
Disuatu hari di negara jerman, hiduplah seorang anak kecil bernama Albert. Ia memiliki ayah bernama Zelik dan ibunya meninggal saat melahirkannya
Albert adalah anak yang sangat menyukai tentang pengetahuan terutama fisika dan matematika. Ia sering membaca buku yang dimiliki ayahnya dari perpustakaan. Ayahnya juga merupakan ilmuan dari organisasi dibawah pemerintah dunia. Tujuan organisasi tersebut adalah mendamaikan dunia dan masa depan umat manusia
Sampai disaat Albert menginjak umur ke 10 tahun, organisasi tersebut mengadakan rapat penting hingga pemerintah dunia harus ikut turun tangan dirapat penting ini
Zelik yang merupakan ilmuan dari organisasi tersebut pun datang, rapat tersebut membahas Antartika yang semakin tahun semakin mencair hingga membuat suhu dibumi menyentuh 5°c. Dinegara eroupa juga turun salju 1 tahun tidak berhenti henti. Maka organisasi tersebut ingin menghentikan penderitaan manusia akan Antartika dengan berbagai cara
Zelik: "Bodoh hal itu lebih baik tidak usah di apa apakan. Jika kita mengacaunya itu malah mempercepat proses pelelehan dari Antartika"
Namun disaat Zelik mengatakan hal itu, datang ilmuan lainnya yang menentang usulan dari Zelik. Ilmuan tersebut merupakan ilmuan pangkat tertinggi di organisasi tersebut
Ilmuan: "OI OI Apa kau srrius membiarkannya dah hanya berdiam diri padahal kita adalah unit penting dari pemerintah dunia. Aku ilmuan pangkat tertinggi, Baldomero ingat itu"
Zelik: "Apa maksudmu, keselamatan adalah hal yang utama. Kita tak perlu mengambil resiko besar itu"
Baldomero: "Kalau begitu apa kau meragukan pemerintah dunia? Kita hanya perlu melancarkan serangan lalu ledakan Antartika tersebut hingga tidak tersedia satu atom pun"
Zelik: "Jika Antartika meledak kasusnya akan lebih berbahaya. Bisa saja terjadi tsunami akibat ledakan besar tersebut, kita tidak akan mengambil usulan itu"
Baldomero: "Sadarilah posisimu itu, kau hanyalah ilmuan biasa disini. Kita akan mengambil resiko itu, seluruh umat manusia yang ada didunia mereka akan di antarkan pada tempat yang aman dari tsunami"
Zelik: "Lalu membuat ulang semua yang ada didunia ini dari awal. Tsunami yang dihasilkan dari ledakan tersebut tidaklah kecil, itu dapat menyapu habis seluruh bumi ini"
Baldomero: "Tidak apa bukan dari pada kita akan mati karena kedinginan"
Zelik: "Aku akan mengambil pilihan yang terbaik dan pastinya tidak ada korban jiwa yaitu membiarkannya"
Baldomero yang kesal pun melempar kursi ke arah Zelik, tapi reflek kecepatan dari Zelik mampu menghindari kursi tersebut
Baldomero: "Ingat kita akan menerima usulan yang aku ciptakan. Kau hanyalah ilmuan biasa disini jadi jangan melawan seniormu"
Ilmuan: "Sudah sudah kalian semua, kita sedang berhadapan langsung dengan pemerintah dunia. Jagalah sifat kalian itu!"
Pemerintah dunia: "Biarkan saja. Jadi aku setuju kepada usulan dari Baldomero. Kita akan ledakan Antartika hingga tersapu habis, masalah tsunami akan diserahkan pada organisasi rahasia yang kusiapkan untuk hari seperti itu"
Baldomero: "Hahaha terima kasih karena menerima usulanku tersebut. Dengan senang hati aku akan membantu memperkembangkan bom besar yang mampu meledakan Antartika"
Pemerintah dunia: "Kalau begitu, Baldomero kau ikuti aku. Kau adalah peran penting dari rencana ini"
Mereka berdua pun pergi keluar dari tempat rapat organisasi ilmuan tersebut. Zelik dengan penuh kecewa pun keluar dari organisasi ilmuan tersebut dan kembali ke negaranya yakni jerman
Setibanya dirumah Zelik melihat Albert yang sedang menonton tv. Zelik pun berjalan kekamarnya lalu mengunci pintu kamar tersebut
Albert: "Ada apa itu?"
Zelik berdiam diri dikamar selama berhari hari penuh. Albert memasak untuk dirinya sendiri bahkan ia sempat mengajak ayahnya untuk ikut makan bersamanya
Satu tahun berlalu. Zelik masih berdiam diri dikamar satu tahun penuh. Albert yang sekarang menginjak umur ke 11 pun datang dan memukul pintu kamar ayahnya
Albert merasa kesepian selama 1 tahun. Ia tidak memiliki teman sama sekali karena gaya bicara Albert yang sangat mirip orang orang tua, jadi ia hanya berdiam diri dirumah tanpa keluar darir umah tersebut
Albert: "Jadi ini rasanya kesepian. Ayah sudah berubah semenjak ia pulang dihari itu"
Proses pengembangan bom yang dikembangkan oleh baldomero sudah jadi, sekarang adalah waktu peledakan Antartika. Pesawat perang sudah siap untuk terbang diatas Antartika lalu menjatuhkan bom disana
Ledakan besar tersebut menghancurkan Antartika hingga lebur, ombak dan guncangan besar terasa diseluruh dunia. Guncangan akibat dari ledakan tersebut
Dan setelah merasa ledakan tersebut Zelik keluar dari kamarnya, dan tak lama dari itu Zelik menarik Albert masuk kedalam kamarnya
Zelik: "CEPAT ALBERT IKUTI AYAH!"
