Journey

Journey
Berawal dari sini



Cinta adalah seorang gadis mandiri dari keluarga cukup berada, dia hanya tinggal dengan ayahnya pemilik perusahan pabrik sepatu yang cukup ternama. Ibunya sudah tiada sejak dia kecil.


Cinta pertamanya dengan seorang bule pun kandas ditengah jalan lantaran ibu laki-laki itu tidak menyetujuinya karena perbedaan agama. Cukup lama dia mengobati luka hatinya tapi tak ada sedikit juga kebencian dari dirinya terhadap laki-laki itu. Laki-laki yang lebih memilih menuruti keinginan ibunya daripada memilih untuk memperjuangkan cintanya.


(Winnie) - sabahat Cinta sedari kecil yang juga sekarang bekerja di perusahaan milik ayah Cinta.


"Ta..sore ini kita jalan yuk, kayaknya udah lama yaa kita ga jalan,nonton atau apa gitu, lo sibuk aja terus sama kerjaan"


(Cinta)


"Mau kemana sih kita aja pulang ngantor udah sore mending istirahat dirumah"


(Winnie)


"Asli lo sekarang ga asik banget,ta..semua udah berlalu..lo juga gw liat udah move on,lo ga mau cari orang lain pengganti scott apa?"


Cinta berlalu tanpa menjawab pertanyaan sahabatnya itu.


(Winnie)


"Taaaaaa...jawab dulu dong" dengan wajah cemberut.


Cintapun membereskan file dan tas nya untuk bersiap pulang, walau bekerja diperusahaan milik ayahnya, dia tetap menjadi karyawati yang disiplin.


Ketika keluar pintu tiba-tiba


Braaaaaakkkk...semua file dan tas yang dibawa cinta berhamburan kelantai.


(Security)


"Aduh bu mohon maaf saya ga liat tadi, sekali lagi maaf ya, saya bantu rapihkan"


(Cinta)


"Udah..udah..ga usah saya bisa sendiri, lain kali hati-hati ya pak, btw kamu security baru ya? Saya belum pernah liat kamu sebelumnya"


(Security)


"Iya bu ini hari pertama saya kerja disini, sekali lagi saya minta maaf"


(Cinta)


"Ok"


Cinta pun berlalu menuju ke parkiran mobil


(Salah satu karyawati)


"Pak lain kali hati-hati"


(Security)


"Iya bu lain kali saya akan lebih berhati-hati"


(Karyawati)


"Bapak tau siapa yang bapak tabrak tadi? Dia ibu Cinta, anak Pak Wiratama yang punya perusahaan ini"


(Security)


"Waduh gimana ya bu tadi ibu Cinta kira-kira marah ga ya"


(Karyawati)


Security itu pun kembali ke pos untuk berjaga.


Security yang tadi menabrak Cinta namanya Hardy, laki-laki tinggi berkulit hitam manis yang sebenernya lebih cocok jadi orang kantoran ketimbang seorang security. Setelah kejadian sore tadi menabrak Cinta dipikiran Hardy hanya nama Cinta, dia terus mengingat ingat wajah wanita cantik yang ditabraknya sore tadi yang tidak lain ternyata adalah bosnya.


Keesokan harinya..


Cinta turun dari mobil dengan winnie.


(Hardy)


"Pagi bu" salamnya sambil membukakan pintu mobil.


(Cinta)


"Pagi, ini kunci mobil tolong parkirin ya"


(Hardy)


"Baik bu"


(Cinta)


"Oh iya elo yang kemarin sore nabrak gw kan?"


(Hardy)


"I...iya bu" dengan gugup dia menjawabnya


(Cinta)


"Hari ini kerja yang bener ya"


(Hardy)


"Siap bu"


Cinta dan Winnie pun masuk ke dalam kantor.


(Winnie)


"Lo kenal dia ta? Dia security baru ya? Kok dia ganteng sih"


(Cinta)


"Ah gila lo semua orang juga lo sebut ganteng"


(Winnie)


"Asli ta dia ga cocok jd security, ganteng banget"


(Cinta)


"Terus cocoknya jadi apa?pacar lo?" Tanya Cinta penuh ledekan.


(Winnie)


"Harusnya sih"


Mereka berdua pun tertawa geli.