
Setelah menyelesaikan hukuman mereka semua berbincang bincang ditaman belakang
"ehem ,,,ra gue mau ngomong nih penting sama lo" sahut adriyan memulai pembicaraan
"ya ngomong aja kali nggak ada yang ngelarang juga"
"ka...kalo gu...gue suka sama lo gimana"
"pyur" laura langsung menyemprotkan minumannya ke mula adriyan karena kaget
"buset muka ganteng gue pakek di semprot"
"sorry ...abisnya lo kalo bercanda keterlaluan"
Sedangkan yang lain hanya diam memperhatikan interaksi keduanya
Dika dan bagas terheran heran pasalnya seorang adriyan yang sama sekali nggak pernah deket sama satu cewek pun sekarang nembak cewek baru kenal pula
"gue nggak bercanda laura"ucap adriyan sambil memegang kedua tangan laura
Sedangkan sang empu hanya menunduk karena merasa malu jantungnya pun berdetak kencang
"gue suka dan gue cinta sama lo ra ...gue tau kalo ini terlalu cepet dan kita baru kenal tapi gue mau kita deket terus biar makin kenal dan gue mau kita berjuang bareng bareng"
"gu...gue juga ngerasa gitu sih tapi gue juga belum paham apa arti itu semua dan gue nggak mau ngecewain lo yan" jawab laura sambil menunduk
"gue tau maka dari itu ayolah kita berjuang bareng - bareng gue janji nggak bakal nyakitin lo"
Sarkas adriyan sambil menggenggam erat tangan laura
"tapi....." kalimat laura terjeda
"tapi apa ra ? "
"gue punya rahasia besar yan dan gue nggak bisa kasih tau lo tentang rahasia gue mungkin jika suatu saat lo tau rahasia gue lo bakal ngejauhin gue dan gue juga pasti bawa bahaya dalam hidup lo " lirih laura sambil menitihkan air mata
adriyan menghapus air mata laura dan membawanya kedalam pelukannya
Disisi lain angel dan bianca ikut sedih melihat sahabatnya sedih mereka tau rahasia yang dimaksud laura dan memang memiliki resiko yang sangat tinggi
"gue udah tau lo nggak usah khawatir"
Laura dibuat bingung akan pernyatan adriyan
"maksutlo lo tau kalo gue imi....."
"gue tau ra gue bahkan tau banget malahan"
"kok bisa?"
"ya bisalah apa yang seorang adriyan surya permana nggak bisa'' jaeabnya dengan menepuk dadanya
"weh bro kok lo nggak ngasih tau kita kalo lo dah tau jawabannya" sahut bagas
"tauk nih bambang maen rahasi rahasiaan dari kita nggak asik lo gue ngambek aja sama lo" sahut dika sambil mengerucutkan bibirnya
" yaampun dika jangan ngambek dong nanti gantengnya ilang loh" angel sambil meraih tangan dika dan dika fibuat girang atas perlakuan angel
" tuh kan mulai emang kayaknya kalian berdua cocok deh alay couple" sahut bianca yang jrngah dengan tingkah konyol sahabatnya
" oh tuhan nemu dimana gue sahabat somplak kek gini ampuni dosaku tuhan " ucap bagas mendramatisir
"EHEM ...udah ngebacotnya balik ke topik awal diem lo pada " potong dika yang malas mendengar ocrhan teman temannya
" jadi gini ra waktu pertama kita ketemu di lapangan gue dah tertarik sama lo dan gue dah bertekad bahwa gue harus bisa dapetin cinta lo dan soal rahasia lo waktu tadi lo diserang sama tu upil cicak baju lo kan sobek nah gue lihat sekilas di punggunglo ada lambang mawar hitam dan awalnya gue kaget dan gue tepis pikiran itu"
"tapi satu lagi yang bikin gue heran warna mata lo berubah merah saat lo marah dan gue tau kalo lo bukan orang sembarangan dan lagi saat lo ngambil kalung lo dengan lambang mawar dan ada gambar pedang pula gue makin yakin kalo lo bener bener leader black rose dan gue nrima itu semua"
Laura , angel dan bianca diam sekerika bahwa rahasia terbesar mereka telah dikeetahui adrian dkk dengan mudahnya
" jadi lo udah tau semuanya" jawab laura lirih
" wow jadi kalian anggota black rose juga" sahut dika menatap angel dan bianca bergantian
Sedangkan yang di tatap hanya mengangguk dan memperlihatkan gigi putih mereka sedangkan angel sambil mengacungkan jari tengah dan telunjuknya membentyk V
"jadi lo leadernya black rose yang mafia ke 2 yang paling kejam itu? Wah salut gue ternyata kalian menyimpan rahassia seberar ini" sahut bagas
" gue harap lo rahasiain ini dari orang lain ya gue nggak mau ada banyak korban nyawa nantinya "pinta laura kepada adriyan dkk
"ehhh tapi lolo pada kok biasa aja sih emang lopada nggak takut gitu deketan ama kita kita" heran bianca melihat adriyan dkk santai mengetahui bahwa mereka seorang mafia