
Lilin kecil yang indah berada di tengah meja, dekorasi ruangan yang dipenuhi dengan dekorasi bunga mawar warna merah , serta alunan musik romantis yang menambah suasana malam yang romantis ini
Seorang wanita duduk canggung di kencan pertama nya , namun wajah yang diukir seindah mungkin oleh Tuhan bisa menutupinya
Wanita yang sudah cantik dari sananya ditambah dengan gaun hitam selutut yang seakan memamerkan kaki putih nan rampingnya , serta rambut lurus alaminya yang menutupi pipi indah sebelah kanannya , ditambah dengan sedikit polesan make up yang selalu diberi sentuhan akhir yaitu lipstik berwarna pink yang menempel di bibir kecil dan sexy nya,kini duduk manis di hadapan seorang pria
Pria itu tampak santuy di depan berly yang nampak sempurna di hadapannya, namun Fadel pun tak kalah sempurna di bagian tampilannya ,ia tak ingin di kencan pertama nya ia terlihat burik ,yah walaupun di hari hari biasa pun ia selalu terlihat tampan ,tapi setelan jas berwarna hitam senada dengan baju Kimberly menambah ketampanannya ,wangi maskulin khas Fadel selalu setia mengikuti nya , rambut yang ditata dengan rapi serta jam tangan yang melingkar di tangan kirinya membuat siapa pun wanita yang melihatnya akan otomatis jatuh cinta
Suasana semakin hening saat alunan musik di berhentikan ,hanya suara sendok dan garpu yang beradu dengan piring yang terdengar ,sungguh kencan romantis namun sangat canggung
"Del kalau mau diem dieman kayak gini gak usah bikin kencan romantis di restoran mewah deh ,kencannya di kuburan aja kan cocok tuh buat diem dieman"Celetuk berly di sela sela makannya
"kayak berani aja sih kamu , palingan juga ke kuburan mau modusin aku , secara kan kamu penakut jadi entar kalau ada hantu , kamu ketakutan dan akhirnya minta di peluk deh"jawab Fadel sambil mengelap mulutnya dengan tisu
Beberapa orang di sekitar hanya terkekeh geli mendengar jawaban Fadel
"Ck ,najis aku di peluk babi kayak kamu"Ucap Berly
"Babi pun kamu cinta kan"
Berly hanya membelalakkan matanya kaget mendengar jawaban Fadel
Entah berapa menit mereka kembali membuat keheningan hingga perkataan Fadel membuat Berly kaget di malam ini untuk kedua kalinya
"Aku mau putus "Sepatah kalimat yang sukses membuat hati dan mood berly hancur dalam hitungan detik
"del sumpah bercanda nya gak lucu"jawab berly dengan nada yang mulai serius
"Aku serius ,Lagian aku bukan pelawak yang suka ngelucu "jawab Fadel ketus
Berly hanya menunduk sambil meloloskan butiran butiran air bening bak kristal yang selalu membuat Fadel merasa kan sakit hati
"Del kenapa harus kek gini sih , kalo mau putus gak usah bikin aku baper dengan bikin acara dinner kek gini , kamu kan bisa langsung putusin aku kalau kayak gini makin susah aku bisa lepasin kamu"jelas berly dengan air mata yang masih mengalir
'Andai kanu tau berly ,hati aku hancur , hati aku sakit liat kamu nangis kayak gini ,apalagi kamu nangis karena aku'batin Fadel berkata lirih
"yaudah gak usah di bikin dramatis kalau mau mau putus ya udah putus aja jangan lebay kayak gitu"
"Karena kamu gak tau gimana sayangnya aku ke kamu,kamu bahkan putusin aku tanpa alasan"bentak berly
berly pun membalikkan badannya bermaksud untuk pulang
"hey berly , setelah yang kita alami selama 2 tahun pacaran kamu mau gitu aja"
"ingat kita sudah putus "berly memberhentikan langkahnya
Berly membalikan badannya menunggu Fadel memberikan alasan yang semoga masuk logika
Fadel berjalan ke arah berly yang berdiri mematung di tempatnya ,bahkan sekarang jarak mereka terbilang sangat dekat
beberapa detik kemudian Fadel berjongkok di depan berly ,hingga membuat berly kaget ,kepala Fadel mendongak ke atas hingga saat ia melihat ke atas ia berkontak mata dengan mata hitam berly
