Is This A Dream?

Is This A Dream?
Kim Hana



Entah kapan semuanya terjadi, Oh semuanya terjadi ketika Dia duduk bangku sekolah menengah pertama. Dia mulai ditindas karena penampilan yang berbeda dari yang lain, tapi siapa Dia??


Dia adalah Kim Hana putri seorang pemilik restoran kecil yang sangat pintar tapi merasa tertekan dengan fisiknya yang dia anggap sangat kurang dari orang lain. Jika bisanya seorang wanita akan bahagia karena diskon kosmetik ataupun pakaian, tapi tidak dengan Hana. Bukan karena dia tidak bisa membelinya, melainkan karena dia takut akan diejek karena fisiknya. Jadi dia menjadi orang yang tertutup, sehingga dia tidak memiliki banyak teman di kampusnya. Tapi dia memiliki teman masa kecil yang tidak pernah mengejek penampilannya dan mau menerimanya apa adanya yaitu Choi Yuri.


Tapi dia adalah seorang mahasiswi Jurusan Bisnis yang sangat pintar, dia mendapatkan beasiswa penuh sampai lulus. Dan dia memiliki satu impian yang selalu dia inginkan yaitu berkeliling Dunia dan pergi ke tempat yang indah dan tempat dimana tidak ada orang yang akan mengenalnya ataupun mengejeknya. Tapi sebelum itu dia ingin melakukan hal lain yaitu sama seperti wanita lain dia juga ingin mencintai dan dicintai oleh seorang pria, tapi setiap dia menyukai seseorang lalu dia melihat wajahnya di cermin seketika dia membuang perasaan itu. Karena dia berpikir tidak mungkin dia bisa dicintai dengan fisik seperti itu, tapi suatu hari dia tidak sengaja bertabrakan dengan seorang pria yang ternya adalah seniornya. Pada pandangan pertama Hana sudah jatuh cinta pada senior itu, tapi karena penampilannya yang tidak pantas dia malah menyembunyikan wajahnya.


"Kenapa kamu memalingkan wajahmu dariku?? Apa kamu baik-baik saja??"


"Ya,, ya aku baik-baik saja Senior, aku minta maaf karena telah menabrak mu"


"Tidak apa-apa, tunggu!! Bukankah kamu Kim Hana Mahasiswi Jurusan Bisnis yang paling pintar??"


Hana sangat tidak menyaka kalau ada orang yang mengenalnya bukan karena fisiknya melainkan karena kemampuan yang dia miliki. Hal itu membuatnya sangat bahagia apalagi Senior itu sangat ramah dan juga baik,


"Ya Senior, itu aku"


"Kalau begitu senang bertemu denganmu, perkenalan namaku Ahn Tae Kyung (sambil menjabat tangan) aku harap kita bisa menjadi teman baik"


Dengan malu-malu Hana menjabat tangan Tae Kyung, dia sangat bahagia bisa berbicara dengannya. Dan bukan hanya itu, Tae Kyung juga meminta nomor telepon Hana katanya agar mereka dapat berkomunikasi. Tentu saja Hana dengan senang hati memberikan nomornya kepada Tae Kyung, lalu Senior itu pergi. Beberapa saat kemudian Yuri datang dan melihat Hana sangat bahagia, jadi dia menanyakan hal yang membuatnya sangat bahagia. Hana mengatakan kalau dia bertemu pangerannya, mendengar Hana mengatakan hal yang sangat aneh membuat Yuri penasaran dengan pangerannya itu


"Hei Hana!! Kamu sudah gila?? Kamu bilang pangeran?? Apa kamu masih bermimpi??"


"Aku tidak bermimpi Yuri, aku benar-benar bertemu dengan pangeran yaitu Senior Ahn Tae Kyung"


"Apa!! Ahn Tae Kyung kamu bilang?? Apa kamu tidak tahu kalau dia adakh pria yang suka berkata manis pada semua orang??"


