
pantulan dari bayangan cermin menampakan sosok seseorang wanita cantik dengan baju pendek berwarna biru dengan gambar Doraemon di depannya yang dia pilih secara random dan. celana jeans hitam panjangnya yang memperlihatkan kaki jenjang serta ramping yang berly miliki . Lipstik mulai di poleskan di bibir tipis berly ,tanpa make up lainnya berly selesai berdandan
Ia memandangi dirinya di cermin dengan pandangan bingung "Del Lo liat kan sekarang 1 bulan yang lalu kita kencan untuk yang pertama kali nya dan yang terakhir kalinya ,tapi sekarang aku akan ngencanin beberapa cowok yang bahkan aku gak tau siapa mereka ,aku takut del ,aku TAKUT ,aku takut untuk mencoba lagi, aku takut seseorang itu ninggalin aku lagi kayak kamu ninggalin aku"tangis nya pecah tak bisa ia bendung lagi ,semua kekesalannya selalu di tumpah kan dengan cara menangis dan menyendiri
Berly menghela nafas panjang untuk menenangkan diri "Ck ,sial kenapa sih gw ngikutin saran selun,padahal kan gw tau tuh anak biasanya juga bikin onar , duh berly kenapa Lo jadi bego kayak gini sih"menggerutu pada dirinya sendiri adalah hal yang wajar saat ini untuk berly , gimana gak wajar coba kalau dia sendiri mengikuti saran dari seseorang bernama SELUN LEE yang gila nya gak ketulungan
***
2 jam yang lalu di meja makan
"what, Lo masih waras kan " berly memegang dahi selun ,namun selun malah menyingkirkan tangan berly dari dahinya
"why berly ?"hanya kata itu yang keluar dari mulut selun di sela kebingungan nya
"Lo tau kan gw cewek kayak gimana ?"berly malah balik bertanya pada selun yang ada di depannya
"yaa emang lo cewek kayak gimana?"selun bingung dengan pertanyaan yang berly lontarkan ,siapa pun pasti akan bingung dengan pertanyaan berly karena orang orang melihat berly dengan begitu kagum,postur tubuhnya yang pas membuat kaum Adam bisa melongo melihatnya
"yah Lo tau kan kalau gue orangnya cuek ,suka marah marah gak jelas,konyol and you know lah gimana gw sehari-hari"keluh berly
"oh come on berly , setidaknya Lo mencoba dulu sebelum ngeluarin sifat pesimis lo itu"Ini entah sudah berapa tahun sejak kejadian itu ,tapi kenapa berly selalu menyimpan sifat buruknya itu ,sifat itu yang selalu membuat selun kesal pada berly
"oke oke susah ya debat sama anak kpopers"Berly mengalah pada selun yang selalu keras kepala
"loh kok elo bawa bawa K-Pop sih "selun langsung ngegas mendengar kata kpopers di sebut sebut oleh berly
"hayoo ngegas ,sorry lun , udah lah gw mau ke atas"
"oke dandan yang cantik ya , nanti pasangannya kecewa "Candaan selun membuat berly salah paham
"hah"Jawab berly dengan ngegas
"hahaha...ngegas juga kan Lo"ledek selun yang sukses membuat Kimberly kembali marah
"serah lah , liat aja entar Lo gak bakalan bisa berpaling ngeliat gw yang cantik ,liat aja "
Berly langsung menaiki setiap anak tangga dengan cepat ,hingga dia tiba di depan kamarnya dan langsung masuk ke kamar
***
tring
Selun Lee: woy buruan ,gw udah nunggu lama nih
Kimberly: ya bentar
Selun Lee:Cewek tuh kalau bilang bentar aslinya makan dulu, minum dulu , berendam 7 hari 7 malam ,trus dandan pas dandan make up nya habis belanja dulu ke mall 2 jam ,emang ya cewe tuh ribet banget
Kimberly: udah di depan pintu kali , wujud gw emang cewek tapi jiwa gw jiwa cowok
selun Lee : 👌
berly menuruni setiap anak tangga dengan anggunnya , padahal berly salah sendiri menuruninya dengan biasa , namun bidadari satu ini dapat memberikan 1001 pesona yang bisa membuat kaum Adam melongo bahkan sampai ngiler melihat berly
kini berly sudah di anak tangga terakhir ,dari situ ia melihat selun yang entah kenapa begitu tampan dengan setelan jas ala Korea nya ,kaki nya kaku untuk di langkah kan ,mulutnya kelu untuk berbicara dan matanya seperti terhipnotis
