya cemburu kalau memang wanita sudah menikah .jesicha menjadi sangat overtingking ia takut kalau wanita itu hamil dengan nick ,apa lagi ia akan segera menikah dengan nick ia tidak mau salah memilih pasangan .


Jesicha pun memanggil farel ia bertanya pada farel apakah ia bisa memeberi nya tumpangan untuk pergi ke butik nya ,farel merasa bingung lantaran ia tidak satu arah dengan butik calon istri bosnya itu dengan tempat ia bekerja ,farel tidak tau harus berbuat apa lantaran kalau ia menolak ia takut akan di marahi bos nya ia juga merasa tidak enak menolak permintaan calon istri bosnya itu namun kalau ia mengantarkan calon istri bos nya terlebih dulu ia akan terlambat datang ke kantor dan pasti tuan muda pemilik kantor akan memarahinya.


Jesicha yang melihat farel malah melamun ia pun bertanya lagi pada farel apakah ia di bolehkan .


Akhirnya setelah galau bebarapa saat Farel pun memperbolahkan jesicha untuk menebeng dengan nya ,mereka pun segera berangkat .


Baru saja lima menit perjalan jesicha langsung bertanya pada farel apakah farel mengetahui perempuan yang bernama alexsha


apakah nona alexsha sudah menikah ?ucap jesicha .


Farel pun menjawab kalau ia tidak tau lantaran setelah bos nya putus hubungan dengan wanita itu tiga tahun lalu ia sudah tidak pernah mendengar kabar nya lagi ,farel juga menjelaskan kalau nona alexsha lah yang meninggalkan bos nya dan tidak tau apa alasannya pada saat itu nona alexsha pindah ke jepang dengan tiba-tiba dan langsung memutuskan hubungan dengan bos nya. jelas farel pada jesicha


jesicha pun memberitahu farel kalau bangunan yang di depan berwana purpel adalah butik milik nya ,jesicha meminta farel untuk menurun kan di depan jalan butik nya saja agar lebih cepet dan farel tidak terlambat.


Ini sih bukan biar gak terlambat tapi kan emang udah terlambat.gumam farel dalam hatinya


farel pun memberhentikan mobil nya sesuai perintah jesicha


jesicha pun turun dari mobil farel dan berterimaksih karena sudah memberinya tumpangan .


Farel pun mengiyakan nya dan berpamitaan untuk pergi ,jesicha pun masuk ke dalam butik nya.


**


Di kantor nick


Nick baru saja menanyakan farel pada sekertarisnya mengapa farel belum juga datang padahal ini sudah pukul sembilan lebih ,menurut nick tidak seperti biasanya farel seperti ini ,vara pun menjawab pertanyaan bos nya itu kalau ia juga tidak tau karena farel tidak memberitaunya .


Vara pun hendak melpon rekan kerjanya itu ,namun seseorang yang akan ia hubungi sudah terlihat di sana .


rel di cariin tuh sama pak nicko,gila lo ya jam segini baru dateng udah siap di pecat ya !ucap vara pada varel yang terlihat baru saja datang


Apa si ra ! gua mau ke pak nicko dulu deh.jawab farel pada rekan kerjanya itu


Tok rok


Sesorang dari dalam pintu pun mempersilahkan nya untuk masuk .


farel pun langsung meminta maaf pada bos nya itu karena ia terlambat ,farel menjelas kan kalau tadi saat ia mengambil berkas di rumah nick ibu irene memintanya untuk mengantarkan bingkisan ke rumah nona jesicha,sesampainya di rumah nona jesicha .


nona jesicha meminta nya untuk di antarkan ke butik nya,karena hujan deras nona jesicha takut untuk mengendarai mobilnya ,jelas farel


Nick pun hanya diam saja mendengar penjelasan dari asisten kepercayaan nya itu ,menurutnya farel juga tidak bersalah karena ia menuruti permintaan orang-orang yang di cintai nya .


karena sebentar lagi akan ada meting nick pun meminta farel untu memepersiapkan berkas-bekas yang akan di bawa.