INEVITABLE DESTINY

INEVITABLE DESTINY
AUD 2.



...~...


CEKLEK


"Hais ni anak ya! Heh bangun ngebo terus lu. Udah siang bagun woy! Mau telat hari pertama ngapus?" ucap seseorang.


"Bangun gak sebelum gw sirem lu pake air!" ucapnya kesal karena yang dibangun tidak bangun-bagun.


"Kali ini gw gak bakal main-main buat nyiram lu pake air jadi sebelum gw sirem mending lu bangun gw hitung kalo gak bangun gw bakal ceburin lu langsung ke kolam"


"1"


"2"


"Ck! Iya-iya nih gw bangun puas lu!" ucapnya marah.


"Makanya kalo di bangunin tuh bangun cepet" sungutnya tidak mau kalah.


"Iya-iya ck! Resek banget si lo pagi zak" marahnya pada zacky. Ya pemuda yang membangunkan dia tadi adalah temannya, AL ZACKY EXCELL ANARTA (jimin) , atau yang lebih sering di panggil Zacky. Zacky sendiri adalah teman satu kampus sekaligus teman masa SMA-nya. Sifatnya sangat jail, bahkan bisa buat orang emosi karena sifat ngeselinnya itu.


"Ya lu sih uda mau telat masi aja molor, untung gw yang bangunin coba aja kalo Bang Dzaka beh-"


"Apa? Kalo gw yang bangunin kenapa?" jawab seseorang dari belakang.


"Anjir! Eh Bang dateng bilang-bilang napa! Kaget gw tiba-tiba lu dateng kayak setan" kesal zacky. DZAKA IRGI ALDAFI (Seokjin) dialah temannya dan zacky. Dzaka paling tua diantara mereka tapi tidak dengan sifatnya. Sifatnya yang humble dan humoris membuat dia disukai banyak orang bahkan tidak banyak orang menyatakan cinta pada dzaka, namun dzaka selalu menolak. Dzaka adalah mahasiswa fakultas Hukum sedangkan zacky dia mahasiswa fakultas manajemen.


"Udah ah berisik! Pagi-pagi uda bikin ribut lu pada"


"Ya maaf, gih sana lu mandi rey awas lu kalo lu tidur lagi" peringkat zacky pada Reyhan. Ya pemuda itu adalah Reyhan. Sekarang ia sudah berusia 20 tahun dan kuliah pada fakultas sastra bahasa. Umurnya dengan zacky dan dzaka tidak beda jauh. Zacky 22 tahun dan dzaka 25 tahun. Mereka sudah berteman sejak SMA yang di mana masa-masa nathan pergi meninggalnya.


"Ck! Punya temen gini amat, seandainya gw gak mungut kalian mungkin rumah gw bakal damai" gerutu Reyhan dengan pelan sambil mengacak-acak rambutnya.


"Apa? Lu ngomong apa tadi?" tanya zacky seperti mendengar Reyhan berbicara.


"Gak! Udah ah sana keluar gw mau mandi" usirnya pada kedua temannya itu. Dzaka pun menarik tangan zacky untuk keluar, mereka akan menunggu dibawah sembari sarapan.


Reyhan pun akhirnya bangun dan berjalan ke kamar mandi. 40 menit kemudian ia sudah berpakaian rapi dan membawa tas yang sudah pasti untuk kuliahnya. Ia langsung bergegas turun ke bawah menghampiri zacky dan dzaka.


"Woy! Lu mandi apa mandi lama bener lu kagak turun" cerocoh zacky sambil mengunyah roti.


"Iya, lama bener lu mandi rey. Mandi apa semedi di dalem" Dzaka berkomentar.


"Gw mau wangi-wangi lah hari pertama ngampus juga, penampilan gw harus ok donk bukan kayak kalian kayak gembel" kata Reyhan tanpa beban.


"Heh! Ati-ati lu kalo ngomong ganteng paripurna gini lu kata gembel" ucap zacky tidak Terima.


"Ganteng kok berkeliaran tengah malem mana sok ngemis nginep rumah gw lagi, bukannya itu udah jelas buat lu gembel" Reyhan memancing amarah zacky.


"Paan si lu! Pake bawa-bawa yang itu lu gak tau aja itu gw lagi sengsara banget" ucap zacky dengan nada dramatis.


"Heleh sok ngelak kalo bener gembel jangan malu untuk mengakui zak" kekeh Reyhan setelah berhasil membuat zacky marah.


"Lu ya!"


"Apa?!"


