
Makhluk aneh tersebut terus menembaki Albert dengan seluruh tenaganya. Namun dengan insting kuat Albert ia dapat menghindari seluruh peluru shotgun tersebut
Dengan kakinya yang terluka akibat terkena peluru, Albert masih saja lincah. Makhluk aneh tersebut mulai memfokuskan dirinya dan terus menembaki Albert
Albert yang mulai merasa bosan pun mengakhiri pertarungannya. Ia melompat dan menahan shotgun ditangan makhluk tersebut dan menendang kepala makhluk tersebut hingga terjatuh
Setelah terjatuh Albert mengambil shotgun milik makhluk tersebut lalu menembak makhluk tersebut hingga tewas
Albert: "Fyuh. Awal yang bagus, kita mendapatkan shotgun dengan bubuk mesiu. Saatnya menghabisi sisanya"
Ditempat Amanda. Amanda masih berlari untuk menghindari 2 makhluk yang mengejarnya, Amanda berlari membawa makhluk tersebut berputar putar area sekitar Albert. Ketika Amanda mengetahui Albert sudah selesai, Amanda pun berlari kearah Albert dan melompat diatas Albert
Albert dengan cepat menekan pelatuk shotgun tersebut lalu menembaki kedua makhluk aneh tersebut
Albert: "Kau memang lincah Amanda"
Amanda: "Terima kasih"
Albert: "Kurasa mereka masih banyak disekitar sini. Ayok kita harus cepat keluar dari sini"
Mereka berdua pun berlari melewati lorong sampai menemukan pintu keluar. Sementara itu ditempat Gordon ia mendapatkan teman baru yaitu rubah hasil eksperiment para ilmuan
Gordon: "Humm jadi dimana nih, masih jauh kah"
Rubah: "Sedikit lagi seharusnya sampai. Tunggu sebentar"
Gordon: "Aku merasa tidak nyaman terus berada dilorong ini. Ini akan lebih mudah dengan terus menonjoki tembok baja tersebut hingga hancur"
Rubah: "Bodoh kau ingin tangan mu rusak lalu tanganmu itu tidak dapat kau pakai masak lagi"
Gordon: "Enggak juga sih"
Ditengah perjalanan itu, muncul makhluk aneh dengan kulit kasar seperti zombie, dan membawa senjata pisau dapur
Gordon: "Humm siapa dia?"
Rubah: "DIA ADALAH MAKHLUK EKSPERIMENT. Bersiap siap dia sangat kuat"
Semua makhluk aneh yang ditemukan Alber dan Gordon merupakan makhluk eksperiment yang gagal dan bermutasi
Gordon: "Kalau begitu dia pasti yang gagal. Ayok kita habisi"
Gordon mengambil ancang ancang dan berlari mengarah makhluk eksperiment tersebut. Makhluk eksperiment yang tidak dapat membaca pergerakan Gordon pun menusuk secara ngasal
Dan seketika Gordon menahan tangan makhluk eksperiment tersebut lalu merebut pisau ditangan makhluk eksperiment
Setelah mendapatkan pisau dapur ia menendang makhluk eksperiment tersebut hingga terpental jauh
Dan Gordon mengejar makhluk eksperiment tersebut dan menendangnya ketembok hingga membuat lubang besar di tembok baja tersebut
Gordon: "Makasih pisaunya, karena mendapatkan besi atau baja di zaman es ini sangatlah susah"
Gordon: "Dengan begitu aku dapat memasak lebih mudah lagi dengan pisau dapur ini"
Rubah: "WOAAHH HEBAT"
Gordon: "Ayok cepat tunjukan aku ke pintu keluarnya"
Rubah: "Baiklah"
Mereka berdua terus berjalan mengikuti lorong tersebut. Di belokan mereka berdua dihalangi oleh makhluk eksperiment yang memegang anak panah
Gordon: "Pegang pisau ini. Sepertinya kita akan mendapatkan senjata baru Albert"
Rubah: "Oi tunggu sebentar"
Gordon berlari kearah makhluk tersebut. Namun makhluk tersebut bukanlah seperti biasanya, anak panah yang dapat menembus baja bukan lah anak panah biasa
Bukan hanya dapat menembus baja. Pergerakan yang lincah dapat menghindari dan menyerang Gordon dengan cepat
Makhluk eksperiment ini dulunya merupakan pemanah handal lalu dicampur dengan gen cheetah dan juga makhluk eksperiment ini bukanlah eksperiment gagal melainkan sempurna seperti rubah
Dengan cepat pemanah tersebut menembak Gordon. Gordon juga tak kalah tangkas ia dapat menghindari seluruh anak panah tersebut
Gordon: "Jika aku terkena satu serangan panah, aku dipastikan kalah dalam pertarungan ini"
Pemanah: "Cobalah terus hindari semua serangan anak panah ku ini"
Pemanah ini semakin menggila. Panahnya menghasilkan suara yang kencang layaknya ledakan suara. Itu terjadi karena kecelatan panah tersebut sudah melebihi kecepatan suara
Gordon menghindari semua anak panah tersebut. Hingga akhirnya ia berada dihadapan pemanah lalu memukulnya ke tparah tembok yang membuat lubang besar ditembok
Gordon: "Bangun lah pecundang"
Pemanah tersebut melontarkan 3 anak panah sekali gus. Namun kali ini serangan yang dikeluarkan pemanah jauh lebih stabil dan akurat
Gordon yang menghindari seluruh serangan pemanah terkena 1 anak panah dikakinya yang membuat pendarahan besar dibagian kaki
Pemanah: "Celah"
Pemanah tersebut mengetahui keadaan Gordon yang terkena serangannya. Setelah mengetahuinya pemanah tersebut menyerang Gordon tepat di dadanya dengan 3 anak panah sekali gus. Namun Gordon masih bisa menghindarinya tapi kena 1 anak panah di bahunya
Pemanah: "Kau kalah. Lawanmu ini bukanlah level manusia lagi"
Gordon melompat tinggi dan berlari di udara dengan kecepatan yang melebihi suara lalu meninju muka pemanah ke tembok baja. Kerusakan yang dihasilkan Gordon membuat lubang besar di tembok baja tersebut
Gordon: "WOOAGHHH MAJU KAU"
Pemanah: "Terima kasih telah menghiburku. Sayangnya ini akan segera berakhir"
Tubuh pemanah tersebut membesar dan terus membesar hingga menghancurkan atap lorong sekitarnya. Tingginya menyentuh 5 meter dengan badan besar
Pemanah: "Aku akan mengalahkanmu sekarang. Apa kau bisa mengalahkan level monster?"
