
Samurai tersebut berjalan perlahan lahan mengarah Albert dan Gordon, dan ketika Gordon lengah ia langsung ditebas oleh samurai tersebut akan tetapi dapat diselamatkan oleh Albert
Gordon: "Tunggu hal seperti itu tidak dapat kukalahkan, kecepatan cahaya itu tidak mungkin dapat kubaca pergerakannya"
Albert: "Diam ayok bangun lanjutkan berlari kita"
Mereka berdua bangun kembali, lalu melanjutkan berlari lagi. Samurai tersebut pun berjalan perlahan berlawanan arah dari tempat Albert dan Gordon
Gordon: "LIAT BELAKANG APA DIA MAISH MENGEJAR!"
Albert berhenti lalu menoleh kebelakang, dan setelah merasa aman albert memberhentikan Gordon
Albert: "Aman dia sudah tidak mengejar"
Gordon: "Syukurlah, kita sudah berlari kilometeran loh itu melelahkan sekali"
Albert: "Apa kau tau jalan pulang kerumahmu?"
Gordon: "aku tidak tau jalan kembali, kurasa kita harus terus berjalan lurus kedepan. Aku sangat panik hingga tidak menghafal jalan"
Albert: "Andai kita dapat membuat kompas. Baiklah salah satu jalan kita harus terus berjalan lurus hingga kita mungkin akan menemukan peradaban"
Gordon: "Kurasa mustahil. Baiklah tidak ada pilihan lain, kurasa jika kita berputar kembali kita akan semakin tersesat disini"
Albert: "Baiklah ayok ikuti diriku"
Mereka berdua melanjutkan perjalanan mereka di tengah badai salju melanda, mereka terus berjalan maju hingga menemukan peradaban
Setelah berpuluh puluh kilometer dilewati, Albert melihat bangunan baja besar di hadapannya, bangunan besar tersebut sudah mau runtuh dan mereka berdua memutuskan untuk menginap sementara karena mereka sangat lelah setelah berjalan puluhan kilometer
Albert: "Ayok kita masuk, kau lelahkan"
Gordon: "Tentu saja aku lelah ayok kita berdua masuk"
Setelah mereka masuk mereka melihat banyak sekali ruangan didalam bangunan baja tersebut
Gordon: "Kira kira siapa yang membangun bangunan baja ini dalam 7 tahun"
Albert: "Ini bangunan lama aku yakin itu. Mungkin saja bangunan ini bertahan dari tsunami besar itu"
Gordon: "Ada benarnya, ayok kita terus menjelajahi babgunan ini"
Albert: "Gak istirahat dulu?"
Gordon: "Gak usah ayok"
Mereka berdua pun mengelilingi bangunan tersebut, sampai disuatu ruangan yang sangat luas dibawah tanah mereka melihat meja bundar besar ditengah
Albert: "Ruangan ini nampak tak asing bagiku"
Gordon: "Ahh lupakan aku lelah aku ingin tidur"
Setelah mereka terus berjalan diruangan besar tersebut secara tiba tiba mereka berdua terpisah
Gordon: "OII BUKAA"
Albert: "Ada apa ini?! Kenapa bisa pintu tersebut tertutup secara otomatis, apa ada aliran listrik disini"
Mereka yang berpisah pun saling berbicara dibalik pintu tersebut
Gordon: "OII KENAPA KAU TUTUP"
Albert: "Itu keturup sendiri, pintu ini otomatis. Tapi keanehannya aku tidak dapat membuka pintu ini secara otomatis maupun manual"
Gordon: "YASUDAH KITA BERDUA AKAN MENCARI JALAN KELUAR MAISNG MASING!"
Albert: "Ide bagus, aku akan lewat jalan yang aku tempati ini, dan kau juga berusaha keluar dari bangunan ini bersamaku"
Gordon: "Baiklah aku duluan"
Gordon berlari dan hendak mencari pintu keluar dan Albert pula mencari jalan keluar dijalan yang berbeda
Ditempat Albert ia sampai diruangan yang berisi kapsul, Albert yang sudah banyak belajar dari buku ayahnya pun mulai mengerti bangunan baja ini
Albert: "Kapsul, meja bundar. Haha sesuai dugaanku, ini adalah bangunan pemerintah. Namun bentuknya tidak seperti 7 tahun lalu yang lebih besar, mungkin tsunami mempengaruhi sedikit"
Albert: "Sekarang aku akan mencoba skill pengetahuanku untuk membuka kapsul tidur ini. Setidaknya aku ingin satu orang tapi kalau lebih tidak apa"
Albert pun pergi ke meja yang penuh denagn kabel, Albert pun mulai paham saat mempelajarinya selama 15 menit
Ia pun mulai mengotak atik mejanya lalu memasukan kata sandi yang ada dan boom semua kapsul yang ada diruangan tersebut terbuka
Tapi betapa mengejutkannya hampir semua kapsul tersebut kosong yang tidak ada isinya sama sekali, bahkan ada 2 kapsul yang berisi mayat
Namun ada juga satu kapsul yang membangkitkan satu orang wanita. Wanita tersebut keluar dari kapsul tersebut tanpa pakaian yang ada dibadannya
Wanita: "Apa yang terjadi"
Albert: "Kau terbangun juga, selamat datang dimasa depan"
Wanita: "Siapa kau?!"