PLLAAKKK 2X


"HEH BISA DIEM GAK SIH! RIBUT MULU TIAP PAGI HERAN GW" marah dzaka dan langsung menggeplak kepala keduanya dengan sendok.


"Makan gak! Sebelum gw lempar panci ini ke kalian berdua! Uda mau telat juga masi aja gelud" ancam dzaka dan langsung membuat mereka cepat-cepat sarapan sebelum dzaka kembali marah dan berhasil melempar panci. Karna dzaka kalo ngomong bener-bener dia lakuin.


"Weh-weh apa nih, gw denger dari atas kok pada ribut" seseorang datang dan langsung duduk di samping dzaka.


"Biasa hal kecil di ributin mulu sama mereka, oh ya mau makan apa raf biar abang ambil" dzaka menawarkan kepada rafli. RAFLI FADILAH (yeonjun) sendiri adalah adiknya Reyhan. Ia sekarang duduk di bangku 3 SMK. Reyhan sangat menyayangi adiknya itu bahkan kedua temannya juga begitu. Karena rafli anak yang cenderung pendiam jika berada jauh dari mereka. Dan sebaliknya jika rafli bersama mereka ia akan sangat mudah tersenyum bahkan sifatnya sangat manja.


"Gw mau nasi goreng aja bang gak sama udangnya di singkirin" rafli sedikit menuding udang yang ada di nasi goreng itu. Ia alergi dengan udang. Setelah mereka sudah selesai sarapan, mereka langsung bergegas pergi. Zacky dan dzaka pergi dengan mobil sedangkan Reyhan memakai motor ia terlebih dahulu mengantarkan adiknya lalu ikut menyusul temannya yang mungkin sudah tiba lebih dulu di kampus.


Kini Reyhan, Zacky dan Dzaka sedang berada diparkiran. Kedua temannya menunggu Reyhan sampai, walaupun mereka sangat jail dan bisa dikatakan teman laknat. Tapi percayalah mereka akan saling membantu dan selalu setia. Lagipula hari ini pertama kalinya Reyhan kuliah jadinya mereka harus menemani Reyhan berkeliling kampus.


"Eh bang, gw laper anterin gw ke kantin dong plisss" rengek Reyhan pada Dzaka.


"Lah? Bukannya tadi lu dirumah uda sarapan masa lu laper lagi sih?" ucap zacky.


"Apaan orang gw dirumah cuma makan roti aja itupun cuma satu, ya mana gw kenyang! Otak gw bakal mati total kalo perut gw kosong" jelas Reyhan dan menuding perutnya.


"Gila lu dari dulu emang gak pernah berubah makan terus yang lu pikir... Tapi gak gemuk-gemuk ye cacingan lu ya!" ucap zacky sambil tertawa meledek Reyhan.


"Paan! Enak aja lu ngatain gw cacingan, lu sendiri gak sadar tiap hari minum susu biar tinggi tapi apa? Lu gak tinggi-tinggi dasar bantet" ejek Reyhan tak mau kalah.


"Enak aja lu ngomong gw bantet! Gini-gini gw ganteng ya banyak yang naksir gw" pamernya pada Reyhan.


"Udah ah terserah lu hari ini gw lagi nggak mood buat berantem sama lu, bosen gw tiap hari berantem mulu" ucap Reyhan mengalah. Ia melirik sedikit kearah Dzaka dan melihat jika temannya itu terus memperhatikan mereka dengan tatapan bosan.


"Tapi gw gak pernah bosen tuh, terus yang sering nyari perkara itukan lu rey bukan gw" ucap zacky enteng sambil menunjukkan wajah tenggil-nya.


"Enak aja! Lu lah masa gw!" ucap Reyhan tak terima.


"Lu"


"Lu bego!"


"Lu njir"


"BISA DIEM GAK SIH?!" teriak Dzaka membuat mereka langsung diam ditempat.


"Lu berdua sama-sama ngeselin jadi gak perlu saling tuduh. Heran tiap hari berantem mulu justru gw yang bosen denger ocehan kalian yang gak bermutu" ucap Dzaka panjang lebar.


"Lu si, bang Dzaka jadi marah karena lu" Reyhan menyenggol tangan zacky.


"Heh kok lu nuduh gw sih!" zacky kini menatap Reyhan.


"Ya lu, karena lu selalu salah gak ada yang bener" Reyhan berucap sambil tersenyum jahil.


"Udah! Diem! Bisa gak sih kalian tuh sehari gak berantem akur gitu, bisa?" Dzaka sudah lelah menasehati mereka.


