King and Queen Mafia

King and Queen Mafia
Keluarga dwitama



Di dalam mobil satriya


"cess kok pipi kamu luka sih siapa yang berani ngelukain princess abang ini?" tanya satria yang tanpa sengaja melihat pipi laura tergores dan sedikit berdarah


"oh nggak papa kok bang abang tenang aja tadi cuma upil cicak yang berani nyentuh muka princess tapi tenang bang udah princes kasih pelajaran tu upil" jawab laura santai


"oh bagus deh kalo gitu kurang ajar tu orang beraninya nyentuh princess abang yang cakep ini"


"makasih *******" jawab laura sambil cengengesan


"makasih buat apa cess" jawab satriya heran


"ya makasih udah bilang princess cakep kan jiwa bar barku bersorak gembira kalo dipuji gitu"


" ye maksut abang itu lo cakep kalo di b andingkan ama pasukan bebek" jawab satroya sambil menyentil jidat laura


" sa ae lo tikus got" jawab laura


"enak aja tikus got orang gue cakep gini asal lo tau gue ini jadi most wanted di sekolah tau nggak lo" jawab satriya sombong


"idihh sombong tu yang ada para fans lo matanya pada katarak orang lo buluk gitu gue aja enek liat muka abang tiap hari" jawab laura sambil bergidik ngeri


"yee enak aja tu mulut orang lo tu harus bersyukur punya abang yang cakep kek gue mata lo tu yang rabun nggak bisa liat ketampanan wajah gue yang rupawan ini"


Selama perjalanan dihabiskan dengan bercanda riya oleh kakak beradik itu


Dan sampailah mereka berdua di kedian dwitama


Kediaman dwitama sangat megah bak istana bagaimana tidak rumah mewah yang didominasi warna putih dengan gerbang depan yang menjulang tinggi


Setelah melewati gerbang utama masih harus melewati taman sekitar 500 meter untuk sampai di pintu utama


Bahkan mansion keluarga dwitama memiliki landasan yang biasa digunakan untuk jet pribadi keluarga dwitama


Sesampainya dirumah laura segera naik ke kamarnya dan membersihkan diri dan beristirahat


"tok tok tok" suara pintu kamar laura di ketuk


Mendengar itu laura srgera bangun dari tidurnya dan menyuruh masuk orang tersebut yang adalah bi nani (kepala pelayan )


"nona muda ini saatnya untuk makan malam tuan dan nyonya sudah menunggu nona dibawah" kata bi nani


"baiklah bi nani keluar dulu biar laura bersih bersih baru turun" jawab laura sopan


Setelah membersihkan badannya laura segera turun karena tidak kemana mana laura hanya memakai celan hot pant dan kos oblosng polos yang menutupi celananya


"selamat malam semuanya incess laura yang cantik jelita telah tiba mana sambutannya yang meriah" teriak laura sambil menuruni tangga


"princess ini itu rumah bukan hutan" pungkas sang mommy


"tau ini kuping daddy rasanya mau copot gara gara suara princess"


" ehh nenek lampir suara cempreng kek kaleng rombeng aja pakek triak segala gue lakban tu mulut baru tau rasa lo" sarkas stria sambil menutup kedua telinganya


" ye sa ae lo kutil bebek" jawab laura sambil menarik kursi samping abangnya


"udah sekarang ayo makan dulu keburu dingin nanti makanannya" lerai sang mommy


Mereka pun menghabiskan makanannya sambil sesekali bercanda riya


Meskipun hendra dan nina sibuk mengurus perusahaan mereka tetap meluangkan waktu untuk kedua putra putri mereka sehingga mereka tidak kurang kasih sayang


Laura dan satriya pun bisa memaklumi hal itu karena mereka juga memilik perusahan mereka sendiri


Dan itu atas sepengetahuan keluarga