live or die in the forbidden land

live or die in the forbidden land
menjalankan test



saat pagi hari Fino terbangun dari pingsannya dan hal ini membuat Fino bingung bukankah tadi malam ia berada di tengah hutan saat melihat sosok Rico yang sangat berbeda dari sosok yang ia kenal.


tapi mengapa saat ia terbangun dia berada di dalam kamar miliknya dan disaat Fino ingin keluar dari kamar dan bertanya kepada tetua apakah yang ia lihat tadi malam itu nyata atau hanya sekedar mimpi saja.


saat Fino hendak menggapai pintu, pintu tiba tiba terbuka dan ternyata Rico lah yang membuka pintu tersebut dan menyapanya dengan senyuman sama seperti sosok Rico yang ia ketahui selama ini.


dan untuk memastikan nya Fino bertanya kepada Rico apa yang ia lakukan tadi malam dan apakah itu benar Rico yang ia lihat tadi malam.


"Rico bolehkah aku bertanya satu hal padamu"ujar Fino.


"ada apa fin, apa yang ingin kau tanya kan"balas Rico.


"Rico apakah kau tadi malam pergi ke hutan Romano"ucap Fino.


menanggapi pertanyaan Fino,Rico hanya tertawa mendengar apa yang dikatakan Fino.


"hahaha, kau ini suka bercanda Fin, bagaimana mungkin aku berani keluar ke hutan Romano di malam hari, di siang hari saja aku ketakutan kalau sendirian,apa lagi di malam hari"ucap Rico.


setelah mendengar hal itu Fino menjadi teringat jika sahabatnya satu ini sangat penakut .


dan pada akhirnya Fino hanya mengganggap jika yang ia lihat tadi malam itu hanya sekedar mimpi belaka, bukanlah kenyataan pasalnya Rico sangatlah penakut dan apalagi bisa membunuh banyak Bandit itu sendirian itu sangat tidak mungkin jika Rico melakukannya.


tapi Fino tetap menceritakan apa yang dia mimpikan tadi malam Kepada Rico, fino tetap menganggapnya sebagai suatu yang keren meskipun hanya sekedar mimpi.


"Rico aku tadi malam bermimpi melihat mu berdiri di atas tumpukan bandit dan seluruh tubuhmu penuh dengan darah para bandit itu dan kau terlihat sangat keren, seandainya itu adalah kenyataan pasti akan sangat keren"ucap Fino.


"ehh, beneran aku sekeren itu dalam mimpimu"ucap Rico bersemangat.


"iya Rico, kau sangat keren saat di mimpiku tadi malam,berbeda dengan dengan mu yang asli , yang penakut"ujar Fino sedikit mengejek sahabatnya Ini karena sangat penakut.


"hei Fin, jangan bilang gitu dong" ucap Rico sambil menyenggol sahabat nya itu.


"hehehe, maafkan aku Fin aku tidak bisa memberitahumu untuk saat ini, karena akan sangat merepotkan untuk ku jika sampai semua orang tahu jika aku melenyapkan seluruh bandit tadi malam"ucap Rico dalam hati.


"ayo Fin, kita pergi ke altar , yang lain udah pada kumpul disana, ayo cepat sebelum tetua Lin marah"ucap Rico.


"huh, kenapa tetua Lin meminta kita untuk berkumpul di altar"tanya Fino.


"aku juga tidak tahu Fin, aku hanya menyampaikan perintah dari tetua Lin untuk memanggil mu ke altar karena kau yang belum berkumpul di altar"ucap Rico.


setelah berlari selama 3 menit Rico dan Fino sampai di altar dan benar saja hanya Fino yang belum hadir saat itu.


"Fino dari mana saja kau, apakah kau hanya bermalas malasan saja di kamar mu"ucap tetua Lin.


"maaf tetua Lin hamba yang salah, mohon untuk tetua Lin menghukum hamba"ucap Fino, sambil berlutut.


"tidak, aku tidak akan menghukum saat ini karena kita akan segera berangkat menuju kota awan, karena seleksi penerimaan siswa di akademi wind blade di percepat tahun ini, dan aku berharap kau tidak membuat masalah dan mempermalukan desa kita" ucap tetua Lin.