lalu Fadel mengeluarkan sebuah kotak merah berisi Sebuah cincin yang bahkan jika di jual cukup untuk membeli 1 unit villa
"Berly aku mau mengakhiri hubungan kita yang berstatus pacaran namun aku mau mengikat mu dalam sebuah pernikahan,apakah kamu mau menjadi seorang ibu dari anak kita nanti , apa kamu mau menua bersamaku hingga ajal menjemput"tanya Fadel panjang lebar lalu mencium punggung tangan berly
Berly sekarang menangis haru , sebelah tangannya menutupi mulutnya agar tidak mengeluarkan suara saking kagetnya, namun kepalanya mengangguk
mengiyakan perkataan Fadel
Kini cincin tanda mereka bertunangan melingkar manis di jari manis tangan sebelah kiri berly ,cincin indah , sederhana itu memiliki harga selangit bila di rupiah kan , namun uang bukanlah hambatan besar bagi keluarga Fadel , sebagai direktur muda Fadel memiliki cukup banyak uang , bahkan ia adalah termasuk salah satu Genk mafia yang besar dengan jabatan pengatur strategi saat akan menyerang musuh
Tapi siapa sangka ia yang memiliki status sosial tinggi dan salah satu anggota mafia ini dikaruniai wajah yang tampan , elegan,dan menjurus ke sempurna
Fadel pun tersenyum penuh kemenangan saat berly menerima nya , ia langsung berdiri memeluk berly ,dua insan yang sangat bahagia
"honey don't cry , kamu akan terlihat jelek jika kamu menangis" bisik Fadel di dekat telinga berly
bisikan itu berhasil membuat Berly malu "aku hanya terharu , dan kenapa aku tidak sadar bahwa hal seperti ini kamu juga pernah melakukan nya pada hati ulang tahunku"
"babi bodoh"sambil melepaskan pelukannya
Malam ini mereka hanya tersenyum puas dengan kejadian hari ini
***
Suara Isak tangis masih terdengar dari beberapa orang termasuk berly yang sejak tadi memandang kuburan Fadel dengan mata sembab sehabis menangisi kematian fadel
"del kamu pembohong , bukankah mau menikah denganku , bukankan kamu mau membahagiakan kan aku ,tapi kenapa sekarang kamu ninggalin aku selamanya,bahkan kamu hanya berpamitan di alam bawah sadar kita"Ujar Kimberly berbicara di depan kuburan Fadel dengan air mata yang terus mengalir , sedangkan ia tak memikirkan Lika yang masih di perban di tubuhnya
semua keluarga,kerabat,serta sahabat dekat Fadel yang datang ke pemakaman hanya bisa menahan pedih melihat Kimberly seperti ini ,termasuk sahabat berly dan Fadel yaitu selun
'see you del semoga lo bisa tenang di alam sana , tenang aja gw bakalan tepatin janji gw buat ngejaga berly , lo harus percaya sama gw , gw sayang sama Lo berdua , tapi gw kecewa sama Lo del ,Lo ninggalin berjuta luka di hati berly ,kenapa Lo harus pergi dengan cara kayak gini sih' ucap hati selun perih
"Hiks, del Lo pikir gw wanita yang kuat gw lemah del gw rapuh gw gak bisa dipeluk ,di sayangi , dilindung laku dihempaskan begitu saja , i'm not as strong as you think "Ujar Kimberly dengan nada mengamuk ,dia gak kuat menahan semua ini , semuanya terlalu menyakitkan
Entah berapa juta kenangan indah yang ditinggalkan oleh Fadel ,tapi semua kenangan indah itu lenyap begitu saja oleh satu goresan luka , semua terlihat seperti tidak adil untuk Kimberly semuanya terlalu rumit untuk di jelaskan ,bahkan hati kecil pun tak mampu tuk mengungkapkan ,apa yang mulut ingin katakan , rasa kalut begitu terlihat jelas karena dengan hitungan detik berly tumbang , ia pingsan tanpa ada seseorang di yang menahannya
'kak Fadel Lo liat kan seberapa dalam luka yang lo berikan buat kak berly sampai-sampai kak berly pingsan tak tahan , kak berly pingsan tanpa ada Lo yang menahannya , tanpa elo yang selalu menggendongnya ,ini terlalu menyakitkan buat kak berly , tapi kita gak nyalahin Elo kak , karena kita tau kita gak bisa melawan takdir yang Tuhan berikan 'Gumam Adellia adiknya Fadel