Wanita tersebut secara agresif berlari kearah Albert lalu memukulnya, Namun Albert yang mampu menghindari serangan cahaya pasti dapat menghindari serangan tangan
Albert: "Apa yang kau lakukan, kita sekarang sudah tiba dimasa depan. Bukannya kau membayar untuk pergi kemasa depan melewati kapsul, aku membantumu untuk keluar dari kapsul itu"
Wanita: "Siapa kau, kurasa kau sudah salah menganggapku sebagai lawan"
Albert: "Seharusnya aku lah yang berbicara seperti itu. Aku adalah orang baik mungkin kau menganggap aku sebagai lawanmu, namun percayalah aku adalah orang baik"
Wanita: "Setelah kau menyulik ku secara diam diam lalu memasuk kan aku kedalam kapsul tersebut secara paksa"
Albert: "Tunggu apa maksudmu. Menculik? Tidak mungkin, tujuh tahun lalu aku masih lah bocah berumur 11 tahun"
Wanita: "Tunggu jadi sekarang sudah 7 tahun berlalu?!"
Albert: "Ya betul. Aku paham sekarang, aku sekarang mengetahui sisi gelap dari pemerintah sedikit demi sedikit. Tenang saja aku hanyalah orang jenius yang kebetulan lewat"
Wanita: "Betulkah?"
Albert: "Betul. Kau harusnya berterima kasih padaku"
Wanita: "Terima kas-
Albert: "Aku sebagai orang paling serakah tentu tidak membutuhkan kata terima kasih, aku lebih membutuhkan sebuah barang atau informasi darimu. Jelaskan apa yang terjadi 7 tahun yang lalu"
Albert: "Tapi sebelum itu pakailah jas ilmuan yang kutemukan diruangan ini, diluar cuaca sangat dingin, sangat berbahaya bagi manusia untuk bertahan disuhu ekstreme ini tanpa pakaian"
Wanita tersebut pun memakai jas ilmuan yang diberikan Albert. Lalu wanita tersebut berjalan perlahan ke arah Albert
Wanita: "Namaku Amanda, saat 7 tahun yang lalu aku berumur 18 tahun. Aku yang tertarik akan dunia masa depan mulai mendaftarkan diri untuk di awetkan didalam kapsul tidur"
Amanda: "Awalnya kukira kapsul tersebut sudah diuji. Namun dibalik pendaftaran tersebut ada sisi gelap dari pemerintah dunia yaitu kelinci percobaan"
Amanda: "Kami yang mendaftar bukan diawetkan, melainkan sebagai kelinci percobaan untuk menguji kapsul tidur tersebut. Aku berkali kali disiksa dipaksa untuk masuk kedalam kapsul tanpa busana"
Amanda: "Setelah aku dipaksa masuk kedalam kapsul aku tidak mengingat apapun. Maaf menganggapmu sebagai ilmuan yang menjadikan aku kelinci percobaan"
Albert: "Menarik Amanda, bukan hanya tubuhmu yang menarik. sepertinya kita berdua akan memecahkan seluruh kejahatan pemerintah dunia HAHAHAHAHA"
Amanda: "Aku berterima kasih jika tubuhku dipuji. Tapi kurasa itu mustahil "
Albert: "Baiklah ayok ikuti aku. Kurasa aku lebih tertarik menjelajahi bangunan ini dibandingkan aku mencari jalan keluar"
...Ditempat Gordon...
Gordon: "Humm besi berkarat seperti ini harusnya kudah dihancurkan dengan tangan"
Gordon terus meninju tembok tersebut namun tembok tersebut tidak dapat hancur karena tembok baja tersebut dapat bertahan dari bom
Gordon: "Percuma saja, kurasa aku harus cepat mencari jalan keluar"
Ia pun terus berjalan sambil memasuki setiap ruangan yang ada untuk mengecek apa yang ada didalam setiap ruangan
Gordon: "Bangunan ini nampak tak asing bagiku. Terus berjalan mungkin akan mengembalikan ingatan tentang bangunan ini mungkin"
Sampai Gordon memasuki ruangan dapur yang ada di bangunan pemerintah tersebut. Ingatannya pun kembali
Gordon: "Jangan jangan?!"