
Pahlawan.
Mereka adalah Manusia yang dipilih oleh para Dewa-Dewi untuk menyelematkan dan Menyelesaikan Masalah pada Sebuah Dunia yang sedang mengalami Krisis berkepanjangan.
Namun, Tak Sedikit dari mereka yang Gagal menjalankan Tugasnya, Karena memang tidak Mudah menyelematkan Dunia yang Luas, Oleh karena itu Banyak Pahlawan yang Menyerah atau Terbunuh saat Menjalankan Tugas Tersebut, Akibatnya Banyak Dunia yang dibiarkan Kacau Balau karena tidak adanya Pahlawan yang Menyelematkan Dunia Tersebut.
Hingga Suatu Ketika Muncul Seorang Pahlawan yang amat sangat Kuat, dan Cerdas, Pahlawan tersebut menyelamatkan banyak Dunia sendirian, Bahkan sudah terhitung Ribuan Dunia sudah Dia selamatkan, Hingga Beliau sangat Terkenal di Kayangan dan Para Dewa-Dewi sebagai Pahlawan Terkuat dan memiliki Julukan The Immortal Hero.
-
Di Kayangan Terdapat banyak sekali Kastil yang amat sangat Besar, Masing-masing Kastil Tersebut dihuni oleh para Dewa-Dewi yang memiliki Tugasnya masing-masing.
Disebuah Kastil yang tergolong paling Kecil, Terdapat seorang Dewi yang dikenal sebagai Rosemarry, Sang Dewi Perdamaian.
"Bagaimana ini? ini adalah Pertama kali nya aku ditugaskan untuk mengirim Pahlawan ke Dunia." Dengan Wajah Kebingungan Rosemarry berjalan Mengitari Ruangannya.
*Tok Tok Tok Tok
Terdengar Suara Ketukan Pintu di Kastil tersebut, Setelah Mendengar Hal itu Rosemarry pergi untuk membuka Pintu, dan setelah membuka Pintu...
Terlihat Seorang dengan Pakaian yang sangat Rapih bagaikan Bangsawan dengan Membawa Sebuah Kotak yang cukup Besar, dan Tersenyum kepada Rosemarry.
"Selamat Siang, Dewi Rosemarry Perkenalkan Namaku adalah Hermes, Sang Dewa Pengantar Pesan, Aku datang atas Perintah para Petinggi Kayangan, untuk mengantarkan Paket ini."
"T-Tuan Hermes, K-Kenapa Anda yang mengantarkan Paket ini, Bukannya Anda hanya Mengantarkan Pesan untuk para Dewa-Dewi dengan Peringkat Tinggi saja, Kenapa Anda sampai Repot-repot Mengantarkan ini kepada Dewi Peringkat Rendah seperti diriku?" Jawab Rosemarry dengan wajah Panik dan Kebingungan.
Dewa Hermes adalah Dewa Tingkat Tinggi yang bertugas untuk Menyampaikan Pesan kepada para Petinggi Kayangan, Seputar keadaan suatu Dunia, atau Hal-Hal besar yang dapat mengancam Ketentraman Dunia dan Kayangan, Serta Hanya Beliau lah Dewa yang diberi Izin untuk Mengelilingi Alam Semesta Tanpa harus Meminta Tolong Para Dewa Penjaga Gerbang Masing-masing Dunia.
Dan Kenapa Dewa Sehebat dia repot-repot datang ke Kastilku untuk mengantarkan Paket ini? Apakah aku mendapat Masalah? Atau Jangan-jangan Dunia akan ku kerjakan adalah Dunia yang sangat Berbahaya?
"Ini adalah Perlengkapan untuk memanggil Pahlawan yang akan Anda kirim kedunia tersebut, ini juga adalah Perintah dari para Petinggi Kayangan, jadi aku hanya Menjalankan Tugas saja." Jawab Hermes dengan Senyuman yang hangat, sambil memberikan Paket nya.
"B-Begitu ya, T-Terima kasih banyak Tuan Hermes sudah repot-repot Mengantarkan ini Kepadaku." Dengan Gemetar Rosemarry Menerima Paket Tersebut, dan setelah di Terima.
"EH.....?!" Tiba-tiba Tangan Rosemarry Hampir saja Menjatuhkan Paket tersebut karena Berat Paket Tersebut.
Namun, Untungnya Dewa Hermes berhasil Menangkapnya dengan Singgap, dan Dewa Hermes pun, Membantu Rosemarry untuk mengangkat nya dan berkata.
"Biar aku saja yang membawa nya kedalam, Paket ini memang sangat Berat, oleh karena itu para Petinggi Menyuruhku untuk Mengirimnya langsung."
