Isekai'D With You

Isekai'D With You
Chapter 2 - Isekai yang didambakan



...


"Hah?" Iruma yang mendengar dengan saksama kini terkejut dan merasa bingung. Keselarasan? Dunia lain? Apa yang malaikat ini katakan? Bagaimana jika dia adalah penipu? Jika itu penipu maka kenapa dia tidak melakukannya sedari awal?


Tetapi didalam keseriusannya untuk memproses informasi, sebuah suara datang dari gadis dibelakangnya


"Dunia... Lain..." Melihat kebelakang, itu adalah Kurumi. Yang duduk dengan mata polos seakan tidak berjiwa, menatap kedua sayap dan wajah cantik malaikat


"K-kurumi, kau akhirnya sadar. Tenang saja aku akan melin-"


"Kau bilang dunia lain?!!!!"


Tiba tiba, Kurumi seakan menghilang dari tempatnya, muncul kembali didepan sang malaikat dan menggenggam tangan halusnya


"Ne ne~ kau bilang dunia lain bukan?! Apa itu semacam isekai yang sering kulihat di manga dan anime?! Semacam dunia dimana kita bisa menjadi kuat dengan sihir, membunuh naga, atau menebas kepala raja iblis untuk perdamaian dunia?!!!! Ya kan? Yakan?!!!"


Iruma yang melihat hanya terdiam dengan rahangnya yang terbuka lebar, tidak percaya dengan apa yang ia lihat


Setiap hari, Kurumi selalu seperti menyembunyikan sesuatu. Dia pendiam dan tidak suka bersosialisasi. Bahkan saat anak laki laki ingin mendekatinya, ia langsung tahu dan memutus kontak dengan laki laki tersebut


Dengan kata lain, dia adalah mawar berduri!


Tetapi melihat sikap kekanakannya disini, Iruma tidak bisa percaya. Apa mungkin... Dia seorang Otaku?


Yah, Iruma tahu bahwa ada jenis orang seperti itu. Dia jujur saja dulu juga menyukai anime dan manga, namun semuanya bergenre action dan kental dengan pertarungan dan pedang. Dia tidak pernah melihat genre lain sedikitpun. Tapi tampaknya Kurumi memiliki pengetahuan yang lebih luas dibidang ini


"Isekai? Ah, kau benar. Aku kira dunia itu mirip seperti yang sering diceritakan didunia lain"


"Dunia itu mempunyai sihir, ataupun monster seperti goblin atau bahkan naga. Dan juga berlatar kerajaan diabad pertengahan. Disana juga ada guild, ras iblis, elf, dan sebagainya"


...


Kurumi terdiam sesaat, tangan, kaki dan tubuhnya bergetar hebat.


Iruma ingin meraihnya untuk menanyakan keadaannya, tapi ia kemudian dikejutkan dengan Kurumi yang berteriak


"Yeaaaaa!! Ini benar benar Isekai! Nah nah, tunggu apa lagi, reinkarnasikan aku! Aku ingin kekuatan cheat dan pangeran berkuda tampan!"


'Cheat? Pangeran?' Iruma yang mendengar semakin bingung


"Tenanglah, tapi sebelum itu... Aku ingin kau melihat kebelakang" Malaikat itu menunjuk kearah Iruma


?!


Kurumi akhirnya tersadar. Iruma sedari tadi ada dibelakangnya!


'I-iruma?! Kenapa dia ada disini?'


"H-halo..." Iruma menyapa dengan canggung


"Kenapa kau disini?" Kurumi bertanya, merasa canggung seperti Iruma


"Oh, aku ingin mengembalikan ini" Iruma mengeluarkan Syal milik Kurumi dari kantungnya


"H-hanya untuk mengembalikan syal... Kau ikut mati bersamaku?" Kurumi merasakan dingin ditengkuknya, ia sudah menyukai Iruma sejak hari itu. Tapi dia benar benar canggung dan tidak berpengalaman! Dia sudah mengantisipasi bahwa ia akan mati sebelum bisa dekat dengan Iruma


Tapi mati bersama itu...


"Ekhem, kalian tampaknya sudah saling mengenal. Maka... Aku akan melakukan apa yang harus kulakukan" malaikat memotong pembicaraan


"I-Iruma... Ketahui saja, bahwa aku tidak akan meminta maaf atas kematianmu. Itu salahmu untuk ikut mati bersamaku!" Kurumi berkata dengan malu sambil memalingkan wajah ke arah malaikat. Dia kini tidak tahu harus berkata apa, dia canggung dan juga tidak menduga hal ini


'Yah, dia benar sih... Semuanya keinginanku'


"Oh pencipta yang terang dan abadi. Berkatilah kedua jiwa yang tidak sesuai hukum ini... Berikanlah mereka jalan untuk kesesuaian yang baru" Saat membacakan mantra, cahaya terang terus berkumpul ditangan malaikat itu. Semakin terang dan akhirnya menciptakan tali cahaya yang masuk kedalam tubuh Iruma dan Kurumi


