Life Of Being A Prince

Life Of Being A Prince
Chapter 4



Beberapa hari kemudian


"ahh kepalaku sakit sekali" perlahan lahan membuka matanya


"ternyata sudah bangun yaa" duduk disamping hikaru


"aku tak sadarkan diri berapa hari?" tanya hikaru kepada toru sambil mencoba untuk bangun


"jangan memaksakan dirimu tuan muda,dan anda tak sadarkan diri 5 hari" jelas toru


"kalau begitu anda perlu istirahat dulu,saya akan memanggilkan beliau kesini,beberapa hari ini beliau sangat mengkwatirkan anda tuan muda" jelas toru


"begitu ya,kalau begitu maaf telah membuat kwatir"nada lemas sambil tersenyum kecil


toru pun membaringkan lagi tubuh hikaru diranjangnya,setelah itu ia pergi meninggalkan hikaru di kamarnya


Hikaru pun kembali tidur


Beberapa jam kemudian


Tuan raja gin telah menemui hikaru dan mereka pun berbincang bincang sampai tertawa terbahak bahak bersama,toru hanya bisa melihat dari kejauhan keakraban mereka berdua


"ahh ku tak pernah melihat keluarga yang seharmonis itu" gumam kecil Toru


Setelah itu ia berjalan keluar melihat liha pemandangan di taman kerajaan


semua berjalan seperti biasa masa masa dimana mereka semua berjalan dengan baik sehingga ikatan toru dan hikaru semakin kuat,hikaru pun sudah jarang sakit,dan perhalan lahan ia mencoba berlatih menguasai kekuatannya,dengan di tangani langsung dari sang ayah dan toru sang pengawal


Semakin hari semua berjalan dengan baik,sampai mereka beranjak remaja bersama


Akan tetapi sebuah konflik muncul,*kelua****rga kerajaan Takuya mengalami tragedi lagi


Semua para prajurit mati,raja gin pun tak terima*** seperti 10 tahun yang lalu semua para iblis menyerang mereka dan tragedi itu terjadi lagi


Raja gin tidak akan tinggal diam melihat anak buahnya mati begitu saja,ia langsung menyerang semua iblis iblis itu dengan sekuat tenaganya


Hikaru yang melihat itu syok,tapi pengawal toru hanya melihat dari kejauhan saja


Akan tetapi.....


Seketika musuh akan menyerang berombolan ke hikaru,tiba tiba tubuh toru refleks menolong hikaru dengan kekuatan penuh


"tuan muda sebaiknya anda segera pergi dari sini" perintah toru


Hikaru pun langsung mengangguk dan segera pergi dari tempat itu


Tapi


kedua mata hikaru terbelalak melihat sosok iblis yang memakai jubah,yang sedang menusuk pedangnya ke dada gin


Hikaru pun bergemetaran melihat itu,ia langsung berteriak dengan keras


"HENTIKAN....!!!!!"


Dengan penuh tanpa sadar ia menyerang iblis itu,dengan kekuatan mistiknya


Iblis itu terlempar ke dinding bangunan


"hahaha....hahaha" tawa lepas iblis itu sambil berdiri


"ternyata ini adalah kekuatan dewa,kalau begitu aku punya penawaran untuk mu" ucap iblis itu ke hikaru


hikaru hanya menatap tajam ke arah iblis itu


"aku...aku..AKU TAK PERLU PENAWARANMU,KAU BERCANDA YAA,SETELAH APA YANG TELAH KAU LAKUKAN PADA KELUARGAKU KAU MAU MEMBERI PENAWARAN KONYOL SEKALI......!!!!!" terika hikaru dengan tegas dan penuh amarah


"aahh jadi kau tidak mau mendengarkan penawaran ku ya....ya sudah kalau begitu KAU MATI SAJA...!!!!"


Iblis itu mendekat ke arah hikaru dengan cepat


Tidak hanya itu,hikaru langsung menyerang bertubi tubi dengan kekuatannya mistiknya sihir peledak


"apa...?" iblis itu terkejut ia langsung menghindar


"kau mau lari kemana HAH!?,tidak akan ku biarkan kau lari...!!!" hikaru mengeluarkan sihir cahaya dan langsung menyerang dengan sihir api berturut turut


Iblis itupun terkena serangan hikaru


"sebaiknya aku haru mundur" Gumam kecil iblis itu


"SEMUA PASUKAN KITA MUNDUR...!!!!" teriak iblis itu ke para prajuritnya


Semuanya pun mundur mengikuti perintah iblis itu


"tidak ku sangka kau bisa hebat itu,suastu saat kita pasti akan bertemua lagi....hahahaha...." menghilang


hikaru pun terbatuk batuk,hikaru pun melihat telapak tangannya


"ahhh begini lagi" ia melihat darah di telapak tangannya


"uhuk uhuk,ak...u haa..r..r..rus me...nca....ri a...ya..han...da." suara yang terbata


Hikaru melawan rasa sakitnya ,ia mendatangi ayahnya


Tapi sayang ayahnya sudah banyak mengeluarkan banyak darah,sehingga kemungkinan besar tidak dapat ditolong lagi


Sang ayah pun menyuruh hikaru mendekatkan telinganya ke beliau


Dan beliau pun membisik kan sesuatu ke hikaru


"anak ku...................."


hikaru pun terkejud mendengar kalimat barusan yang telah dibisikan oleh beliau


Tak lama setelah itu beliau pun meninggal


Hikaru hanya bisa memeluk mayat beliau yang dingin itu, sambil menangis keras


Seakan akan ia tidak terima dengan takdir ini


Toru yang telah tiba dilokasi,ia pun terkejut melihat tubuh beliua yang sudah kaku di dalam pelukan hikaru dengan simbahan darah


***Semua tragedi terjadi lagi dan tuan raja gin meninggal dunia,karena pertarungan antara iblis itu.hikaru masih belum bisa percaya apa yang telah terjadi.


Ia belum bisa menerima semua kejadian ini,ia hanya bisa menangis karena ia telah ditinggalkan oleh ayahandanya.


Toru hanya melihat hikaru yang sepanjang hari bersedih,yaa walau sedikit demi sedikit toru mencoba menghiburnya***


Beberapa tahun kemudian


Terlihat seseorang telah berjalan di area koridor kerajaan menuju ke arah taman


"tak" "tak"


sesampai di ditaman ia langsung menuju ke sosok yang sedang duduk di taman


"Tuan muda Hikaru semua sudah saya menyediakan sesuai permintaan mu"


"baguslah terima kasih atas kerja keras mu kak toru"ucap hikaru


***Hikaru Prov


Aku pasti akan memusnakan semua iblis itu,dan aku akan menjadi raja di kerajaan takuya dimana aku akan menggantikan ayahanda


Toru Prov


Sepertinya aku akan mengikuti anak,mari kita lihat sekuat apa tekadnya ini***