"T-Terima Kasih, Tuan Hermes." Ucap Rosemarry dengan tangan yang masih gemetar.
Mereka Berdua pun Masuk Kedalam dan Berjalan menuju Ruang Pemanggilan di Kastil Tersebut.
Setelah Sampai di Ruang Pemanggilan, Hermes pun Meletakkan Kotak itu ditengah Ruangan, kemudian Menghampiri Rosemarry, dan Menyerahkan sebuah Kertas.
"Ini tolong Tanda Tangan disini, dan Disini juga..."
"B-Baiklah..." Jawab Rosemarry sambil Mengambil Pulpen dan Mulai Menandatangani Kertas Tersebut.
"Lalu ini adalah Buku Panduan dari Paket ini, Serta Buku tentang Informasi Dunia yang akan kau Kerjakan."
"B-Baik, T-Terima Kasih Tuan Hermes."
"Sama-sama, Berhati-hatilah dengan Pahlawan ini..." Bisik Hermes kepada Rosemarry, dan Pergi Meninggalkan Ruangan.
"Eh...?!" Dengan Terkejut Rosemarry menjadi Ketakutan, Namun Rosemarry menguatkan Tekad nya, dan Mulai Membaca Buku Panduan dan Buku ttg Dunia tersebut.
-
Di Malam Hari yang Indah dikayangan, didalam Ruangan Pemanggilan, Dewi Rosemarry sudah Mempersiapkan Semuanya untuk melakukan Ritual Pemanggilan Pahlawan yang akan dikirim Ke dunia yang bermasalah tersebut.
Didalam Ruangan tersebut, Terdapat Lukisan Lingkarang Sihir, dengan sebuah Batu Rubi yang sangat Merah Pekat ditengah Lingkaran tersebut, dan Berdirilah Rosemarry di Pinggir Ruangan untuk memulai Pemanggilannya.
"Aku tidak menyangka Batu sekecil itu bisa seberat itu, apakah seberbahaya nya Pahlawan ini?" Ujar Rosemarry dengan wajah yang cemas, Namun Beliau berusaha Menahan nya.
"Baiklah..., Mari kita Mulai..." Ujar nya sambil Menodongkan Tongkat nya didepan Lingkaran tersebut dan membaca Doa.
"Dengan Kekuatan Kayangan, dan Kekuatan dari ku sang Dewi Perdamaian, Aku Memanggilmu sebagai Pahlawan yang akan Menyelamatkan Dunia yang sedang Dalam Bahaya, BANGKITLAH...., SUMMON!!! "
Seketika muncullah Cahaya Merah disekitar Lingkaran Tersebut, dan Tiba-Tiba seluruh Kastil bergetar bagaikan Gempa Bumi yang cukup Besar.
"Eh..., Apa-apaan ini, Aku tidak pernah melihat Pemanggilan dapat Menyebabkan Gempa seperti ini" Ujar Rosemarry yang masih memegang Tongkat nya dengan wajah Panik, Namun beliau harus tetap ditempat sampai Pemanggilan berhasil.
Setelah Beberapa Detik Gempa, Batu tersebut pun mulai Retak dan...
Terjadi Ledakan yang sangat besar yang menghancurkan Hampir seluruh Ruangan Pemanggilan tersebut, dan Rosemarry Terpental sampai keluar Ruangan.
"Aduh..., Apa-apaan itu barusan, apakan Pemanggilan Pahlawan bisa menyebabkan Ledakan Sebesar itu?" Ujar Rosemarry dan berusaha Bangkit, kemudian masuk kembali keruangan.
Dibalik Asap yang sangat tebal, Terlihat sebuah Bayangan seseorang, Melihat bayangan itu Rosemarry pun menghampiri nya, Namun setelah mendekatinya dan Asap mulai menghilang, Terlihat dengan sangat jelas Sosok Pahlawan yang dipanggil Rosemarry, Setelah melihat itu Rosemarry Terkejut.
Pahlawan yang dia Panggil adalah Sang Pahlawan Terkuat, Atau biasa disebut sebagai The Immortal Hero.
"Hah?! Akhirnya aku dipanggil lagi, kira2 sudah berapa Abad aku ditinggal didalam Batu itu oleh para Kakek itu." Ujar sang Pahlawan itu sambil Menggaruk Kepala.
Dengan Tubuh yang cukup Tinggi, Tubuh yang kekar, Rambut Pendek yang Tajam, Kulit Agak Coklat, dan Wajah yang sangat Serius, Dialah sang Pahlawan Terkuat, The Immortal Hero.
"K-Kau kan The Immortal Hero!!!" Dengan Wajah Terkejut Rosemarry Menunjuk Pahlawan itu.