"Hay"selun memanggil berly dengan mimik wajah bingung ,berly seperti melihat sesuatu yang mengagumkan ,apakah saking kangennya Berly pada Fadel sampai sampai berly berilusi melihat Fadel
***
selun hanya melihat punggung berly yang naik ke atas tangga dengan cantiknya,wanita yang begitu ia cintai sejak awal mereka bertemu,tapi karena Ego nya pada saat itu ia menyembunyikan perasaannya ,hingga pada saatnya ia memberanikan dirinya untuk menjalin hubungan dengan berly semuanya sudah terlambat ,berly sudah menjadi pasangan seseorang yang mungkin lebih pantas untuk berly dari pada dirinya , apalagi laki laki itu adalah sahabat nya sendiri , Fadel sudah menembak berly duluan dan berly menerimanya ,saat itu dunia nya serasa hancur ,langit seperti runtuh dan menimpa dirinya
Sejak saat itu Fadel hanya mencintai dalam diam ,ia takut kalau dengan mengungkapkan perasaan nya persahabatan antara dirinya dan Fadel hancur karena seorang wanita
"Udah lah mungkin yang masa lalu bisa di jadikan masa depan untuk sekarang"selun tersenyum mengingat kenyataan bahwa berly sekarang jomblo
Tapi selun gak pengen dengan perpisahan kayak gini berly dan Fadel putus , ia ingin semua baik baik aja "del banyak orang yang Lo sakitin termasuk gw , walupun gw pengen ngemiliki berly tapi kalau Lo hidup lagi dengan gw ngelupain berly gw bisa kok del ,asalkan lo hidup lagi gw bisa jauhin berly secara fisik namun mungkin hati gw enggak "
Sekarang ia sadar dari lamunannya ,ia mencoba melupakan hal hal menyakitkan tentang Fadel , dan mencoba untuk membuat pikiran nya ke dunianya sekarang
Selun berjalan menuju ruang tamu melewati beberapa ruangan hingga ia tiba di depan sebuah kamar dengan pintu berwarna putih bertuliskan Fadel ,ia terhenyak melihat kamar di depannya, berjuta kenangan di dalam kamar itu membuat kekukuhan hati selun runtuh seketika ,selun yang selalu terlihat kuat ,selun yang di depan semua orang ceria kini menangis di dalam sepi , terlalu menyakitkan jika ia mengingat kenyataan bahwa Fadel udah meninggal sampai sampai sebuah air bak kristal tak bisa lagi ia bendung ,air mata itu keluar tanpa izin dari selun sendiri ,membasahi semua yang di lewatinya
Selun melangkah kan kakinya dengan gontai ke dalam sebuah kamar bernuansa Hijau biru , warna kesukaan Fadel , dan tentu saja ini adalah kamar Fadel , kamar yang dulu memberikan sejuta kebahagiaan ,dimana ia selalu bermain gitar di dalam kamar Fadel bersama dengan Rangga ,kini gitar itu tergeletak di samping ranjang ,seperti menunggu seseorang untuk memetik senar nya
"del gw mau kita kayak dulu lagi "selun bergumam sambil memegang sebuah album bertulisan Friends crazy di sampulnya , setiap lembarnya memberikan kenangan yang bisa membuat siapa saja tak tahan untuk menangis ,berjuta kenangan lewat di kepala selun ,ia segera menutup album itu dan berlari keluar kamar agar tidak terlalu kalut ,dan tak masuk ke dalam sebuah kata masa lalu yang menyakitkan
***
setelah selun berganti baju dengan setelan jas ala Korea nya ia pun duduk di sofa berwarna hitam yang sangat cocok dengan nuansa warna sekitar , menunggu berly buka lah sebuah waktu yang lama, secara ia tak pernah dandan kecuali memakai lipstik dan sedikit polesan bedak
terdengar suara langkah kaki dari arah tangga ,mungkin itu berly pikirannya ,setelah sekian lama selun menunggu berly dan saat ada suara orang melangkah kan kaki , otomatis ia segera menoleh siapa tau memang orang yang ia tungu sudah datang
ternyata benar berly ,ia sedang menatap kagum entah pada siapa di anak tangga paling akhir,padahal tidak ada 1 orang pun orang lain di sini tapi selun tak geer dengan tatapan itu ia segera menyapa berly takut kalau berly kesambet "Hay"