Albert: "Tungu ayah ini lagi gempa kita harus keluar dari sini"
Zelik: "Ini bukanlah gempa pada umumnya, kau cepat masuk kamar ayah"
Zelik menarik tangan albert lalu mengunci Albert didalam kamar itu. Zelik jalan keluar dari rumah mengarah tempat pemerintah dunia menggunakan pesawat yang ia beli untuk istrinya dulu
Sementara Albert yang terkurung diruangan tersebut tak bisa berbuat apa apa. Ia melihat meja kerja ayahnya disana ada kertas yang ditulis ayahnya 1 tahun yang lalu
Zelik terbang menggunakan pesawat itu kearah tempat pemerintah dunia lalu menyerang tempat pemerintah dunia dengan senjata api yang ia beli untuk keadaan genting
Tembakan senjata api tersebut membuat pemerintah dunia semakin terpuruk, istana tersebut hampir terjatuh karena Zelik menembak dengan bazooka dibangunan pemerintah tersebut
Penjaga bangunan pemerintah dunia menembak kembali Zelik dengan berbagai senjata. Namun semua peluru ia hindari dengan mudah dari langit, sampai ia melempar bom dibangunan pemerintah dunia. Zelik mempelajari pembuatan bom untuk membuat pemerintah dunia sadar akan kesalahan besarnya
Tsunami besar datang dari Antartika, suhu turun drastis hingga menyentuh -6°c akibat hancurnya Antartika. Tsunami sudah menerjang beberapa negara dengan sangat cepat, sedikit lagi akan sampai ke negara jerman tempat Zelik dan Albert tinggal
Namun usaha Zelik sia sia karena ia dikepung dengan puluhan senjata api disekelilingnya, ia sudah tak dapat melakukan apa apa. Pemerintah dunia yang marah datang ketempat Zelik dikepung dengan wajah marah
Zelik pun ditembak tepat dikepalanya. Namun dengan gigih ia bangun kembali walau ditembak dikepala, tapi percuma saja ia ditembak berpuluh pukuhan kali oleh peluru hingga ia tewas. Dan Zelik pun tewas ditembak oleh para penjaga
Atas kericuhan di bangunan pemerintah, warga sekitar semakin panik dan berlarian semua ke tempat yang aman
Dan tsunami sudah melintasi jerman yang membuat rumah Zelik dan anaknya Albert hancur akibat tsunami, Keadaan Albert kali ini ada dibawah basement dibawah kasur ayahnya. Di basement tersebut sangat aman dari tsunami karena dindingnya yang kuat
Albert disitu ia melihat banyak sekali buku dimana mana, setelah Albert melihat buku yang paling mencolok di tengah ia mengetahui bahwa ribuan buku yang ada dibasement merupakan buku ciptaam Zelik untuk masa depan umat manusia jika zaman es kembali
Itu semua dilakukan Zelik selama 1 tahun penuh tanpa tidur dan makan, ia mampu menahan rasa lapar dan sakitnya demi menyelesaikan semua buku itu. Semua buku itu akan diberikan kepada Albert demi masa depan manusia
Albert: "Ayah melakukan ini semua, dalam waktu satu tahun?! Tunggu suara berisik apa itu di atas?"
Tsunami melintasi rumah Albert dan menghancurkan seluruh rumah yang ada di jerman hancur akibat tsunami besar. Setelah suara berisik tersebut telah selesai Albert melihat ke atas kembali
Tempat tersebut sudah tersapu rata dengan hujan salju dahsyat melintasi seluruh dunia, kejadian tidak masuk akal tersebut membuat Albert kebingungan karena pertama kalinya ia melihat kejadian yang sangat aneh
Albert: "Apakah umat manusia masih hidup dari tsunami besar ini?! Apa yang sebenarnya terjadi disini" dengan ekspresi terkejut
Albert pun kembali ke bsaement karena diluar cuacanya sangat dingin, di basement sudah diciptakan penghangat yang diciptakan oleh Zelik seorang diri
Setelah Albert mencari buku yang berhubungan dengan tsunami besar sebelumnya, ia menemukan buku yang menjelaskan semua asal dari tsunami dan hujan salju yang sangat dahsyat itu
Nama buku itu adalah Ice Age. Semua buku yang ada di basement menjelaskan cara bertahan hidup di zaman es dan beberapa alat yang membantu Albert di zaman es nanti
Albert: "Ayah melakukan semua ini demi diriku dan umat manusia. Aku akan membayarnya dengan mewujudkan apa yang tertulis dibuku ini, aku akan tunjukan ke dunia bahwa seorang bocah berumur 11 tahun ini akan mengembalikan kehidupan seperti dulu kembali dan menyelamatkan seluruh umat manusia yang tersisa!" Sembari berteriak dengan wajah tersenyum
Albert: "Aku akan menunjukannya kepada dunia"