IPA 6

IPA 6
Eps 7



Sang surya telah menampakkan dirinya sinarnya melewati celah jendela mengusik gadis yang terbalut nyaman dalam selimutnya.Gadis itu menggeliat menggerakkan badannya.Padahal alarmnya udah bunyi dari tadi tapi saking nyamannya dengan kasur ia nggak mau bangun.


Hari ini tepat satu minggu ia bersekolah disekolah barunya.


"Gien bangun udah siang entar kamu telat sekolahnya."teriak sang mama dari bawah.


" iya ma ini Gien bangun.."sahut Gien dengan suara serak khas orang baru bangun tidur.Ia sedang duduk mengumpulkan nyawanya yang hilang,setelah merasa nyawanya terkumpul ia beranjak menuju kamar mandi dengan muka bantalnya dan menguap dengan lebar.


20 menit kemudian....


Gien telah siap dengan seragam sekolahnya entahlah dia mandi atau tidak.Dia menuruni tangga dan melihat keluarganya dimeja makan sedang menunggunya dia hanya nyengir dengan menampilkan watadosnya saat ia melirik mereka yang memasang wajah sebal karena terlalu lama menunggu.


"Pagi pa,ma,bang."sapa Gien pada keluarganya.


" Juga."sahut papa,mama,dan abangnya.


"Ngapain aja sih dek lama banget siapnya,kalau kamu telat gimana coba?." omel kakaknya sambil berdecak kesal sedangkan yang ditatap hanya cengengesan.


"Udahlah sen,jangan ngomel cepetan makan." ucap Ariansyah Tama(papa Arsendi dan Giendira)tegas.


"Baik pa." balas Sendi sambil menundukan kepalanya.


Gien pun cekikikan melihat abangnya kena semprot sang papa.Sang abang yang melihat adiknya cekikikan pun menatap tajam si adik tapi yang ditatap malah memeletkan lidahnya.


"Gien udah selesai,Gien berangkat duluan ya semua assalamualaikum." ucapnya setelah mencium pipi dan tangan papa,mama,dan abangnya.


"walaikumsalam hati-hati dijalan." balas ketiga orang kesayangan Gien itu.


Gien menuju ke mobilnya dan mulai menjalankan mobilnya kearah sekolah.


Diperjalanan Gien melihat sebuah kerumunan dia pun memberhentikan mobilnya kemudian ia melihat apa yang terjadi.Ternyata ada sebuah kecelakaan,saat Gien melihat siapa yang menjadi korbannya ia terkejut ternyata mereka adalah sikembar(Deka dan Nega).Mereka terjatuh ketika sedang balapan dijalan lalu menyenggol sebuah truk untung aja nggak kelindes.Gien juga heran dibalik sikap datar Deka ternyata dia suka balapan.


Deka dan Nega terlihat sangat mengenaskan lutut,kening dan sikunya berdarah seragam robek dan motor mereka tergores oleh aspal.Gien pun menghampiri mereka.


"Eh lo berdua ngapain duduk disitu?." tanya Gien dengan wajah sok bingung.


" Iya juga ya,yaudah yok masuk mobil gue.Gue antar kekuburan ralat rumah sakit."balas Gien sambil menggaruk tengkuknya yang tak gatal.


"Yaudah yok gue juga nggak kuat bawa motor,abang ikut nggak." Tanya Nega,sang abang belum menjawab namun tangannya udah digeret kembaran kampretnya memasuki mobil Gien.Sedangkan yang punya mobil hanya menatap mereka datar.


"Gue yang nawarin malah ditinggalin." gerutu Gien dalam hati.


Gien pun masuk kemobilnya yang didalamnya sudah ada dua curut yang abis nyium aspal.


10 menit kemudian,mereka sampai di rumah sakit.


Gien menunggu Deka dan Nega diobati,sambil menunggu dia menelpon Kiana mengatakan bahwa dia tidak masuk sekolah.Setelah selesai menelpon ternyata Deka dan Nega juga sudah selesai diobati,mereka terlihat seperti mummy dengan perban dikepala kaki dan tangannya.Gien yang melihat itu pun tak kuasa menahan tawanya seketika tawanya pecah.


"Buahaha gila ini kalian ngapa jadi mummy gini sih." ucapnya sambil memegang perutnya yang sakit akibat tertawa.


"Si neng bukanya prihatin malah diketawain." Decak Nega kesal.


"Diam!." bentak Deka geram.


Namun Gien tak juga mnghentikan tawanya,sampai ia melihat tatapan tajam milik dua bersaudara itu diapun baru mingkem.


"Oke-oke gue diem,sekarang lo berdua mau gue anter kemana ke Sekolah apa kerumah." tanya Gien.


"Rumah." ucap mereka bersamaan.


"Ok yuk cabut." Balas Gien.


Gien pun mengantarkan Deka dan Nega kerumahnya,saat sampai dirumah megah yang layaknya seperti istana seklebat bayangan lewat dalam pikiran Gien hingga membuat kepalanya sakit.Sepertinya ia sudah pernah kerumah itu ia juga merasa familiar dengan daerah sekitarnya.


~Bersambung....


Hayo penasaran ingatan apa yang hilang dalam memori Gien?penasaran?yuk ikutu terus....jangan lupa like dan commentnya ya😋**Habis ini kayaknya author bakal jarang up soalnya paketan author habis tapi author usahain buat up secepatnya🙏