
"ini kunci apartemennya nanti ada seseorang yang akan membantumu kau tinggal membukakan pintu untuknya saja,mudah bukan?"
"hm sekali lagi terima kasih"
"jangan salah paham ini hanya untuk sementara jika kau sudah lulus SMA dan sudah mendapat pekerjaan yang layak kau harus membayar utang,akan kuberi kemudahan yaitu kau boleh menyicil nya tiap bulan,paham?"
"baiklah akan kubuktikan bahwa aku bisa membayar semuanya!"
"silahkan saja,cepat masuk kau besok harus sekolah" raka pun pergi meninggalkan naya.
saat sudah didalam apartemen,naya takjub melihat dalamnya yang begitu mewah "wahhh ini sangat lengkap,dia baik sekali memberiku tempat ini untuk sementara". sudah 30 menit naya menatapi seluruh fasilitas apartemen raka,sampai membuatnya lelah dan tiba tiba bel berbunyi "sebentarr" CEKREK
"halo saya orang yang disuruh untuk membantu nona naya disini"
"ahh silahkan masuk,ngomong ngomong apakah kamu sudah lama bekerja untuk raka?"
"iya nona dia mempercayai saya" aku mengangguk paham dan masuk kedalam kamar untuk mandi. "tumben sekali tuan muda membawa perempuan ke apartemennya segampang itu,dasar anak muda yang sedang mabuk cinta" pembantu itu terkekeh pelan sambil manyiapkan makanan untuk naya.
aku keluar kamar dan disana sudah ada banyak makanan tetapi aku tak melihat wanita itu. saat duduk aku melihat selembar kertas di atas meja makan "aku pergi dulu,karna tuan muda hanya menyuruhku membuat makan malam. nanti pagi aku akan datang lagi untuk membuatkan sarapan. ~bi sonya" aku hanya tersenyum dan menaruh kembali kertas itu,aku langsung melahap makanan yang ada disana karna memang aku sangat lapar sejak tadi siang.
selesai makan naya langsung merebahkan tubuhnya dikasur dan berusaha menutup matanya. beberapa menit kemudian naya tertidur pulas dan tanpa disadari nya ada seorang pria yang sedang duduk disofa samping kasur dan menatapnya sambil tersenyum "kau benar benar polos sampai sampai dibodohi keluargamu sendiri" raka tahu bahwa naya tidak diterima kehadirannya jika dia pergi kerumah baru keluarganya itu. lama lama raka juga tertidur disofa sampai pagi pun tiba.
naya terbangun karna cahaya pagi yang masuk melalui jendela sangat terang "ahhh tidurku nyaman sekali hari ini"
"raka? sejak kapan kamu pulang?"
"sejak malam dan aku melihatmu sudah tertidur pulas"
"lalu kau tidur dimana?"
"jangan berpikiran aneh aku tidur disofa"
"kau ti-"
"jangan banyak omong cepat mandi dan sarapan aku akan mengantar mu sekolah,jika tidak cepat aku akan meninggalkanmu" raka langsung pergi meninggalkanku yang masih berdiam diri dikasur.aku langsung masuk kedalam kamar mandi,selesai mandi dan memakai baju seragam ku aku langsung keluar dan ikut sarapan didapur.
"kau lama sekali" ucap raka berdiri dan masuk kekamar dengan sikapnya yang begitu dingin membuatku heran "waktu itu dia sangat cerewet tapi sekarang? dia sangat dingin! sebenarnya dia itu apa sih?" naya melanjutkan makannya.saat sudah selesai sarapan naya menunggu raka tetapi raka tak keluar dari kamar juga,naya tetap menunggu dan sesekali melirik jam yang ada di dinding "huhh mengapa dia lama sekali?,bukankah tadi dia yang mengajakku berangkat bersama?" gumamku kesal karna 20 menit lagi dia harus masuk sekolah.
"kukira kau sudah berangkat ternyata belum" raka pun keluar dari kamar sambil merapikan jasnya
"kau yang me-"
"sttt jangan banyak bicara ayo berangkat" raka terkekeh melihat naya yang cemberut sejak tadi apalagi saat ingin mengoceh malah diberhentikan oleh raka.