Meaning of life

Meaning of life
hanya kenangan



sebuah kamar dengan nuansa hitam putih , jendela sebelah baratnya langsung memperlihatkan *sun set* yang selalu memberikan keindahan nya kepada siapa saja yang melihatnya ,sehingga mereka merasa kagum akan sebuah karya seni yang Tuhan lukis


2 insan ini hanya memandang karya Tuhan itu di balkon yang berada di depan jendela dengan keheningan , sampai saat nya tiba sun set itu tenggelam ditelan waktu yang akan berganti dengan gelapnya malam


"turun yuk, aku dah laper"ajak Fadel pada berly yang sejak tadi fokus melihat keindahan *sunset


"Dasar babi , kita baru aja makan beberapa jam yang lalu , sekarang mau makan lagi"Berly berbicara asal jeplak tanpa memalingkan wajahnya dari tempat dimana sunset* itu menampakan diri


"ya ya aku akui aku adalah babi imut ,baik ,lucu dan tampan yang ditakdirkan Tuhan untuk seorang mahluk paling cantik "ujar Fadel dengan santuy


"What , mahluk paling cantik?,siapa sih?" tanya Kimberly dengan wajah penuh harapnya , bahkan siapapun yang melihatnya akan luluh karena wajah yang imutnya ini


"Kalau mau tau kamu liat aja di cermin "sambil menunjuk cermin di kamar berly yang berada di depan meja riasnya


"Ouuh so sweat, jadi kalau aku bercermin nanti bakalan ada bayangan mahluk cantik dong"Ucap berly dengan nada geer nya


"Iya nanti kalau kamu bercermin nanti bakalan ada wajah curut paling ngeselin se-Asia "kata Fadel sambil terkekeh


"Dasar babi sialan"


Berly langsung beranjak pergi setelah kesal dengan jawaban Fadel .


"Cie ceritanya ada yang ngambek nih , hahahaha"Goda Fadel sambil menyusul berly yang ngambek


***


"ck hanya mimpi"Berly yang baru bangun hanya menatap kosong ke arah jendela dengan mata sendu nya


"ingat berly semua ini hanya sebuah kenangan semakin kamu mengingatnya semakin hatimu sakit berly , jangan jadi cewek goblok kayak gini ,yang cuman mengingat masa lalu tanpa memikirkan masa depan , kamu harus kuat berly" berly bergumam menyemangati dirinya sendiri ,namun semua hanya kata kata ,air mata tidak bisa membohongi perasaan nya , tanpa terasa air mata meluncur kembali


"kenapa sih setiap gw bangun , gw sadar , aku selalu inget kamu del , aku sekarang harus gimana , aku bingung ,aku harus melangkah ke arah mana tanpa arahan mu , aku harus gimana ,aku gak sanggup kalau harus lewatin badai sendirian aku gak kalau aku kedinginan tanpa ada yang memeluk , sekarang apa alasan ku untuk hidup"Ujar berly pada dirinya sendiri sambil sesekali memukul mukul dadanya sendiri


Beberapa hari ini berly hanya berdiam diri di kamar menatap foto Fadel berlama lama sambil menangis karena selalu ada kenangan indah yang teringat nya


***


"Berly "panggil seorang laki laki di balik pintu yang hanya mendengar suaranya bisa tertebak siapa


"masuk aja lun gak di kunci kok"jawab berly dengan suara seraknya khas suara orang habis menangis


Pintu pun terbuka , terlihat seorang laki laki dengan tubuh tegap dengan penampilan ala Korea nya yang selalu menjadi style-nya setiap hari


"Lo gak makan ly"tanya selun yang melihat makanan di atas nakas utuh tak tersentuh sama sekali ,memang beberapa hari ini banyak pembantu rumah tangga yang melaporkan bahwa Kimberly tak menyentuh makanannya sama sekali jika tak di bujuk


seperti anak kecil


"gw gak lapar"jawab berly dengan tatapan kosong ke arah depan


"setidaknya Lo harus makan ly , kalau Lo gak makan nanti Lo sakit "jelas selun dengan nada yang begitu khawatir, lalu duduk di sofa dekat ranjang


"kalau gw sakit ,setidaknya gw pingsan hingga gw gak inget semua tentang Fadel "uajr berly tanpa mengubah pandangannya