"Oiya..., Aku dipanggil seperti itu disini ya?" Jawab Pahlawan tersebut dengan wajah serius.
"B-Benarkah itu kau?" Tanya Rosemarry sekali lagi.
"Iya..., Aku adalah Pahlawan yang biasa kalian Panggil The Immortal Hero, Tapi bisakah kau berhenti Memanggilku dengan sebutan itu, Aku memiliki Nama, Panggil aku Nolland, itulah Namaku yang sebenarnya."
"N-Nolland?"
"Benar... Nolland itu adalah Nama Asliku."
"A-Aku baru pertama kali mendengar Nama Asli The Immortal Hero."
"Sudah kubilang berhenti memanggilku seperti itu" Jawab Nolland dengan wajah Marah dan mengeluarkan Aura yang sangat mengerikan.
"B-Baik."
"Oiya..., Namamu siapa? Aku belum pernah melihat Dewi Seperti mu?"
"Eh... Iya, Namaku adalah Rosemarry, Sang Dewi Perdamaian, Aku hanyalah Dewi Tingkat Rendah."
"Eh..., Aku tidak peduli"
-
"Jadi Dunia seperti apa yang akan kudatangi?" Tanya Nolland dengan wajah Serius.
"O-Oiya..., Ehem..., Baiklah Nolland, Aku akan menjelaskan Dunia yang akan kau datangi itu."
Bumi, itu adalah sebutan Dunia yang Cukup Tentram karena di Dunia tersebut tidak ada yang namanya Sihir atau Kekuatan Magis lainnya, Mereka menganggap Semua Hal itu hanyalah sebuah Dongeng dan Mitos, Namun sebagai Ganti tidak adanya Sihir, Manusia di Dunia tersebut memiliki Teknologi yang sangat Maju, Bahkan bisa dibilang Jauh lebih Berbahaya dari Sihir yang ada didunia-dunia lainnya.
"Lalu, Apa Masalah dari Dunia yang Tentram tersebut? Bukannya bagus kalau mereka tidak Memiliki Sihir, Karena Sihir hanya akan Menimbulkan Perpecahan saja." Tanya Nolland ditengah penjelasan Rosemarry
"Itu dia masalahnya, Para Petinggi Memintamu untuk Menyelidiki nya sendiri setelah sampai disana." Jawab Rosemarry
"Hmmm..., Baiklah..., Jadi Kekuatan atau Senjata apa yang akan kubawa kesana?" Jawab Nolland Sekali lagi.
"hmmm..., Menurut Surat Perintah yang kuterima dari para Petinggi, Kau diizinkan Membawa Semua Kekuatan dan Senjata yang Pernah kau gunakan didunia-dunia Sebelumnya."
"APA?! SEMUANYA?!" Teriak Nolland karena terkejut mendengar hal itu.
"I-Iya..., Memangnya ada Masalah?" Kali ini Rosemarry yang bertanya kepada Nolland.
"Begini ya, Aku sudah menyelamatkan Ribuan Dunia, dan aku menyandang Gelar Pahlawan Terkuat, Hal itu bukan tanpa Alasan, Karena setiap Dunia yang kudatangi tak peduli seberapa Kejam atau Sulit nya dunia tersebut, Aku hanya diizinkan untuk membawa Satu senjata atau Kekuatan saja---" Jawab Nolland
"Dengan begitu aku sudah banyak membawa Senjata dan Kekuatan kedunia-dunia tersebut, jadi jika aku diizinkan membawa itu semua bisa dibilang, Aku malah akan menjadi Tak Terkalahkan di Dunia tanpa Sihir itu, Bahkan jika aku hanya Membawa 1 Kekuatan atau Senjata saja, itu sudah cukup membuat diriku menjadi yang terkuat disana." Lanjut Penjelasan Nolland
"Aku pun tidak tau Maksud dari para Petinggi, Tapi disini tertulis kalau kau memang diizinkan membawa itu semua." Jawab Rosemarry sambil menunjukkan Surat Perintah tersebut.
"Benar..., disini tertulis kalau aku diizinkan membawa itu semua." Ujar Nolland sambil membaca Surat Perintah tersebut
"Baiklah Terserah, Lagipula itu malahan akan Memudahkan ku untuk menyelesaikan Tugas kali ini." Lanjut Ujar Nolland.
"Dan satu lagi, Ini akan menjadi Tugas Terakhirmu sebagai Pahlawan, oleh Karena itu Setelah kau menyelesaikan Tugas Terakhir ini, Kau diizinkan untuk Meminta Sebuah Permintaan apapun itu, Kepada para Petinggi Kayangan." Ujar Rosemarry dengan wajah Serius.
"Apa?!"
----------------->>>>>