King and Queen Mafia

King and Queen Mafia
Kejujuran 2



"bwahahahah" tawa adriyan ,dika dan bagas secara bersamaan


"nah lo kan gila lo pada kita nanya situ malah ketawa nggak jelas sinting napa buk" sahut bianca


" ya gini deh karna kitta dah tau rahasia kalian bertiga , kita juga kasih tau rahasia kita bertiga" sahut duka


"what kalian punya rahasia apa ayo cepetan kasih tau tau dong angel kan penasaran "


"iya my swetty gue kasih tau nih ya kalo kita ini...." ucapan dika terjeda


"anggota death devil" seru seseorang dari arah belakang dan sontak membuat mereka semua menoleh


"daddy mommy"


"papi mami"


"papa mama"


Seru laura ,angel dan bianca bersamaan


mendengar hal itu adriyan dkk bingung mengapa bisa tau dan siapa mereka sebenarnya


"jadi kalian itu anggota death devil pantes kalian nggak takut sama kita " pungkas bianca


"tapi daddy kok tau sih dan kok nisa tau aku disini kok mama sama papa juga ada disini ?" bingung laura melihat orang tua ketiga sahabatnya berkumpul


" yaampun princess satu satu dong kalo nanya nih ya daddy jawab pertama daddy denger dari anak buah kalo kalian diganggu terus daddy tau kalo angel terluka jadi daddy sama mommy nyusul kesini dan buat temen baru kamu itu daddy tau kalo dia leadernya death devil karena warna matanya hijau sama kayak papanya" jawab hendra panjang lebar kali tinggi


" ehhh om kok tau kalo papa saya mantan mafia dan diturunkan ke saya" tanya adriyan sopan


" ya karena dulu kita pernah menjalankan misi bersama dan saya dulu juga mafia tapi udah pensiun dan sekarang dipegang princess jadi saya tau dengan betul ketua death devil "


" oh ya satu lagi kayaknya ada yang belom dikasih pelajaran nih" tambah hendra melirik doni sahabatnya sedangkan yang dilirik tau maksudnya dan menggaruk tengkuknya yang tidak gatal


"iya gue juga butuh samsak udah lama nggak pukul orang sejak pensiun jadi mafia" tambah wahyu (papa bianca)


Sedangkan para istri hanya geleng geleng kepala melihat tingkah suaminya yang kekanak kanankan bahkan di depan anak anak mereka


"gue nggak ngerasa ada salah tuh emang apa salah gue ???" jawab doni dengan watados nya


" lo mentang mentang nggak ada gue lo nyuruh princess gue lari keliling mansion seenak jidat lo lo dah berani sama gue" timpal hendra


"tau pengen gue cincang tu muka lo berani nyuruh anak gue bianca lari lari nggak jelas" tambah wahyu


"ye ya maap napa kan gue dendam sama lo gue slalu takut lawan lo berdua yaudah mumpung ada kesempatan gue siksa dikit deh anak lo berdua heheheh" jawab doni santai seakan tak bersalah


"pletak "


"pletak"


"bugh"


"bugh"


"owhhh iya oya ampun bos maapin napa jangan dianiyaya gue nanti kalo gue mati kesian bini gue ngejanda dan kehilangan suami setampan gue "


Jawab doni sambil menyatukan kedua tangannya


"dasar papi tega banget sama anak anak sebagai hukumannya papi nggk dapet jatah selama seminggu titik" sahut sang istri sambil menjewer telinga doni


" what mi ayo lah mi jangan ngancem ngncem pakek jatah dong kesian nih adeknya papi kalo kedinginan gimana kan papi juga yang repot " memelas doni pada sang istri


"yaudah nggak jadi seminggu deh " sahut sinta


"sukur mami baik deh jadi di ilangin ya hukumannya"


"eeiit siapa bilang ....emang nggak jadi satu minggu tapi satu bulan titikk nggak ada bantahan " jawab sinta sambil masuk kedalam menggandeng tangan nina dan sarah


Sedangkan para remaja yang melihatnya merasa heran bagaimana bisa seorang mantan mafia takluk kepada para istri mereka bahkan melihat tingkah absurd papinya angel yang sama konyolnya kek anaknya


(emang buah jatuh tak jauh dari pohonnya wkwk)


"oh ya siapa nama kamu ? " tunjuk hendra kepada adriyan


"eh..saya adriyan om" jawabnya sopan


" kalo kamu serius sama princess saya kamu harus jaga dia baik baik jangan nyakitin my princes kalo nggak saya cincang tubuh kamu inget itu" sarkas hendra memberi lampu hijau pada adriyan karena hendra tau adriyan benar benar cinta kepada laura


Mendengar itu adriyan merasa bahagia karna mendapat dukungan calon mertua heheh


"eh jadi saya direstuin ini om wah makasih banyak om"


Sedangkan laura hanya menunduk malu


"daddy apaansih kan akunya juga belom jawab iya "


"ya kalo gitu sekarang jawab dong mau nggak nih jadi pacar gue sayang lo orang ganteng kek gue di anggurin " sahut adriyan sambil menaik turunkan alisnya


"enggak" jawab laura singkat


Wajah adriyan pucat seketika dan senyumnya luntur


"nggak nolak maksudnya" tambah laura dengan senyum mengembang


Adriyan pun langsung memeluk laura dan seketika di hentikan oleh hendra dan mereka pun tertawa bahagia


.................................................................................


Mohon maaf jarang up ya dan jangan lupa like cerita ini biar authornya bahagia😀😁