"Gw tau sekarang hanya bagaimana tentang melupakan ,tapi itu susah banget , semakin gw ngelupain semakin gw merasa kesepian semakin gw merasa sakit"


"Sesulit itu kah berly , bahkan cara lain pun mungkin gak Lo gunain"


"apa ada cara lain? gw udah gak tau apa tujuan gw hidup , apa yang harus gw lakuin , semua barang ya g ada di ruangan ini akan menjadi saksi bisu cengengnya gw yang setiap hari hanya meratapi nasib "


"Banyak cara tapi mungkin Lo gak bakalan bisa gunain cara cara itu "selun menghela nafas lalu melanjutkan perkataannya "bahkan mencoba pun sepertinya Lo gak bakalan mau "


Kini berly hanya diam mencerna setiap perkataan selun yang barusan di ucapkannya "bahkan gw gak tau bagaimana cara itu"


"lo Mau tau?"tanya selun serius


"Ya..tapi jika cara ini gak cocok dengan pemikiran gw ,sorry lun kayaknya gw harus nyiksa diri gw sendiri"


"that's okay ,ini sih sekedar saran tapi Lo mau coba apa enggaknya terserah Lo "


"Tapi setidaknya gw mencoba dulu , walaupun gak tau bakalan gimana hasilnya"ucap berly pasrah ,kini matanya pun menatap selun dengan tatapan bingung ,tak menatap kosong ke arah tv lagi


"kalau gitu Lo makan dulu nanti kalau udah habis makanannya gw kasih tau deh plus persiapin juga"kata selun dengan nada memerintah nya


Tanpa menunggu aba aba berly segera turun ke bawah untuk makan


selun hanya menatap berly sambil tersenyum"ly kalau aja Lo tau kalau gw cinta sama Lo apa Lo bakal kasih posisi Fadel ke gw ,atau malah membenci gw"


Ternyata ucapan Fadel terdengar oleh seseorang yang berada di balik pintu kamar


' what kak selun suka sama kak berly ,omg apakah ini hal bagus ataukah sebuah musibah'gumam adellia dalam hati


Terdengar suara langkah kaki dari dalam kamar berly ,adellia pun bergegas pergi sebelum ketahuan mendengar pembicaraan orang ,lebih tepat nya tidak sengaja mendengar pembicaraan Selun


***


"Gimana ,udah habis belum"Seorang laki laki menuruni tangga dengan cepatnya,menyusul berly ke meja makan


"dikit lagi"jawab berly lalu menyuapkan makanan ke mulutnya


"Woy curut ,biasa aja kali makannya kagak usah kayak orang gak makan 3 hari"Selun Dengan panggilan curutnya memang mampu menghentikan makannya berly


"Emang kagak makan 3 hari"Jawab berly dengan suara seperti orang yang ingin menangis


"loh loh kok elo jadi mau nangis sih ,harus nya Lo ketawa ,trus marah gw panggil curut"heran selun


"Lo gak inget ya kalian kan trio babi yang sering ribut di kantor sekalipun sedang sibuk ,kalian yang buat kami yang mendengarnya selalu tertawa ,dan gw yang jadi bahan bullyan di kantor ,gw yang selalu kalian ejek dengan panggilan curut sehingga membuat orang-orang tertawa lepas , tapi sekarang pasti Lo ngerti kan ,semua itu gak akan terjadi lagi , semua hanya akan menjadi sebuah ilusi belaka ,gw kangen sama Fadel dan leluconnya , gw kangen lun gw kangen gw kangen Fadel lun , dunia gw serasa hancur tanpa Fadel "Air mata mulai mengalir ,melintasi pipi mungil berly


"Lo haus buka hati untuk yang lain ly , lo harus berusaha move on dari Fadel "Ucap selun dengan nada membujuknya , ia juga bahkan masih gak bisa Nerima kalau Fadel sahabatnya ninggalin mereka begitu aja , tapi selun harus kuat ,dia gak boleh meratapi lama lama semua ini ,banyak yang harus di kejar olehnya


Melupakan adalah cara yang paling tepat saat ini , karena dengan melupakan akan menghilangkan beberapa hal menyakitkan


"gw akan coba " jawab berly