"Bisa diem gak sih kalian!"


DUUGHH!


Dzaka membenturkan kepala keduanya hingga mereka mengadu kesakitan.


"Aaaa~ bang lu kok jahat banget sih sakit nih kepala gw" rintinya sambil mengusap keningnya yang sakit.


"Tau tu sakit banget, kalo otak gw ketuker gimana" zacky terus mengusap keningnya, jujur ia takut jika otaknya benar-benar tertukar dengan Reyhan.


"Makanya jangan ribut kalo gak mau gw jedotin lagi!" ucap dzaka sambil melirik sinis ke arah keduanya.


"Iya bang iya gw janji deh gak bakal berantem lagi sama zacky, iya kan zak?"


"Iya" lirih zacky yang masi setia mengelus dahinya mungkin benjol?


"Ya udah sekarang ke kelas ua mau masuk, Reyhan istirahat aja ke kantin kalo sekarang waktunya mepet" peringkat dzaka dan langsung diangguki Reyhan.


Mereka bertiga pun langsung melesat masuk ke dalam kampus. Zacky dan Reyhan satu ruangan sedangkan untuk dzaka ia di ruangan yang berbeda. Dzaka adalah senior kampus jadinya kelasnya ada di lantai 3 sedangkan zacky dan Reyhan berada di lantai bawah. Mereka berpisah di tangga dan setelah itu zacky dan juga Reyhan langsung melesat keruangan.


Saat perjalanan menuju kekelas zacky secara tidak sengaja menabrak seseorang dan berakhir barang-barang yang sedang dibawa pun jatuh berserakan.


"Brengsek! Lu kalo jalan hati-hati dong lu liat ini! HP gw retak gak idup karena lu!" marah seseorang pada zacky.


"Dan lu liat berkas gw, kotor dan berserakan gak sesuai skripsi!" ia begitu marah saat melihat hasim jerih payahnya berhamburan sampai tidak berurutan. Melihat itu zacky pun langsung meminta maaf pada senior itu.


"Maaf kak, gw gak sengaja tadi ge jalan sambil ngelamun, sekali lagi maaf y kak ntar gw bantu susun lagi..." ucap zacky pada senior itu, namun tidak digubris oleh senior itu.


"Lu kira dengan kata maaf itu semua bakal kelar? Gak! Tugas gw berserakan dan uda banyak yang kotor lu dengan entengnya bilang maaf?!"


"Ka-kak... Jangan gitu dong gw kan gak sengaja" mohon zacky pada senior itu


"Iya kak maafin temen gw dia bener-bener gak sengaja" ucap Reyhan membantu zacky.


"Plis maafin gw kak, bentar lagi kelas gw bakal mulai" zacky melirik kearah arloji nya.


"Lu mau gw maafin?" tanya senior itu pada zacky. Lalu zacky mengangguk.


"Ok gw bakal maafin lu tapi ada syaratnya" senior itu tersenyum licik.


"Syaratnya apa?" tanya Reyhan.


"Dia, harus jadi babu gw sebulan" ucap senior itu menunjuk kearah zacky. Zacky dan Reyhan pun terkejut mendengarnya.


"Kak gak boleh gitu dong temen gw gak sengaja dan dia juga uda minta maaf, apa salahnya buat maafin orang" ucap Reyhan tak terima jika temannya harus menjadi babu senior itu.


"WOY REZA! MAIN ILANG-ILANG AJA LU GW CARIIN KEMANA-MANA" dari kejauhan terlihat seseorang berlari sambil berteriak.


"Berisik ini bukan hutan zaim" jawab Reza ketus. Ya senior itu adalah REZA ARDANDY PUTRA (suga). Senior yang statusnya sama seperti dzaka. Reza terkenal dingin dan juga muka datar karena ia sangat jarang berbicara dan tersenyum. Sedangkan temannya yang berlari dan memanggil namanya tadi adalah ZAIM AKHMAD ALFARIZY (Namjoon) dia adalah teman reza sekaligus teman satu kelasnya. Zaim senior juga di kampus ini tapi ia sangat berbeda dengan Reza. Zaim sendiri adalah mahasiswa berprestasi dan juga suka tersenyum. Tidak banyak orang-orang mengidolakannya.


"Hehe, btw kenapa nih pada kumpul re, ini siapa?" tanya zaim sambil menatap ke arah zacky dan reyhan.


