King and Queen Mafia

King and Queen Mafia
Kencan pertama #2



Sesampainya ditujuan laura dan adriyan segera turun dari mobil


"gimana keadaan didalam ?" tanya adriyan pada salah satu mata-matanya


"seperti yang anda inginkan king"


"apa leadernya juga ada?"


"ada king dan dia lagi bersenang-senang dengan para ****** king"


" cihh menjijikkan" sela laura


" udah yang biarin emang ******** tu orang ,atau kamu mau seneneng - seneng juga aku siap kok menemani hehehe" cerca adriyan sambil menaik turunkan alisnya


" enak aja nikah aja belon mau ngajak seneng - seneng emang aku cewek apaan "


"yakali kamunya pengen "


" udah ah mending kita langsung aja serang mereka nggak sabar aku "


"ya udah ayo "


Mereka berdua masuk kedalam markas BDW


" siyapa kalian ?berani-beraninya kesini kalian nggak tau ini tempat apa?" tanya penjaga markas


" yakali kita salah alamat dan lo masak nggak ngenalin kita ?" jawab adriyan santai


"cepet lo pergi atau mati" ucap laura pada keenam penjaga tersebut


"kurang ajar, kalian nggak bakalan bisa ngalahin kita berenam sedangkan kalian berdua "


"bisa dicoba dulu om jangan bacot mulu"tanpa basa basi adriyan segera menembak mereka tepat di jantung nya menggunakan pistol yang sudah diberi peredam suara


Dan tumbanglah mereka berenam


"yang emang kapan mereka nikah sama tante kamu ?" tanya laura


"hah maksudnya?"


"ya kan tadi kamu panggil tu orang dengan sebutan om berarti dia suami tante kamu dong"


"yakali tante aku nikah ama orang kek gitu , aku kan nggak tau namanya lagian lupa tadi belom kenalan yaudah aku panggil aja dia om"


"serah dah yuk lanjut "


Merekapun melenggang masuk kedalam markas sambil bercanda ria


"brak" suara pintu markas yang ditendang oleh adriyan


"siyapa kalian ?" tanya tangan kanan leader BDW


"gue nyari leader lo mana dia ?" jawab laura


"ngapain kalian berdua nyari gue " jawab seorang laki - laki berkepala botak berjalan santai kearang laura dan adriyan


"ya mau bales kalian lah atas kejadian tadi sore" jawab laura


" cihhh emang lo siapa gue nggak kenal tuh sama bocah ingusan macam kalian berdua" jawabnya sombong


"ehh dasar tuyul jumbo mau mati masih aja sombong gue sobek baru tau rasa tu mulut" jawab adriyan


"lo pikir gue takut ? "


"lo pengen tau kita siapa nih buka mata lo" tanya laura sambil membalikkan badannya agar bisa melihat logo d jubah belakang mereka


Merekapun syok dan tak menyangka bahwa didepan mereka adalah kelompok mafia yang paling ditakuti didunia


"a..aapa maksud kalian kita ngak pernah mengganggu kalian " leader BDW terbata bata melihat laura dan adriyan didepan mereka


Akhirnya laura dan adriyan membuka topeng mereka dan leader BDW bertambah syok


"hah...nggak mungkin pasukan serang mereka"perintah leaser BDW


"SRING "


"DOR"


"DOR"


"BOOM"


"BUGH"


"yang aku ngeri banget liat tuyul jumbo kek gitu" ucap laura sambil terus menyerang menggunakan katana disebelah kanan sedangkan tangan kiri menembaki para musuh


"yaelah kalo aku sih pengen banget tu kepala botak aku jadiin bola bekel pasti seru"


"ide bagus tuh udah lama aku nggak main bekel hehehe"


Laura dan adriyan menyerang anggota BDW dengan santainya bahkan menghindar dari tembakan seperti seseorang yang tengah menari


Dan akhirnya banyak anak buah BDW yang menyerah dan kini tinggal sang leader yang masih berdiri didepan laura dan adrian


"kurang ajar lo" jawab leader BDW


"rasakan serangan gue" ucap leader BDW sambil menembak laura tepat pada jantungnya


"DORR"


"awas yang" teriak adriyan


"hahaha lo pikir gue **** "ucap laura


"hah kok bisa"


"yabisa lah dasar tuyul **** ini tuh rompi anti peluru hahaha sekarang giliran gue"


"DORR"


"DORR"


"akhh sialan"


laura menembak kedua kaki leader BDW sedangkan adriyan menendang tangannya sehingga senjata yang dibawanya terlempar


"sekarang gue nanya sama lo siapa yang nyuryh kalian nyerang gue tadi sore" tanya laura


"gue nggak bakal kasih tau sama lo"


Mendengar itu adriyan langsung mengambil pisau lipat di jubahnya dan memotong jari milik leader BDW


"akhhh sialan kalian berdua " teriaknya


"lo ngaku atau gue kulitin nih tangan"tambah adriyan


" nggak nggak bakal gue ngasih tau lo"


Laura pun mengambil katana miliknya dan menancapkan tepat di paha leader BDW hingga membuat sang empunya kesakitan


"awwhh "


Tak hanya itu laura juga menggoreskan pisau lipat dikepala botaknya dan menggambar bunga mawar disana


Adrian pun tak ketinggalan adriyan menguliti baguan tangan dan menggores bagian wajah hingga tak berbentuk lagi


" dasr iblis kalian gue bakal ngaku asal lo cepet bunuh gue ,gue nggak kuat lagi"


"oke sekarang cepet ngaku lo yul siapa yang nyuruh lo" sahut laura


" gue bales dendam karna lo udah nyakitin adek gue monica dan gue nggak tau kalo lo itu leadernya black rose "


"oh monica emang gada akhlak tu upil masih suka aja nyari gara -gara " sahut adriyan


"cepet bunuh gue ahhh sakit " teriak leader BDW


Dan


"SRING" kepala leader BDW di tebas oleh laura dan menggelinding di lantai


"bagi kalian yang tersisa kalian bisa bergabung kalo kalian nggak mau sini maju lawan gue" teriak laura kepada anggota BDW yang tersisa


" kita ikut bergabung nona"


"good panggil gue queen dan ini king" tambah laura


"siap queen" jawab mereka serempak


" halo...sekarang bereskan markas BDW ambil semua barangg berharganya dan kumpulkan di markas kita dan untuk anggota yang tersisa obati lukanya dan segera hancurkan markas ini" perintah laura kepada anak buahnya


"ayo yang pulang udah selesai acara kencan kita lumayan seru" adriyan yang melenggang pergi sambil menggandeng tangan laura


"seru banget deh yang tapi sayang tuh situyul nggak mau jadi peliharaan kita kan lumayan bisa makin kaya kita hehehe"


"mulai deh udah biarin tuh tuyul dah mati juga emang kamu mau sekaya apalagi kamu tuh udah kaya banget malah"


"ye canda kali aku yang"


Sesampainya dimobil


"yang capek nih aku mana jauh lagi perjalanannya " rengek adriyan


" yaudah kita kan bisa tidur di mobil"


"hah...emang bisa?" tanya adriyan heran


"bisa lah"


"rob balik ke markas dan siapkan tempat tidur " perintah laura kearah liontin kalungnya


"siap queen"


Kursi mobil secara otomatis melebar membentuk kasur ,didalam mobil, adriyan pun takjub akan hal itu


Segera laura dan adriyan masuk mobil dan tiduran, secara otomatis mobil tersebut mengemudi kearah markas black rose