[Ting]


[Selamat datang di sistem dunia 'Artodise']


[Id: Iruma - Kurumi telah didaftarkan sebagai -Tamu-]


"Apa ini?" Iruma bertanya tanya saat ia terkejut melihat kemunculan tiba tiba panel semi transparan itu melayang didepannya


"Ini adalah 'Sistem'!" Kurumi yang telah memimpikan ini bertahun tahun sekali lagi merasakan semangat membara dan berakhir menjelaskan dengan mata terbakar api semangat


Itu adalah sebuah panel super yang memuat sebuah hukum yang menentang sains. Panel ini bisa menjadi perantara tubuh dan dunia. Dengan meng-operasikan panel ini, kau bisa mengakses berbagai opsi seperti (Tas), (Status), (Skill), dan sebagainya. Mirip seperti yang ada dalam permainan rpg


"O-oh... Begitukah?" Iruma menyahut saat ia mendengar penjelasan Kurumi


"Lalu, aku akan memberikan kalian sebuah job yang sesuai" Malaikat itu lalu sekali lagi memanggil dua buah bola cahaya dan melemparkannya tepat ke Kurumi dan Iruma


[Ting]


[Job telah didapatkan]


"Oh! Job! Akankah itu job legendaris? Atau job cheat yang memperbolehkan kita menggunakan kekuatan setara dewa, atau sesuatu yang super seperti mengambil skill orang lain?!" Kurumi kini menjadi sibuk dengan dirinya sendiri


"Aku tidak memiliki kekuatan seperti itu" Tiba tiba malaikat menjawab dengan wajah datar


"Ha?"


"Yah, kalian tahu. Aku hanyalah malaikat kecil dan lemah. Aku juga baru bergabung tidak lama ini, jadi kekuatanku untuk memberikan kekuatan dan mentransfer jiwa kedunia lain terbatas"


"Job yang bisa kuberikan pada kalian hanyalah 'Swordman' dan 'House-Wife"


"..."


"..."


Keduanya terdiam untuk sesaat


Tuk


Iruma hanya mengklik dilayar depannya untuk melihat sekilas, sementara Kurumi terdiam tidak percaya


"Baiklah, aku rasa pekerjaanku selesai. Game-ku juga sudah ku pause untuk waktu yang lama. Semoga kalian menikmati kehidupan kalian~" Malaikat itu berkata saat dia ingin kembali kedalam retakan dimensi miliknya


"Ka- Kau bercanda hah?! Bukankah harusnya kita mendapatkan job legendaris seperti pahlawan atau sesuatu seperti raja iblis?! Swordsman biasa, dan apalagi House-wife itu, sialan?!!!"


"Aku mati karena salahmu, jadi kau harus memberikan job yang bagus! Setidaknya biarkan aku memilih pekerjaan lainnya!"


Kurumi mengoceh dengan amarah terpampang diwajahnya. Jika ia terlihat seperti bunga mawar yang dingin sebelumnya, kini ia terlihat seperti anjing galak yang ingin menggigit seseorang


"Ah- kau berisik. Mau bagaimana lagi, kalian sudah ditakdirkan seperti itu. Yah, aku pergi dulu~" Malaikat itu tidak memperdulikannya dan hanya memasuki retakan dimensinya


"Tidak, tidak bisa seperti itu! Kumohon, setidaknya job yang unik dan bisa membuatku Op!" Kurumi kembali mengoceh


"Hei, kau si ahli pedang" Malaikat akhirnya tidak peduli pada Kurumi dan menunjuk Iruma


"Aku?"


"Kau akan bertugas menjaga dirinya karena kau memiliki job petarung. Dan juga sudah kubilang bahwa aku masih pemula, jadi ada efek samping pada transfer jiwa dan raga-nya"


Iruma hanya mengangguk polos. Yah, ia juga tidak terlalu perduli. Selama didunia itu ia bisa menggunakan pedangnya, maka tidak ada masalah untuk bertahan hidup


'Tampaknya kakek harus tinggal lagi dirumah 7 tingkat milik paman yang ia benci...'


"Tapi apa efek samping yang kau bilang itu?" Iruma kembali bertanya


"Sederhana. Jika salah satu dari kalian mati... Yang lainnya juga akan ikut mati"


"..."


"..."


Keduanya terdiam saat mendengar omongan itu


Sebelum malaikat tersebut sepenuhmya hilang, ia melambaikan tangan dan berdoa untuk keselamatan dua orang ini


"Kalau kita ditakdirkan, kita akan bertemu lagi. Maka selamat tinggal, jiwa yang tidak bersesuaian"


...


"Sial!!! Jangan tinggalkan aku!"


Tapi tidak lama setelahnya, keduanya merasa kepala mereka akan meledak. Kegelapan perlahan menghisap mereka dan kesadaran mereka menghilang sepenuhnya