"baik tetua Lin, hamba tidak akan mempermalukan desa awan hijau, hamba berjanji"ucap Fino.


"baik tetua Lin"balas Fino.


saat Rico juga ingin pergi menyusul Fino, langkahnya di hentikan oleh tetua Lin dan menyuruh Rico untuk mengikuti nya menemui para tetua yang lain.


"Rico berhenti, kau ikuti aku untuk menyapa tetua yang lain dan ada yang ingin tetua long sampai kan padamu"ucap tetua Lin.


"ah baiklah tetua Lin"ucap Rico sambil mengikuti tetua Lin menuju aula tempat para tetua yang lain berkumpul.


didalam aula telah berkumpul tetua long,tetua mei ,tetua xiao dan tetua Guang tapi ada satu orang yang tidak Rico kenali di dalam aula tersebut.


"salam para tetua, ada hal apa memanggil hamba"ucap Rico sembari memberi hormat.


"hari ini nona lan, dari akademi wind blade lah yang akan menjadi penguji mu, apakah kau bisa bergabung ke dalam akademi wind blade atau tidak, dan nona lan juga sangat tertarik padamu saat aku mengatakan jika kau bisa menghancurkan batu Alcateration saat ujian penentuan level" ucap tetua long.


"tapi sebelum kau di uji oleh nona lan, kau


terlebih dahulu harus mengikuti ujian yang dari ku dan tetua xiao" ucap tetua Guang.


"baik tetua, apa yang harus hamba lakukan untuk bisa lolos ujian dari tetua"


terkejut dan ingin protes dengan tetua Guang karena syarat nya terlalu sulit.


"kau harus bisa mengalahkan aku dan tetua xiao dalam test nanti"ucap tetua Guang.


"tapi tetua, bukankah testnya"ucap Rico langsung di potong oleh tetua Guang.


"tidak ada tapi-tapian, kau ingin ikut teman teman mu ke akademi juga atau tidak, ucap tetua Guang.


"baik tetua Guang" ucap Rico pasrah.


"baiklah test pertamamu adalah mengalahkan aku dalam test kekuatan fisik, kau harus bisa menyamai atau lebih kuat dari ku saat test kekuatan fisik"ucap tetua Guang.


pada saat tes dimulai Rico terlihat sangat bersusah payah untuk menyamai kekuatan fisik tetua Guang,namun Rico gagal menahan serangan dari tetua Guang saat tes ketahanan fisik, Rico langsung terpental sejauh puluhan meter saat menerima pukulan dari tetua Guang, sedangkan Rico hanya bisa membuat tetua Guang mundur beberapa meter kebelakang saat ia memukul tetua Guang.


namun tetua Guang Sangat gembira karena Rico masih bisa berdiri walaupun dengan susah payah dia untuk berdiri padahal orang dengan level 300 kebawah pasti akan langsung pingsan ataupun mati saat terkena pukulan langsung dari tetua Guang.


dan yang lebih membuat tetua Guang senang adalah Rico mampu meninjunya sampai mundur beberapa meter kebelakang,di usianya yang saat ini masih berusia 14 tahun, sehingga tetua Guang sangat yakin jika Rico nantinya akan jadi seorang yang kuat dan hebat.


selanjutnya adalah test kekuatan sihir dan kekuatan roh bersama tetua xiao.


namun pada testnya bersama tetua xiao Rico sengaja mengunci kekuatan sihir dan rohnya seolah olah Rico tidak memiliki kekuatan sihir atau kekuatan roh sama sekali.


dan hal ini membuat tetua xiao cukup kecewa, tapi meski ia kecewa entah mengapa tetua xiao merasa jika Rico sengaja menyembunyikan kekuatan sihir dan rohnya agar tidak di ketahui orang lain.


tapi prasangka itu langsung di tepis oleh tetua xiao karena untuk dapat menggunakan skill hide and ghost seorang harus mencapai level 200+ dan itupun memerlukan waktu 4 tahun untuk mempelajari skill atau keterampilan tersebut.


see you next Time