
di sebuah desa kecil yang terletak di di tengah tengah lembah dan di kelilingi oleh gunung gunung yang terjal dan tinggi.
desa tersebut bernama desa awan hijau, di desa itu lah Jericho kecil atau reinkarnasi dari Jericho Alexander lahir dan tumbuh dewasa.
meskipun Jericho bereinkarnasi dan terlahir kembali Jericho tetap memiliki ingatan tentang masa lalunya dan yang lebih membuat Jericho terkejut adalah seluruh senjata dan armor canggih nya tersimpan dengan rapi di dalam sebuah ruang dimensi yang Jericho sendiri tanpa dak tahu ruang dimensi apakah itu dan bagaimana bisa seluruh senjata dan armor miliknya bisa ada disana.
dunia ini memandang seseorang berdasarkan level semakin tinggi level seseorang maka akan semakin di puja pula orang tersebut.
pada suatu hari di desa awan hijau sedang di adakan ujian penentuan level untuk anak anak dengan tujuan untuk mencari bibit unggul dari desa dan akan dikirimkan ke akademi wind blade yang ada di kota awan.
dan dimulai lah ujian seleksi penentuan level anak anak yang ada di desa awan hijau namun setelah sekian lama dan sudah banyak anak anak yang di tes level mereka tidak ada satu pun yang memenuhi syarat untuk menjadi siswa di akademi wind blade.
akademi wind blade menetapkan syarat untuk menjadi siswa nya harus berada di level 50 di usia 15 tahun (kelas petarung),level 25 di usia 15 tahun (kelas alchemist / sinergist) dengan level master.
namun level rata -rata anak-anak yang di desa
awan hijau adalah level 35-45 di usia 15 tahun (kelas petarung) dan tidak memiliki satu anak yang memiliki potensi sebagai alchemist/sinergist dan hal itu membuat para tetua yang ada di desa awan hijau murung karena sudah tiga tahun ini desa awan hijau tidak mengirimkan siswa ke akademi wind blade.
sampai tiba giliran Fino para tetua yang ada di desa akhirnya menjadi semangat kembali karena di desa awan hijau ternyata juga memiliki anak yang jenius dengan level 65 di usia 15 tahun dan masuk kedalam kelas petarung dengan spesialisasi senjata pedang ganda.
selanjutnya tetua desa kembali tersenyum karena kali ini desa awan hijau memiliki seorang jenius di bidang alchemist dan sinergist di saat bersamaan karena pada umumnya seorang anak hanya akan memiliki satu keahlian saja baik itu alchemist ataupun sinergist.
tapi kali ini desa awan hijau memiliki seorang anak jenius yang memiliki dua keahlian itu sekaligus. level kedua keahlian tersebut sudah mencapai level 40 meskipun dalam pengendalian core di masih berada di ranah amatir dan anak jenius itu bernama Fei Lin.
namun setelahnya keadaan kembali lagi menjadi sebelumnya hampir seluruh anak yang di tes pada ujian hari seleksi level hari ini hanya 8 orang lolos untuk menjadi siswa di akademi wind blade.
saat tetua ingin menutup acara seleksi penentuan level tiba tiba Rico ( Jericho) melompat-lompat keatas podium dan berkata jika dia belum di tes levelnya, dan Rico juga ingin mengikuti seleksi penentuan level ini agar dia dia bisa terus bersama sahabatnya Fino dan Fei Lin pergi ke akademi wind blade.
melihat hal itu para tetua menyetujui nya dan membiarkan Rico mengikuti seleksi penentuan level dengan cara meletakkan tangan nya dan mengalirkan energinya ke dalam batu Alcateration dan pada saat Rico meletakkan tangannya di atas batu Alcateration batu tersebut langsung meledak padahal Rico sendiri belum sempat mengalir kan kekuatannya kedalam batu tersebut.
melihat hal tersebut para tetua menjadi sangat terkejut dan tercengang karena belum pernah ada yang bisa menghancurkan batu Alcateration selama ini, bahkan leluhur dari akademi rose gold yang merupakan orang terkuat di dunia ini dengan level 4829 saja tidak mampu menghancurkan batu Alcateration tapi Rico dengan santainya mampu menghancurkan batu Alcateration hanya dengan menyentuhnya.
namun pada akhirnya para tetua memutuskan untuk membiarkan Rico bergabung kedalam barisan anak anak yang akan di kirim ke akademi wind blade, sehingga jumlah anak-anak yang akan di kirim ke akademi wind blade menjadi 9 orang yang terdiri dari Rico,Fino,Fei Lin,lu bai dan lu ban, Erik,morino,lambert dan Liya.
mereka akan berangkat ke akademi wind blade sebulan dari sekarang dan mereka akan berlatih bersama para tetua sebelum mereka pergi ke akademi wind blade di kota awan.
kota awan sendiri terletak di sebelah barat daya desa awan hijau dengan jarak tempuh 2 hari dengan menunggangi kereta kuda.
namun akhir akhir ini sering muncul bandit dan merampok orang orang yang melewati hutan Romano , padahal hanya inilah satu satunya jalan bagi para penduduk desa awan hijau untuk pergi ke kota awan untuk melakukan perdagangan.
tapi jika pedagang ingin lewat maka pedagang tersebut harus menyerahkan 2 peti makanan dan sekantung uang untuk bisa melewati hutan Romano ini dengan selamat.
...(-_-)...
seminggu lagi sebelum jadwal mereka akan pergi ke kota awan Rico menyelinap keluar dari desa pergi ke arah hutan Romano namun hal itu di lihat oleh fino yang pada saat itu sedang keluar dari kamarnya karena tidak bisa tidur dan Fino pun mengikuti Rico ke arah hutan Romano secara diam diam.
dan saat di dalam hutan Fino sempat kehilangan jejak dari Rico karena rimbunnya hutan saat itu yang membuat keadaan menjadi sedikit gelap dan mengurangi jarak pandang Fino, namun Fino akhirnya kembali menemukan posisi Rico setelah mendengar suara pedang yang saling beradu dan terdapat sebuah suara yang cukup keras tapi Fino tidak yakin suara apa itu.
namun setelah sampai di tempat suara tersebut berasal Fino di buat sangat kaget dan tertunduk diam saat melihat Rico yang berdiri di atas tumpukan mayat dan seluruh wajah dan tubuhnya berlumuran dari para bandit dan seluruh bangunan yang menjadi markas Bandit terlihat hancur berantakan.
dan di saat yang bersamaan Fino juga mulai merasakan ketakutan dan kengerian saat melihat sosok Rico malam itu yang tampak seperti seorang monster dengan pedang yang memancarkan sinar (laser sword) di tangan kanannya dan sebuah senjata yang tidak Fino ketahui jenis senjata apa itu (gun revolver),
saat Fino ingin kabur dari tempat tersebut Fino tidak sengaja tersandung dan membuat Rico menyadari jika ada orang lain yang menyaksikan ia sedang membantai para bandit di hutan Romano.
mengetahui hal itu Rico langsung mengaktifkan mode invisible ghost pada rompi yang ia pakai.
dan langsung menuju ke sumber suara tadi, di lain sisi Fino kembali di buat terkejut karena tiba tiba Rico menghilang dan saat ia menoleh kearah samping tiba tiba Rico sudah ada disana dan memukul lehernya yang membuat ia pingsan.
see you next time.