Ditempat Albert dan Amanda. Mereka sedang berjalan dilorong dan berharap menemukan jalan keluar
Amanda: "Apa kau tak ingat jalan keluar sebelum masuk kesini"
Albert: "Aku mengingatnya. Kau jangan, eremehkanku, seharusnya sekitar 5 menitan lagi kita akan keluar dari sini"
Saat mereka berjalan di lorong tersebut. Mereka berdua mendengar teriakan dan suara baja yang hancur layaknya ledakan
Amanda: "Apa kau mendengarnya?! Apa itu"
Albert: "Suaranya seperti ledakan. Tenang saja itu ada disisi sebelah, seharusnya tidak akan terpengaruh pada kita"
Amanda: "Aku mengkhawatirkannya. Kira kira jarak suara tersebut berapa dari sini"
Albert: "Karena tembok ini dari baja jadi tidak terlalu terdengar karena kedap suara, aku tak bisa menghitungnya dengan benar. Tapi aku akan mengambil angka kasar yaitu puluhan meter dari sini"
Amanda: "Baiklah terlihat aman"
Albert: "Tunggu sebentar. Suara itu mendekat?!"
Dan seketika dihadapan Albert dan Amanda terlihat Gordon yang terhempas membat tembok baja hancur
Albert: "GORDON!"
Amanda: "Tunggu siapa dia"
Albert: "Dia temanku, aku duluan"
Albert berlari ke tempat mendaratnya Gordon. Gordon nampak tak sadarkan diri dan kehilangan kesadarannya
Monster pemanah berlari sekencang mungkin yang hendak mengakhiri pertarungannya dengan Gordon
Namun dengan insting kuat Albert menahan tinjuan dari monster pemanah yang tingginya 5 meter
Monster pemanah yang merasa tertantang pun menyerang Albert berkali kali, namun dengan kecepatan dan insting tajam milik Albert. Albert dapat menghindari semua tinjuan monster pemanah
Albert: "Pergilah"
Albert melompat dan berlari di tangan monster pemanah lalu menendangnya yang membuat monster pemanah terpental jauh
Monster pemanah mengeluarkan panahnya lalu memanah Albert dengan kecepatan melebihi suara. Albert dengan mudah menghindari semua serangan panah lalu menendang kembali monster pemanah hingga jatuh pingsan
Albert mengeluarkan shotgun dipunggungnya lalu menembaki monster pemanah hingga tewas
Albert: "Terma kasih. Berkatmu kami menfapatkan panah dan bubuk peledak disakumu"
Amanda: "Apa yang terjadi?!"
Albert: "Sudah selesai. Kau bawa tas ini, aku akan membawa Gordon keluar dari sini"
Albert berjalan ke arah Gordon lalu menggendongnya dan berlari keluar. Karena pertarungan Albert dengan monster pemanah membuat bangunan baja tersebut ingin runtuh
Amanda: "Cepat cepat kita harus keluar dari sini"
Rubah: "Hai kalian semua. Ikuti aku, aku akan menunjukan jalan paling dekat dari sini"
Albert: "Baiklah tunjukan kami"
Mereka berdua pergi mengikuti rubah tersebut dan akhirnya mereka sampai keluar dari bangunan pemerintah tersebut yang mulai runtuh
Albert: "Terima kasih. Kau siapa sebenarnya? Rubah bisa berbicara"
Rubah: "Aku adalah makhluk eksperiment para ilmuan. Yang kalian hadapi itu adalah makhluk eksperiment yang bermutasi. Kalian pasti temannya Gordon"
Amanda: "Tunggu aku tak paham. Siapa Gordon"
Albert: "Gordon adalah temanku, dan sekarang adalah temanmu juga. Hey rubah misterius, terima kasih"
Rubah: "Ya sama sama. Lebih baik kalian pergi ikuti aku, aku akan mengantarkan kalian ketempat yang lebih aman untuk mengobati luka Gordon"
Albert: "Percuma kami tak mempunyai obat. Salah satu cara ku jika terluka adalah menahanya"
Rubah: "Tenang saja, ditempat itu sudah ada obat yang bisa dipakai. Bawakan Gordon kesana aku akan menuntun kalian ketempat itu"
Amanda: "Apa kami bisa mempercayaimu"
Rubah: "Percaya lah padaku"
Albert: "Baiklah kitaa harus cepat. Ayok bawakan kami ketempat itu"
Rubah: "Baiklah ayok ikuti aku"