"Mana mungkin itu benar, senior Tae Kyung sangat baik dan tidak mungkin dia melakukan hal seperti itu. Mungkin kamu hanya salah paham kepadanya"


"Terserah apa yang kamu lakukan, tapi jangan menangis kepadaku saat tahu kebenaranya"


Hana tidak memperdulikan apapun yang dikatakan oleh Yuri, yang hanya dia pedulikan adalah Tae Kyung pangeran impiannya. Tapi sebagai teman Yuri tidak ingin temannya terluka jika hal itu memang benar terjadi, karena saat ini dia tahu temannya Hana benar-benar sedang jatuh cinta. Jadi dia akan mencobanya lagi nanti karena dia tidak mau merusak kebahagiannya saa ini.


Keesokan paginya di kampus, semua orang memperhatikannya dan membicarakannya di belakang. Entah apa yang mereka semua bicarakan tentang Hana, lalu datang mahasiswi terpopuler yaitu Kang So Jung. Dia datang bersama beberapa mahasiswi yang lain dan mengatakan kepada Hana untuk tidak usah bermimpi, mendengar semua itu membuat Hana sangat bingung


"Apa yang kamu maksud?? aku tidak mengerti"


"Masih bisa mengelak, kami semua sudah tahu kalau kemarin kamu berbicara dengan Senior Ahn Tae Kyung dan dia memberimu nomornya. Dan kami semua tahu kalau kamu berharap dia akan suka padamu, jadi dengarkan kamu tidak akan pernah disukai oleh Senior karena penampilanmu"


Semua hal yang dikatakan oleh So Jung membuat Hana sangat malu, karena dia merasa semua yang dikatakannya sangat benar. Dia tidak pantas untuk dicintai oleh seseorang seperti Senior Ahn Tae Kyung, jadi sejak saat itu dia tidak pernah lagi membalas pesannya. Tapi Senior Tae Kyung terus saja menghubunginya, karena Hana tidak mau membuat kehebohan apapun lagi. Jadi dia mengajak Tae Kyung untuk bertemu dan menjelaskan semuanya. Saat mereka bertemu di taman, Ahn Tae Kyung memarahi Hana karena tidak pernah mengatakan teleponnya ataupun membalas pesannya. Melihat sikap Ahn Tae Kyung yang sangat berlebihan membuat Hana jadi bingung


"Senior!! kenapa anda bersikap seperti ini??"


"Tentu saja aku bersikap seperti ini, karena kamu tidak mengabari ku beberapa hari ini dan di kampus kamu terus mengindariku"


"Tapi Senior,, aku melakukan itu karena aku merasa tidak pantas berteman denganmu. Jadi lebih baik kita tidak pernah bertemu ataupun saling menghubungi"


"Apa kamu tahu?? dengan melakukan ini, ku telah melukai perasaanku"


"Apa maksudmu aku tidak mengerti"


"Aku jatuh cinta padamu, saat pertama kali melihatmu. Dan aku tahu setelah mengatakan ini kamu akan mengatakan tidak"


Tanpa basa-basi Hana langsung menjawab "iya" kepada Tae Kyung, karena dia merasa sangat spesial setelah Tae Kyung mengutarakan cinta kepadanya. Dimana dia belum pernah merasakannya, jadi sangat bahagia. Tanpa mengingat kata-kata yang pernah dikatakan oleh Yuri sebelumnya.


"Berarti kamu menerima cintaku??"


"Ya Senior, aku bersedia"


Mulai dari malam itu mereka berdua telah resmi menjadi pasangan kekasih, Hana meresa kalau tujuan hidupnya sudah sangat lengkap dengan kehadiran Tae Kyung dalam hidupnya. Bukan hanya itu, karena Hana yang terlalu sibuk dengan hubungannya dengan Tae Kyung membuatnya melupakan kewajiban dan tanggung jawabnya. Benar-benar cinta itu buta.


BERSAMBUNG