"Mereka adek bawah kita, yang pendek itu tadi nabrak gw sampai berkas kuliah gw jadi gini hasil kerja kita" jawab reza masi kesal sambil menuding zacky. Zaim pun melihat kertas yang mereka sudah kerjakan mati-matian berhamburan kemana-mana ditambah dengan ada beberapa yang sudah kotor dan tidak berurutan. Ia mau marah tapi ini adek bawahnya dan juga sepertinya kelas mereka sudah di mulai jadi dia memilih mengalah.


"Udalah re, kasian mereka lepasin aja kelas mereka uda mulai ini" bujuk zaim pada reza. Reza pun melihat arloji-nya dan benar saja kelas juniornya itu sudah mulai 5 menit yang lalu, ia pun mengikuti kata zaim.


"Ok. Gw bakal lepasin kalian, tapi hukuman sama lu tetap berlaku yang dimana lu jadi babu gw. So next time junior kecil" seringai reza membuat zacky merinding sedangkan reyhan menahan tawanya saat melihat wajah zacky yang pasrah.


"Ya udah kita duluan kak, permisi" pamit reyhan pada kedua seniornya itu dengan sopan dan langsung menarik tangan zacky. Zaim dan reza melihat itu pun langsung bergegas pergi sebelum itu mereka membereskan berkas yang tadi berserakan. Sementara itu zacky dan reyhan mereka tidak di hukum karena mereka mahasiswa baru jadi dapat kelonggaran.


*skip istirahat.


"Arggg~ cape banget gw pengen tidur" keluh zacky sambil merenggangkan otot-otot nya. Reyhan yang melihat itupun  memutar matanya malas.


"Heh lu cape? Cape dari mananya njir orang lu dari tadi tidur pas dosen nerangin gw yang mesti ngerjain tugas lu sekaligus ******!" marah reyhan sambil menjitak kepala zacky gemas. Zacky yang mendengar itupun hanya terkekeh.


"


Udah ah males gw" reyhan bersedekap dada, zacky yang melihat itupun gemas sendiri dengan temannya.


"Iya deh iya maaf, jangan ngambek gituuuu dong" bujuk zacky sambil menggoyangkan tubuh reyhan.


"Gw bakal maafin lu tapi lu harus traktir gw! Dan pulangnya lu mesti  stok susu pisang. Gak ada penolakan titik!"


"Ah elah ni monyet! Susu mulu yang lu pikir gih sono nyusu langsung sama yang ahlinya. Suka bener lu malak gw heran" kesal zacky.


"Tapi... ya udah deh nanti gw beliin uda sekarang jangan ngambek. Yuk kantin bang dzaka pasti uda nunggu kita" ajak zacky sambil menarik tubuh temennya agar bangun. Reyhan yang mendengar iyaan dari zacky yang akan membelikannya susu itu pun langsung berdiri dan tersenyum manis.


"Aaa makasih zakkk" seru reyhan pada zacky. Zacky yang melihat itupun langsung tersenyum. Ia sangat menyanyangi temannya ini ia tidak mau senyum reyhan hilang. Ia akan berusaha melindungi reyhan dan terus membuat reyhan tersenyum. Zacky tidak mau kejadian dulu terulang kembali.


"Oi! Yah ini anak malah ngelamun tadi aja ngajak ke kantin sekarang malah ngelamun"


"Oi! Zacky!!" teriak reyhan menyadarkan temannya itu. Zacky yang mendengar itupun langsung kaget.


"Ha...? A-apa?"


"Ayok ke kantin, tadi lu ngajak gw ngantin tapi lu malah bengong" kesal reyhan.


"Haha maaf-maaf ya udah yuk"


"Tapi tadi lu ngelamun lagi mikirin apa? Ho! Gw tau lu tadi lagi mikirin senior tadi kan?! Hahaha mampusss jadi babu" sahut reyhan sok tau.


"Ihh paan kagakk, udah gak usah dibahas yuk pergi kantin" ucapan zacky mengalihkan pembicaraan.


"Hahaha cieeee kepikiran senior tadi, naksir lu? Hahahaha" goda reyhan dan itu berhasil membuat zacky kesal.


"Ck! Udah ah males gw" ucap zacky sambil berjalan meninggalkan reyhan.


"Yah! Gw ditinggal! Woy, zak tungguin gw anjir" susul reyhan mengejar zacky. Sementara itu zacky jadi badmood. Gara-gara ocehan reyhan tentang senior itu zacky jadi terus terbayang wajah senior tadi. Sial!


...~...


...Jangan lupa like...


...Komentar...


...Favorit...