
"Yasudah aku tidak memaksa kamu tapi kita masih temankan?" kata Jason.
"Iya Jason kita teman." kata candy.
"Ayo pulang sudah malam." kata Candy
"Ayo." kata Jason.
Flashback off
"Jadi seperti itu aku merasa tidak nyaman dan merasa tergangung." kata Candy.
"Ya sudah kamu bicara dengan jason baik baik kalau kamu tidak ingin di ganggu lagi olehnya." kata Cindy.
"Jika dia tidak mau." kata Candy.
"Kamu bilang aku tidak mau membukakan hatiku karena aku sakit hati dengan masa laluku." kata Sherry.
"Tapi aku masih berharap Adrian." kata Candy.
"Cin Sher kamu sudah dengar belum jika Adrian ingin kuliah di luar negeri." kata Candy.
"Tau dari siapa dia aduh aku harus bicara apa." batin Cindy.
"Bagaimana ini apakah aku harus berbohong semoga candy tidak tau jika aku dan Cindy sudah tau Adrian ingin pergi keluar negeri." kata Sherry.
"Kami tidak tau." kata Cindy.
"Kamu dengar dari siapa?" kata Sherry.
"Waktu aku di hukum anak anak sedang membicarakan Adrian akan kuliah di luar negeri." kata Candy dengan wajah sendu.
"Aku tidak ingin jauh dari dia lagi cin sher jika tidak karena Emil aku tidak akan melepaskannya hik hiks." kata candy sambil menangis.
"Sabar Candy mungkin dari awal kalian bertemu dia ingin kuliah di luar negeri." kata Sherry.
"Kata dia , dia tidak akan pergi ke luar negeri dan tidak akan meninggalkan aku hik... hiks." kata Candy yang masih menanggis.
"Jangan menangis lagi mungkin kalian bukan jodoh." kata Cindy.
"Lebih baik kita pulang." kata Sherry.
"Aku butuh waktu sendiri aku pulang sendiri kalian tidak apa apa kan?" kata Candy sambil menghapus air matanya.
"Iya kami tidak apa apa kamu hati hati di jalan jangan ngebut." kata Sherry.
"Iya maaf aku tidak bisa pulang bersama kalian." kata Candy.
"Tidak papa kamu pulanglah pasti kamu lelah." kata Cindy.
"Iya aku pulang ya kalian juga hati hati." kata Candy.
"Iya bye." kata Sherry dan Cindy sambil melambaikan tangan.
saat Candy pulang.
"Bagiamana ini cin jika Candy tau jika kita bohong gimana?" kata Sherry.
"Ya sudah kita minta tolong Gilbert dan Rey." kata Cindy.
"Aku telfon Rey kamu telfon Bert." kata Cindy.
"Rey tolong kamu ke Cafe Unicorn ada yang mau aku ngomongin tentang Candy." kata Cindy.
"Iya sayang aku kesana sekarang." kata Reyhan.
"Oke." kata Cindy sambil mematikan panggilan.
"Bert lu ke Cafe Unicorn sekarang juga ya." kata Sherry.
"Ada apa lu suruh gua ke sana." kata Gilbert.
"Ada masalah ini tentang Adrian sama Candy." kata Sherry.
"Oke gua kesana." kata Gilbert sambil memutuskan panggilan.
Di Cafe sudah ada Gilbert dan Reyhan.
"Ada masalah apa?" kata Gilbert.
"Candy tau kalo Adrian ingin pergi ke luar negeri." kata Sherry.
"Kita harus cari cara agar Candy tidak galau lagi dan sekarang Jason dekat dengan Candy tapi Candy merasa terganggu." kata Cindy.
"Menurut gua lu harus hati hati deh karena Jason adalah sepupu Emil." kata Gilbert.
"Lu tau darimana." kata Reyhan.
"Gua tau karena dia anak balap biasa gua lah gua kesana hehe." kata Gilbert.
"Ya udah setiap hari kita PP sama Candy aja Rey kasian sama Candy apa lagi dia sedang banyak pikiran." kata Cindy.
"Kita istirahat bakalan ke kantin makan bersama kalian agar Jason tidak menggangu Candy." kata Gilbert.
"Lu pada tau gak Jason itu suka sama Candy makanya dia dekatin Candy." kata Sherry.
"Kalo masalah Adrian gua gak bisa." kata Reyhan.
"Iya ini masalah mereka kita sudah jauh masuk kedalam hubungan mereka apa lagi cinta mereka di uji terus." kata Gilbert.
"Cie yang bilang cinta di uji terus." kata Sherry.
"Semakin kuat cintanya semakin kuat juga ujian cintanya." kata Reyhan.
"Jika seseorang tidak sanggup lagi menjalani hubungan itu akhir mereka akan putus." kata Cindy.