
"tolonggg tolongg to-" naya pingsan dan orang itu membawanya kemobil.saat sudah sampai tujuan orang itu menggendong naya dan mengikat kaki,tangannya dikursi "ini imbalanmu
kerja bagis!"ucap gadis itu kepada suruhannya yang sudah menyulik naya.
saat itu aku membuka mataku dan kaget karna aku berada digudang aku berusaha melepaskan tali yang mengikat kaki dan tanganku CEKREK pintu terbuka dan menampilkan seseorang,ya aku mengenalnya dia adalah wendi dan temannya rasanya aku ingin menangis karna tidak percaya wendi akan melakukan hal setega ini kukira dia akan membenci ku ternyata melebihi dari benci dia menginginkan ku menghilang dari dunia ini "mengapa kau melakukan ini padaku hiks hiks"
"karna kau semua laki laki memerhatikan mu! seharusnya mereka memerhatikanku kau tau itu!"
"aku sungguh tidak tahu kumohon lepaskan aku wenn"
"segampang itukah menurutmu? ucapan maaf? hahaha itu hanya ucapan yang manis untuk melarikan diri dasar pengecut!"
"aku akan berusaha menghindari kerumunan laki laki jika ingin kemana mana kumohon lepaskan aku! hiks hiks" aku menangis sejadi jadi tetapi wendi malah mengisyaratkan keteman temannya untuk menutup mulutku
"tak akan semudah itu gadis bodoh!"
wendi meninggalkan naya sendirian didalam gudang itu.aku tidak tahu harus bagaimana tetapi yang pasti aku harus berusaha dulu untuk melarikan diri dari wendi.
hari sudah malam tetapi naya belum menghubungi shasa dan itu membuatnya khawatir akhirnya shasa memutuskan mencari informasi dimana naya tinggal setelah ketemu dia langsung pergi menuju rumah naya.
"sa tolongin sa gua-" tut tut tut sambungan terputus dan membuat shasa semakin khawatir "naya? nay lo dimana!?" tanpa pikir panjang shasa langsung menyuruh sopir taksi menuju kantor polisi.
"oh jadi mau kabur ya?kan gua udh bilang kalo kabur lo ga bakal aman! udh baik gini gua biarin lo hidup tapi lo malah kaya gini kegua? haa? jawab!?"wendi menjambak rambut naya membuat naya meringis kesakitan. namun seketika naya ingat ucapan shasa dia harus berani melawan wendi,saat itu aku langsung membalas menjambak wendi "dasar brengsek!"wendi terus berteriak hingga membuat kedua temannya datang "apa yang kau lakukan naya!!" ucap riri sambil mendorong ku hingga punggungku membentur tembok "ahhh sa-sakith"aku melihat mereka sibuk memperbaiki rambut dan baju wendi yang berantakan kupikir itu kesempatan ku untuk kabur dari mereka.
"duhh tapi ada dimana naya? ahh aku lacak saja hp nya siapa tau aktif. yess aktif,tapii inikan dirumah wendi sedang apa dia? atau jangan jangan!? pak tolong cepat kekantor polisi"
sesampainya dikantor polisi shasa langsung melapor dan pergi kerumah wendi.
naya terus berlari dijalan yang sepi dengan penampilan yang benar benar sudah kusam "hiks hiks tolonggg".
didalam mobil ada pria yang sedang mengendarai mobil itu dengan santai tapi tiba tiba melihat gadis menangis sambil berlari.
"tolonggg hiks hiks" aku berhenti berlari dan jatuh dijalan "aku yakin ada yang menolongku aku akan menunggunya" naya pingsan tak sadarkan diri lalu tiba tiba ada lelaki yang menghampirinya "nona? nona bangun!,aku harus membawanya kerumah sakit".
next eps selanjutnya? jangan lupa dukung author!😊